Makanan, Minuman, dan Tembakau Beri Andil Inflasi Mimika pada Oktober 2024

Ahmad

Minggu, 3 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi inflasi. (Foto: Istimewa/universalbpr)

Ilustrasi inflasi. (Foto: Istimewa/universalbpr)

MIMIKA – Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Mimika mencatat bahwa pada Oktober 2024, inflasi year on year Timika sebesar 4,75 persen dan tingkat inflasi month to month Timika sebesar 0,68 persen.

Inflasi year on year Timika yang mencapai 4,75 persen tersebut mengakibatkan terjadinya indeks harga konsumen sebesar 110,03.

Berdasarkan siaran pers statistik (BRS) yang dikeluarkan BPS Kabupaten Mimika per 1 November 2024 dijelaskan inflasi year on year terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya beberapa indeks kelompok pengeluaran pada kelompok makanan, minuman, dan tembakau sebesar 7,08 persen.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala BPS Kabupaten Mimika, Ouceu Satyadipura, menjelaskan tingkat inflasi year on year pada Oktober 2024 mengalami peningkatan dibanding tahun sebelunnya. Tahun 2024 mencapai 4,75 persen, sementara tahun 2023 hanya mencapai 3,34 persen.

Hal ini juga disebabkan oleh perkembangan harga berbagai komoditas pada Oktober 2024 secara umum menunjukkan adanya kenaikan.

Kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,53 persen; kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 1,07 persen; kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 2,01 persen; kelompok kesehatan sebesar 7,91 persen; dan kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 1,43 persen.

Kelompok pendidikan sebesar 1,09 persen; kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 7,85 persen; serta kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 11,62 persen.

“Sementara kelompok pengeluaran yang mengalami penurunan indeks, yaitu kelompok transportasi sebesar 0,21 persen; serta kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 2,23 persen,” kata Ouceu dalam keterangan tertulisnya, Minggu (3/11/2024).

Untuk tingkat inflasi month to month Timika Oktober 2024 sebesar 0,68 persen dan tingkat inflasi year to date sebesar 3,52 persen.

Baca Juga :  Sidak SPBU di Mimika, Pertamina–Disperindag Perketat Pengawasan BBM Subsidi

Ouceu menyebutkan, hasil pemantauan BPS Kabupaten Mimika, pada Oktober 2024 terjadi inflasi year on year sebesar 4,75 persen, atau terjadi kenaikan indeks harga konsumen dari 105,04 pada Oktober 2023 menjadi 110,03 pada Oktober 2024.

Tingkat inflasi month to month sebesar 0,68 persen. Sedangkan tingkat inflasi year to date sebesar 3,52 persen; Inflasi yaer on year terjadi karena adanya kenaikan harga yang ditunjukkan oleh naiknya beberapa indeks kelompok pengeluaran pada kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 7,08 persen dan kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,53 persen.

Untuk kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 1,07 persen; kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 2,01 persen; dan kelompok kesehatan sebesar 7,91 persen.

Kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 1,43 persen; kelompok pendidikan sebesar 1,09 persen; kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 7,85 persen; serta kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 11,62 persen.

Sementara kelompok pengeluaran yang mengalami penurunan indeks, yaitu kelompok transportasi sebesar 0,21 persen dan kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 2,23 persen.

Komoditas yang dominan memberikan andil/sumbangan inflasi year on year pada Oktober 2024, antara lain daging babi, emas perhiasan, beras, kangkung, terong, bawang putih, tarif laboratorium, tauge/kecambah, mobil, bahan bakar rumah tangga, tahu mentah, roti manis, nasi dengan lauk, telur ayam ras, bawang merah, biaya jaringan saluran TV, bayam, gula pasir, ketela pohon, dan cabai rawit.

Sedangkan komoditas yang dominan memberikan andil/sumbangan deflasi year on yeae antara lain ikan cakalang/ikan sisik, angkutan udara, ikan bawal, buncis, wortel, bensin, jeruk, minyak goreng, ikan kembung/ikan gembung/ikan banyar/ikan gembolo/ikan aso-aso, mie kering instant, ikan kakap merah, sabun detergen bubuk, daun singkong, batako, daun kemangi, sepatu anak, lengkuas, paku, sepeda anak, dan nugget.

