KKB Tembak Warga Sipil dan Bakar Gudang Beras Pemda Puncak

Kamis, 24 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga sipil korban tembak KKB di Kabupaten Puncak, Papua Tengah.

i

Warga sipil korban tembak KKB di Kabupaten Puncak, Papua Tengah.

PUNCAK – Kelompok kriminal bersenjata (KKB) kembali melakukan penyerangan di Kabupaten Puncak, Papua Tengah, tepatnya di kompleks Pasar Tradisional Ilaga, Rabu (23/8/2023).

Berdasarkan siaran pers dari Humas Polda Papua, Kamis (24/8/2023), seorang warga sipil bernama Lukman Ahmad (32) menjadi korban dalam penyerangan itu.

“Korban mengalami luka tembus pada bagian pelipis hingga belakang kepala,” ujar Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, dalam rilis tersebut.

Sementara Kapolres Puncak, Kompol I Nyoman Punia, menyebutkan kronologi kejadian ini bermula sekitar pukul 18.40 WIT saat korban sedang berada di kios miliknya.

Tidak lama kemudian, lanjut I Nyoman, korban mendengar suara langkah seseorang yang mendekatinya dan dengan cepat melakukan penembakan ke arah korban menggunakan senjata laras pendek.

Baca Juga :  Bawaslu Mimika Minta Dibangunkan Kantor oleh Pemda

“Saat aparat keamanan TNI-Polri merespons suara tembakan, korban ditemukan terluka dan berdarah di kepala. Namun, kondisinya masih sadar,” ungkapnya.

“Meski aparat keamanan sudah melakukan penyisiran, pelaku tidak ditemukan di area TKP yang kemungkinan telah melarikan diri,” imbuhnya.

Kompol I Nyoman menyampaikan, setelah korban berhasil dievakuasi ke RSUD Ilaga untuk penanganan medis, aparat TNI-Polri mendapatkan laporan bahwa telah terjadi pembakaran Gudang Beras milik Pemda Puncak.

Bersamaan dengan itu, terdengar juga suara tembakan pistol yang diduga menggunakan senjata yang sama untuk menembak korban Lukman Ahmad.

Baca Juga :  Distrik Mimika Baru dan Distrik Wania Jadi Zona Merah Penyebaran ASF

“Aparat gabungan hingga saat ini, sedang melakukan pengamanan ketat di sekitar RSUD Ilaga dan patroli di sekitar Kota Ilaga. Kami juga tengah melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi pelaku serta motif di balik dua kejadian ini,” ujar Kapolres.

Dalam menghadapi situasi ini, aparat keamanan gabungan TNI-Polri berkoordinasi dan menjaga situasi agar tetap terkendali.

Terdapat kekhawatiran bahwa situasi di sekitar Kompleks Pasar Tradisional Ilaga masih rawan sehingga tindakan pengamanan dan patroli terus dilakukan.

“Rencananya korban akan dievakuasi hari ini (24/8/2023) menuju RSUD Mimika guna mendapatkan penanganan medis lebih lanjut,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari Hari HAM ke Pengungsian Massal Nduga: “Hadiah Natal Ini Kami Makan Bom-Bom”
Cipayung Mimika Serukan Persatuan KNPI Melalui Musdalub
Kiprah Papua Ultimate Frisbee Bumikan Olahraga Piring Terbang di Mimika
Sejumlah Kios di Jalan Yos Sudarso Timika Ludes Terbakar
Penyerahan SK PPPK Guru di Mimika Masih Tertunda, Ini Alasannya
2 Jenis BBM Ini Naik Harga, Pertamina: Bukan Karena PPN 12 Persen
Perubahan Iklim, Salju Abadi Kebanggaan Papua Bakal Hilang di 2026?
Patah Panah, Perang Saudara di Mimika Berakhir Damai

Berita Terkait

Rabu, 24 Desember 2025 - 20:26 WIT

Dari Hari HAM ke Pengungsian Massal Nduga: “Hadiah Natal Ini Kami Makan Bom-Bom”

Rabu, 11 Juni 2025 - 17:57 WIT

Cipayung Mimika Serukan Persatuan KNPI Melalui Musdalub

Minggu, 9 Februari 2025 - 22:40 WIT

Kiprah Papua Ultimate Frisbee Bumikan Olahraga Piring Terbang di Mimika

Kamis, 9 Januari 2025 - 12:43 WIT

Sejumlah Kios di Jalan Yos Sudarso Timika Ludes Terbakar

Minggu, 5 Januari 2025 - 03:56 WIT

Penyerahan SK PPPK Guru di Mimika Masih Tertunda, Ini Alasannya

Berita Terbaru

Solidaritas Merauke melakukan aksi spontan pada saat pelaksanaan Sidang Majelis Pekerja Lengkap Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (MPL-PGI) 2026 di Gedung Olahraga (GOR) Hiad Sai, Merauke, Papua Selatan, Jumat (30/1/2026). (Foto: Istimewa/Solidaritas Merauke)

Suara

Solidaritas Merauke Desak Gereja Suarakan Penghentian PSN

Sabtu, 31 Jan 2026 - 14:32 WIT