Hak Belum Dibayarkan Bendahara, Ratusan TKBM Pomako Mogok Kerja

Endy Langobelen

Jumat, 10 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Pelabuhan Pomako, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, melakukan aksi mogok kerja dengan memalang jalan masuk Pelabuhan Pomako, Jumat (10/5/2024). (Foto: Istimewa)

Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Pelabuhan Pomako, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, melakukan aksi mogok kerja dengan memalang jalan masuk Pelabuhan Pomako, Jumat (10/5/2024). (Foto: Istimewa)

MIMIKA – Ratusan Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Pelabuhan Pomako, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, melakukan aksi mogok kerja, Jumat (10/5/2024).

Aksi mogok kerja TKBM Pomako merupakan buntut atas hak-hak TKBM yang belum terbayarkan oleh bendahara mereka.

Di Pelabuhan Pomako, TKBM melakukan aksi dengan memalang jalan masuk pelabuhan menggunakan spanduk bertuliskan mogok kerja dan menuntut agar bendahara digantikan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) Kelas II Pomako, Farid Sijianto, membenarkan adanya aksi mogok tersebut.

Kata dia, terdapat 100 dari jumlah 700 pekerja TKBM Pomako yang ikut di dalam aksi mogok kerja.

Baca Juga :  Operasi Mantap Praja II, 469 Personel Gabungan Siap Amankan Pilkada Mimika

Farid Sijianto membenarkan mogok kerja oleh seratusan TKBM Pomako dilakukan untuk menuntut pergantian bendahara.

“Mereka menuntut pergantian bendahara. Jadi, permasalahannya ini sebenarnya internal saja,” ujarnya saat dikonfirmasi via telpon.

Akibat mogok, aktivitas bongkar muatan di Pelabuhan Pomako sempat tidak berjalan.

“Tapi sekarang, sudah selesai,” jelasnya.

Kegiatan bongkar muatan sudah berjalan kembali, baik yang di kapal ke truk dan dari lapangan penumpukan ke luar.

Massa aksi mogok disebutnya telah diakomodir oleh pihak kepolisian agar bertemu bendahara yang dimaksud untuk mediasi bersama.

“Sudah diselesaikan dengan Pak Kapolsek, dengan TKBM semua, sama bendahara juga. Jadi, permasalahan ini kayanya dari dulu, sudah lama juga, bukan hanya baru hari ini saja,” tutur Farid.

Baca Juga :  Gempa Magnitudo 6,6 Guncang Nabire, Tak Berpotensi Tsunami

Menurut Farid, pertemuan lanjutan masih mungkin terjadi. Pertemuan itu khususnya dalam hal mengganti badan pengurus yang disesuaikan aturan yang berlaku.

“Tidak langsung semena-mena diganti, kan belum tahu juga penggantinya siapa, hanya mereka tadi tuntut harus diganti,” terangnya.

Ditanya mengenai besaran nilai yang belum dibayarkan, Farid mengaku tidak mengetahui secara pasti. Namun, dirinya telah meminta pihak bendahara untuk segera dibayarkan.

“Saya kan tidak bisa intervensi masuk terlalu dalam, tapi sudah saya sampaikan, kasih semacam peringatan atau penyampaian ke bendahara kalau bisa hak-haknya mereka segera dibayarkan,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

1 Korban Sandera KKB Berhasil Dievakuasi ke Timika
Di Balik Rencana Kota Kapiraya, Warga Masih Hidup dalam Waswas
Polisi Berhasil Tangkap Pelaku Penikaman Remaja di Mimika
Aktivis HAM Papua: Pelemparan Bom Molotov ke Komnas HAM Bentuk Teror
Sebelum Bom Molotov, Kantor Komnas HAM Papua Pernah Diteror
Polres Mimika Musnahkan 161.37 Gram Ganja
Polisi Tetapkan 3 Tersangka atas Kasus Pembunuhan Tukang Ojek di Mimika
Kasus Sajam di Kwamki Narama: Polisi Tetapkan 4 Tersangka, 5 Dipulangkan

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 15:25 WIT

1 Korban Sandera KKB Berhasil Dievakuasi ke Timika

Minggu, 13 September 2026 - 18:14 WIT

Polisi Berhasil Tangkap Pelaku Penikaman Remaja di Mimika

Rabu, 9 September 2026 - 23:22 WIT

Aktivis HAM Papua: Pelemparan Bom Molotov ke Komnas HAM Bentuk Teror

Rabu, 9 September 2026 - 22:16 WIT

Sebelum Bom Molotov, Kantor Komnas HAM Papua Pernah Diteror

Selasa, 8 September 2026 - 15:20 WIT

Polres Mimika Musnahkan 161.37 Gram Ganja

Berita Terbaru

Proses evakuasi salah satu korban penyanderaan KKB di Kabupaten Mimika. (Foto: Istimewa/Satgas Humas Operasi Damai Cartenz)

Hukrim

1 Korban Sandera KKB Berhasil Dievakuasi ke Timika

Senin, 14 Sep 2026 - 15:25 WIT