Baca Juga :  Emas dan Angkutan Udara Picu Inflasi Mimika Juli 2026 Tembus 3,28 Persen

Sementara komoditas yang dominan memberikan andil/sumbangan inflasi month to month pada Oktober 2024, antara lain daging babi, kangkung, emas perhiasan, bayam, tomat, nasi dengan lauk, tauge/kecambah, tempe, kue basah, gula pasir, kol putih/kubis, udang basah, daging sapi, ikan bakar, dan apel.

Sedangkan komoditas yang memberikan andil/sumbangan deflasi month to month, antara lain cabai rawit, beras, angkutan udara, terong, bawang putih, bensin, jeruk, ikan kakap merah, cabai merah, wortel, minyak goreng, tepung terigu, ikan mujair, tahu mentah, sepeda anak, pasta gigi, shampo, obat penurun panas, labu siam/jipang, ikan asin teri, dan cumi-cumi.

Pada Oktober 2024, kelompok pengeluaran yang memberikan andil/sumbangan inflasi year on year yaitu kelompok makanan, minuman dan tembakau sebesar 3,07 persen; kelompok pakaian dan alas kaki sebesar 0,02 persen; kelompok perumahan, air, listrik, dan bahan bakar rumah tangga sebesar 0,16 persen; kelompok perlengkapan, peralatan dan pemeliharaan rutin rumah tangga sebesar 0,07 persen; kelompok kesehatan sebesar 0,30 persen; kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan sebesar 0,11 persen; dan kelompok pendidikan sebesar 0,04 persen.

Kelompok penyediaan makanan dan minuman/restoran sebesar 0,29 persen; serta kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya sebesar 0,73 persen.

Sementara itu, kelompok pengeluaran yang memberikan andil/sumbangan deflasi year on year yaitu kelompok transportasi sebesar 0,02 persen; serta kelompok rekreasi, olahraga, dan budaya sebesar 0,02 persen.


Update berita terbaru lainnya dengan mengikuti saluran Galeripapua.com WhatsApp Channel. Klik link berikut https://whatsapp.com/channel/0029VafbmilChq6Dj7IL2i46

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mimika Terapkan Barcode E-Mitan untuk Atur Penjualan Minyak Tanah
Menyemai Asa Kopi Gunung di Kota Industri
Kelompok Tani Gereja di Mimika Dorong Pertanian Jadi Penopang Ekonomi Jemaat
Emas dan Bumbu Dapur Picu Inflasi Mimika Tembus 5,03 Persen pada September 2026
Meraba Pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten Mimika
Mimika Punya 17 Ribu UMKM, Baru 3 Ribu Masuk Pembinaan
Menjelang Tiga Dekade Mimika: Menguji Resiliensi UMKM dan Ambisi Ekonomi Papua Tengah
Pembudi Daya Ikan Mimika Cari Pasar Freeport, DPR Papua Tengah Turun Tangan
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 17:51 WIT

Mimika Terapkan Barcode E-Mitan untuk Atur Penjualan Minyak Tanah

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:04 WIT

Menyemai Asa Kopi Gunung di Kota Industri

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:25 WIT

Kelompok Tani Gereja di Mimika Dorong Pertanian Jadi Penopang Ekonomi Jemaat

Rabu, 7 Oktober 2026 - 00:22 WIT

Emas dan Bumbu Dapur Picu Inflasi Mimika Tembus 5,03 Persen pada September 2026

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:20 WIT

Meraba Pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten Mimika

Berita Terbaru

Kebakaran hutan terjadi di kawasan pegunungan di Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah. (Foto: Istimewa/Facebook Anak Tambang Papua)

Peristiwa

Kebakaran Hutan Melanda Pegunungan di Tembagapura Mimika

Rabu, 14 Okt 2026 - 22:19 WIT