Diserang OTK di Paniai, Tukang Ojek Tewas dan Sopir Taksi Luka-luka

Endy Langobelen

Minggu, 21 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Abd Rahim, korban penusukan oleh OTK di Kabupaten Paniai, Papua Tengah. (Foto: Istimewa)

Abd Rahim, korban penusukan oleh OTK di Kabupaten Paniai, Papua Tengah. (Foto: Istimewa)

PANIAI – Seorang tukang ojek dan sopir taksi dilaporkan mengalami aksi penganiayaan yang dilakukan orang tak dikenal (OTK) pada Minggu (21/4/2024) siang, di Jalan Poros Enarotali – Madi, Kabupaten Paniai, Papua Tengah.

Informasi yang dihimpun Galeripapua.com, buntut dari aksi kekerasan tersebut, korban tukang ojek atas nama Suryono meninggal dunia. Sementara korban sopir atas nama Abd Rahim mengalami luka tusuk dalam keadaan sadar.

Aksi kekerasan tersebut awalnya dialami oleh korban sopir taksi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Adapun kronologinya, sekitar pukul 12.40 WIT, korban sedang mencari penumpang dari arah Enarotali tujuan Madi. Seorang penumpang yang diduga merupakan pelaku pun naik dan duduk di samping korban.

Setelah tiba di sekitar Gunung Merah, Kampung Ipakiye, pelaku memaksa untuk diturunkan dan langsung menyerang sopir menggunakan pisau.

Pada saat itu, sempat terjadi perkelahian antara sopir dan pelaku sehingga korban sopir mengalami luka tusuk di bagian lengan kanan dan pelaku pun turun dari mobil.

Baca Juga :  Kiprah Papua Ultimate Frisbee Bumikan Olahraga Piring Terbang di Mimika

Mendapatkan luka tusuk, sang sopir lantas bergerak pergi menuju RSUD Paniai untuk mendapatkan penanganan medis.

Berselang beberapa saat dari peristiwa itu, sekitar pukul 13.00 WIT, aksi kekerasan penusukan terjadi lagi. Kali ini, kekerasan kepada korban tukang ojek yang berujung pada kematian dan perampasan sepeda motor.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, dalam siaran pers yang diterima Galeripapua.com pada Senin (22/4/2024) pagi membenarkan kejadian tersebut.

Benny menyampaikan bahwa saat ini, Polres Paniai sedang menyelidiki kedua kasus penganiayaan itu.

“Polres Paniai tengah menghadapi dua kasus penganiayaan serius yang melibatkan seorang supir angkutan umum dan seorang tukang ojek yang dilakukan oleh orang tak dikenal (OTK) di jalan Poros Madi-Enarotali, Kabupaten Paniai, pada hari Minggu (21/04),” kata Benny.

Baca Juga :  12 Kamar Kos di Jalan Pendidikan Timika Ludes Terbakar

Sementara Kapolres Paniai, AKBP Abdus Syukur Felani, menjelaskan di kejadian kedua, saksi melihat seorang masyarakat melaju dengan sepeda motor sembari memegang pisau.

“Saksi saat berpergian, sebelumnya melihat seorang masyarakat membawa motor Jupiter Z dengan kecepatan tinggi sambil memegang pisau menuju Kampung Enarotali. Tak lama kemudian, saksi menemukan korban terkapar di tepi jalan,” tutur Kapolres.

Suryono, kata Kapolres, dinyatakan meninggal dunia akibat luka-luka yang dideritanya. Sedangkan Rahim sampai saat ini masih dalam kondisi sadar dan telah mendapatkan perawatan medis.

Kapolres juga menyatakan, kemungkinan kedua kasus tersebut dilakukan oleh pelaku yang sama, mengingat waktu dan lokasinya yang berdekatan.

“Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara serta mengumpulkan keterangan saksi untuk mengungkap identitas pelaku dan memastikan keamanan masyarakat,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sebelum Bom Molotov, Kantor Komnas HAM Papua Pernah Diteror
Polres Mimika Musnahkan 161.37 Gram Ganja
Polisi Tetapkan 3 Tersangka atas Kasus Pembunuhan Tukang Ojek di Mimika
Kasus Sajam di Kwamki Narama: Polisi Tetapkan 4 Tersangka, 5 Dipulangkan
Kejari Mimika Musnahkan Barang Bukti dari 19 Perkara, Ada Sabu dan Uang Palsu
Rilis Video Penembakan Konvoi Freeport, OPM Klaim Bertanggung Jawab
Konflik Kwamki Narama: Polisi Tangkap 9 Pembawa Sajam, Terjerat UU Darurat
Polisi Temukan Mobil Rental Pembunuh Eliu Hagabal, Pelaku Diburu

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 22:16 WIT

Sebelum Bom Molotov, Kantor Komnas HAM Papua Pernah Diteror

Selasa, 8 September 2026 - 15:20 WIT

Polres Mimika Musnahkan 161.37 Gram Ganja

Selasa, 8 September 2026 - 15:12 WIT

Kasus Sajam di Kwamki Narama: Polisi Tetapkan 4 Tersangka, 5 Dipulangkan

Senin, 7 September 2026 - 12:54 WIT

Kejari Mimika Musnahkan Barang Bukti dari 19 Perkara, Ada Sabu dan Uang Palsu

Sabtu, 5 September 2026 - 15:54 WIT

Rilis Video Penembakan Konvoi Freeport, OPM Klaim Bertanggung Jawab

Berita Terbaru

Bupati Mimika, Johannes Rettob. (Foto: Johannes Rettob)

Pemerintahan

Pemkab Mimika Akui Sulit Awasi Operasional Perusahaan Kayu

Rabu, 9 Sep 2026 - 18:39 WIT

Personel Inafis Polres Mimika dan Polsek Kuala Kencana melakukan olah TKP penemuan jenazah di Perumahan Pondok Indah Amor SP3, Distrik Kuala Kencana, Mimika, Selasa (8/9/2026). (Foto: Istimewa)

Peristiwa

Seorang Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Pondok Indah Amor Mimika

Selasa, 8 Sep 2026 - 15:24 WIT

Kasat Resnarkoba Polres Mimika AKP Habibi Solosa memimpin pemusnahan barang bukti ganja bersama perwakilan Kejaksaan, Pengadilan Negeri, BNNK, dan kuasa hukum tersangka di Mapolres Mimika, Selasa (8/9/2026). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Hukrim

Polres Mimika Musnahkan 161.37 Gram Ganja

Selasa, 8 Sep 2026 - 15:20 WIT