Lemasko Kutuk Pendatang yang Suka Rampas Tanah, Gery Okoare: Itu Nanti Leluhur Kutuk Mati Semua

Rabu, 22 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Lemasko, Gery Okoare. (Foto: Paul)

Ketua Lemasko, Gery Okoare. (Foto: Paul)

TIMIKA – Ketua Lembaga Adat Masyarakat Kamoro (Lemasko), Gregorius Okoare menyebut banyak sekali masyarakat non-Papua atau pendatang di Mimika yang memiliki lahan beribu-ribu hektare.

Pria yang akrab disapa Gery itu mengutuk keras para pendatang yang memiliki lahan hingga beribu hektar, dan kerap merampas tanah.

“Saya kutuk semua pendatang yang suka rampas- rampas tanah. Yang rampas – rampas tanah itu dosa, itu rakus, nanti leluhur kutuk mati semua,” ujar Gery saat ditemui di Hotel Serayu, Jalan Yossudarso, Selasa (21/6/2022).

Ketentuan Undang-undang Otonomi Khusus (Otsus) nomor 2 Tahun 2021 tentang Perubahan Kedua Atas Undang-undang nomor 21 Tahun 2001 tentang Otonomi Khusus Bagi Provinsi Papua (UU Otsus Papua) pada dasarnya Otsus merupakan pemberian kewenangan yang luas bagi Provinsi Papua untuk mengatur dan mengurus diri sendiri dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Baca Juga :  Jaga Kebersamaan TIROSSA Mimika Akan Gelar Nataru Bersama

“Jadi kami masyarakat adat Amungme dan Komoro mendesak Pemerintah Kabupaten Mimika mempertegas undang-undang Otsus soal hak ulayat dan kepemilikan tanah. Saya mengutuk keras kepada pendatang yang punya tanah berhektar-hektar di Mimika dan ini sudah melanggar UU Otsus Papua. Penguasaan tanah dibatasi karena sangat merugikan OAP,” ungkap Gery.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur
Tokoh Pemuda Jila Apresiasi Respons Cepat Pemkab Mimika Bantu Pengungsi
BMKG Pastikan Cuaca Cerah saat Ibadah Malam Kudus di Mimika
Cuaca Mimika Terasa Lebih Panas, BMKG: Masih dalam Kondisi Normal
Sambutan Tarian Adat Warnai Kedatangan Dandim 1710/Mimika
Bakar Batu di Kimak, Yohan Dewelek Ajak Warga Sambut Natal dengan Aman
Masak dan Makan Bersama di Puncak, Kepala Suku Dani Ajak Warga Jaga Keamanan Jelang Natal
Satgas Ops Cinta Damai Noken 2025 Polres Mimika Rehab Gereja di Poumako

Berita Terkait

Selasa, 27 Januari 2026 - 00:30 WIT

Toko Sociolla Pertama di Sorong, Lengkapi Kebutuhan Kecantikan di Indonesia Timur

Jumat, 2 Januari 2026 - 16:40 WIT

Tokoh Pemuda Jila Apresiasi Respons Cepat Pemkab Mimika Bantu Pengungsi

Rabu, 24 Desember 2025 - 15:54 WIT

BMKG Pastikan Cuaca Cerah saat Ibadah Malam Kudus di Mimika

Rabu, 24 Desember 2025 - 14:42 WIT

Cuaca Mimika Terasa Lebih Panas, BMKG: Masih dalam Kondisi Normal

Selasa, 23 Desember 2025 - 20:31 WIT

Sambutan Tarian Adat Warnai Kedatangan Dandim 1710/Mimika

Berita Terbaru

Jenazah korban dievakuasi dari Kali Kabur, Mile 30 Tanggul Barat, areal PT Freeport Indonesia, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, Rabu (18/3/2026). (Foto: Istimewa)

Peristiwa

Seorang Perempuan Ditemukan Tak Bernyawa di Mile 30 Mimika

Rabu, 18 Mar 2026 - 23:00 WIT