Jaga Daya Beli Warga, Pemkab Mimika Hadirkan Operasi Pangan Murah

Ahmad

Rabu, 5 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga berbelanja di salah satu stan operasi pangan murah di pelataran Graha Eme Neme Yauware, Mimika, Papua Tengah, Rabu (5/8/2026). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Warga berbelanja di salah satu stan operasi pangan murah di pelataran Graha Eme Neme Yauware, Mimika, Papua Tengah, Rabu (5/8/2026). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

MIMIKA — Ratusan warga Kabupaten Mimika memadati pelataran Gedung Graha Eme Neme Yauware, Timika, Papua Tengah, Rabu (5/8/2026).

Mereka menyerbu Operasi Pangan Murah yang digelar Pemerintah Kabupaten Mimika dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia sekaligus menekan laju inflasi daerah.

Program intervensi pasar ini merupakan kolaborasi tiga dinas sekaligus, yakni Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Dinas Ketahanan Pangan, serta Dinas Perikanan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berbagai komoditas bahan pokok seperti beras, telur, cabai, tomat, ikan, sayuran, hingga minyak goreng dijual dengan harga jauh di bawah pasaran.

Baca Juga :  Lanal Timika Pantau Perairan Amamapare dan Asmat Pastikan Pelayaran Aman selama Nataru

Selain itu, PT Pertamina (Persero) turut memasok tabung gas elpiji 12 kilogram seharga Rp365 ribu — lebih terjangkau ketimbang harga eceran biasa.

Staf Ahli Bupati Mimika Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Petrus Pali Ambaa, mengapresiasi sinergi lintas instansi ini.

Menurutnya, keterjangkauan harga dan stabilitas pasokan pangan merupakan fondasi utama ketahanan ekonomi masyarakat di Papua Tengah.

“Pemerintah daerah terus berupaya melakukan berbagai langkah strategi mengendalikan inflasi daerah, menjaga ketersediaan pangan, dan melindungi daya beli masyarakat,” kata Petrus saat membuka kegiatan.

Petrus menegaskan, gerakan pangan murah ini tidak dirancang sekadar sebagai instrumen seremonial atau solusi jangka pendek.

Baca Juga :  Tahun 2023, Jumlah Pencaker di Mimika Meningkat Hingga 9000 Orang

Program ini merupakan skema berkelanjutan untuk memperkuat ketahanan pangan daerah melalui integrasi rantai pasok dari distributor hingga kelompok tani lokal.

Di tengah tingginya antusiasme warga, Petrus mengimbau masyarakat untuk tertib dan tidak berbelanja berlebihan karena stok dipastikan mencukupi.

Ia juga menegaskan larangan keras bagi para spekulan atau tengkulak yang mencoba mengambil keuntungan.

“Pangan murah ini bukan ditujukan bagi para pelaku usaha untuk menjual kembali, tetapi untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga,” tegasnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Emas dan Angkutan Udara Picu Inflasi Mimika Juli 2026 Tembus 3,28 Persen
Ikan Tongkol dari Fakfak Masuk Mimika Dipastikan Aman Konsumsi
Tembus Pasar Global: Papua Tengah Cetak Sejarah Ekspor Perdana 42 Ton Ikan Bawal ke Malaysia
UMKM Mimika Naik Kelas, Noken Kreatif Tembus Onboarding Bank Indonesia 2026
Pemkab Mimika Bakal Sulap Pasar Mapurujaya yang Terbengkalai Jadi Pasar Ikan
Harga Sayur di Timika Melonjak Jelang Iduladha
Dukung Swasembada Pangan, Polres Mimika Panen Jagung Satu Hektare
IHLS Gelar Bazaar di SAGA Waena, Tawarkan 15 Ribu Perkakas Rumah Tangga

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 20:33 WIT

Jaga Daya Beli Warga, Pemkab Mimika Hadirkan Operasi Pangan Murah

Rabu, 5 Agustus 2026 - 14:58 WIT

Emas dan Angkutan Udara Picu Inflasi Mimika Juli 2026 Tembus 3,28 Persen

Kamis, 9 Juli 2026 - 18:36 WIT

Ikan Tongkol dari Fakfak Masuk Mimika Dipastikan Aman Konsumsi

Selasa, 30 Juni 2026 - 19:21 WIT

Tembus Pasar Global: Papua Tengah Cetak Sejarah Ekspor Perdana 42 Ton Ikan Bawal ke Malaysia

Minggu, 7 Juni 2026 - 17:27 WIT

UMKM Mimika Naik Kelas, Noken Kreatif Tembus Onboarding Bank Indonesia 2026

Berita Terbaru