Hari Keempat Pencarian, 2 Korban KM Semangat Baru Belum Ditemukan

Kamis, 31 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR gabungan saat melakukan pencarian terhadap kedua korban tenggelamnya KM Semangat Baru di Perairan Puriri, Timika, Papua Tengah. (Foto: Istimewa/Kantor SAR Timika)

i

Tim SAR gabungan saat melakukan pencarian terhadap kedua korban tenggelamnya KM Semangat Baru di Perairan Puriri, Timika, Papua Tengah. (Foto: Istimewa/Kantor SAR Timika)

MIMIKA – Hasil pencarian terhadap dua korban KM Semangat Baru, atas nama Herman (40 thn) dan Nando (36 thn), yang tenggelam di Perairan Puriri Timika pada beberapa hari lalu hingga kini, Kamis (31/8/2023), masih terbilang nihil.

Pencarian telah dilakukan selama empat hari, namun keberadaan ataupun tanda-tanda keberadaan korban belum diketahui.

Tim SAR gabungan yang terdiri dari personil SAR Timika, TNI AL, dan Pol Airud menggunakan Rescue Boat 217 Timika telah berusaha melakukan pencarian korban, tapi hasil tetap nihil.

Baca Juga :  Cuaca Buruk: Hasil Tangkapan Ikan Laut di Mimika Menurun

Pencairan juga terkendala kondisi cuaca dan gelombang tinggi yang membuat jangkauan tim pencari tidak dapat melakukan pencarian secara maksimal.

Direncanakan pencarian akan kembali dilanjutkan pada besok pagi pukul 06.00 WIT sesuai dengan SARMAP Prediction yang dikirim oleh Basarnas Command Center.

Diketahui KM Semangat Baru membawa 6 penumpang dengan muatan BBM mengalami kebocoran ketika melalukan perjalanan dari Timika menuju Asmat pada Minggu (27/08/2023) sekitar pukul 09.00 pagi.

Baca Juga :  Balita Hilang Usai Perahu Terbalik di Perairan Asmat, Tim SAR Intensifkan Pencarian

Dalam insiden tersebut, empat anak bua kapal berhasil diselamatkan oleh ABK KMP Kokonao sekitar pukul pukul 02.00 dini hari dalam kondisi terombang-ambing menggunakan pelampung.

Empat ABK yang berhasil diselamatkan diantaranya Junaidi (35 thn), Husein (29 thn), Edi Rusdianto (37 thn), dan Johan (27 thn).

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari Hari HAM ke Pengungsian Massal Nduga: “Hadiah Natal Ini Kami Makan Bom-Bom”
Cipayung Mimika Serukan Persatuan KNPI Melalui Musdalub
Kiprah Papua Ultimate Frisbee Bumikan Olahraga Piring Terbang di Mimika
Sejumlah Kios di Jalan Yos Sudarso Timika Ludes Terbakar
Penyerahan SK PPPK Guru di Mimika Masih Tertunda, Ini Alasannya
2 Jenis BBM Ini Naik Harga, Pertamina: Bukan Karena PPN 12 Persen
Perubahan Iklim, Salju Abadi Kebanggaan Papua Bakal Hilang di 2026?
Patah Panah, Perang Saudara di Mimika Berakhir Damai

Berita Terkait

Rabu, 24 Desember 2025 - 20:26 WIT

Dari Hari HAM ke Pengungsian Massal Nduga: “Hadiah Natal Ini Kami Makan Bom-Bom”

Rabu, 11 Juni 2025 - 17:57 WIT

Cipayung Mimika Serukan Persatuan KNPI Melalui Musdalub

Minggu, 9 Februari 2025 - 22:40 WIT

Kiprah Papua Ultimate Frisbee Bumikan Olahraga Piring Terbang di Mimika

Kamis, 9 Januari 2025 - 12:43 WIT

Sejumlah Kios di Jalan Yos Sudarso Timika Ludes Terbakar

Minggu, 5 Januari 2025 - 03:56 WIT

Penyerahan SK PPPK Guru di Mimika Masih Tertunda, Ini Alasannya

Berita Terbaru

Solidaritas Merauke melakukan aksi spontan pada saat pelaksanaan Sidang Majelis Pekerja Lengkap Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (MPL-PGI) 2026 di Gedung Olahraga (GOR) Hiad Sai, Merauke, Papua Selatan, Jumat (30/1/2026). (Foto: Istimewa/Solidaritas Merauke)

Suara

Solidaritas Merauke Desak Gereja Suarakan Penghentian PSN

Sabtu, 31 Jan 2026 - 14:32 WIT