Membelot dan Mencuri Senjata, Eks Polisi Aske Mabel Divonis 8 Tahun Penjara

Endy Langobelen

Rabu, 23 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Majelis hakim Pengadilan Negeri Kelas II B Wamena menjatuhkan vonis delapan tahun penjara terhadap Aske Mabel, mantan anggota Polres Yalimo. (Foto: Istimewa/Satgas Humas Operasi Damai Cartenz)

i

Majelis hakim Pengadilan Negeri Kelas II B Wamena menjatuhkan vonis delapan tahun penjara terhadap Aske Mabel, mantan anggota Polres Yalimo. (Foto: Istimewa/Satgas Humas Operasi Damai Cartenz)

WAMENA — Majelis hakim Pengadilan Negeri Kelas II B Wamena menjatuhkan vonis delapan tahun penjara terhadap Aske Mabel, mantan anggota Polres Yalimo, atas kasus pencurian empat pucuk senjata api dari gudang senjata Polres Yalimo.

Putusan yang dibacakan pada Selasa, 22 Juli 2025 itu lebih ringan setahun dari tuntutan jaksa penuntut umum yang sebelumnya meminta hukuman sembilan tahun.

Kasus Aske Mabel menjadi sorotan publik lantaran pelaku bukan hanya aparat penegak hukum, tetapi juga terlibat dalam tindak kriminal yang membahayakan keamanan negara.

Aksi pembelotan disertai pencurian senjata api itu terjadi pada tahun lalu dan dinilai sebagai bentuk pengkhianatan terhadap institusi Polri.

“Majelis hakim tidak terikat pada tuntutan jaksa. Vonis ditetapkan berdasarkan fakta-fakta hukum yang terungkap di persidangan,” kata Humas Pengadilan Negeri Wamena, Dean Ginting, kepada wartawan seusai sidang.

Baca Juga :  Pameran Lingkungan Hidup di Timika, Freeport Gaungkan Aksi Nyata Perangi Polusi Plastik

Dean mengungkapkan bahwa dalam persidangan, terdakwa mengakui seluruh perbuatannya dan meminta keringanan hukuman. “Permohonan tersebut turut menjadi bahan pertimbangan majelis hakim,” tambahnya.

Brigadir Jenderal Polisi Faizal Ramadhani, Kepala Operasi Damai Cartenz, menyatakan bahwa institusinya tidak akan mentolerir tindakan pengkhianatan, apalagi yang mengancam keselamatan publik.

“Pencurian senjata oleh anggota aktif adalah pelanggaran sangat serius. Kami tegaskan, Polri akan menindak tegas siapa pun pelakunya, tanpa pandang bulu,” ujar Faizal dalam konferensi pers di Wamena.

Menurut Faizal, langkah-langkah hukum terhadap Aske Mabel sekaligus menjadi sinyal bahwa Polri tidak bermain-main dalam menjaga integritas internalnya. Ia juga menanggapi kritik dari pihak kuasa hukum terdakwa yang mempersoalkan proses penangkapan oleh Satgas Damai Cartenz.

“Operasi kami selalu dijalankan secara terukur dan sesuai dengan prosedur. Namun kami tetap terbuka untuk evaluasi. Yang utama adalah keselamatan petugas dan masyarakat,” katanya.

Baca Juga :  Polisi Gagalkan Peredaran 230 Liter Sopi di Pelabuhan Poumako Mimika

Kasatgas Humas Damai Cartenz, Komisaris Besar Polisi Yusuf Sutejo, mengingatkan seluruh personel Polri di wilayah Papua untuk menjaga loyalitas terhadap institusi dan tidak mudah terprovokasi oleh pihak-pihak yang ingin merongrong stabilitas keamanan.

“Tugas kita menjaga keamanan dan ketertiban, bukan malah ikut menciptakan ancaman,” kata Yusuf.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk turut serta menjaga situasi kondusif dan melaporkan setiap dugaan penyalahgunaan senjata api di wilayahnya.

Kasus Aske Mabel menambah daftar hitam pembelotan aparat di Papua dalam beberapa tahun terakhir. Meski bukan yang pertama, Polri berharap ini menjadi yang terakhir.

“Kami serius. Kami tidak kompromi dalam soal pengkhianatan,” tegas Brigjen Faizal.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Identifikasi Pelaku Begal Sadis di Jalan Bougenville Timika
Begal di Jalan Bougenville Mimika, Korban Alami Tangan Putus
Aksi Palang Jalan Ricuh di Mimika, Dua Anggota Brimob Kena Panah
Polres Mimika Ungkap Kasus Peredaran Obat Keras Jenis Tramadol
Aksi Bisu Kaum Awam Katolik di Merauke Dibubarkan Paksa, 11 Orang Sempat Ditangkap
Yahukimo Memanas, Kontak Senjata Berujung Korban Jiwa
LBH Papua Pos Sorong Soroti Mandeknya Kasus Dugaan Penyiksaan Warga oleh Oknum Polisi
Kejari Mimika Pulihkan Hak Korban Pencurian, Sepeda Motor Dikembalikan

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 22:01 WIT

Polisi Identifikasi Pelaku Begal Sadis di Jalan Bougenville Timika

Kamis, 29 Januari 2026 - 14:54 WIT

Begal di Jalan Bougenville Mimika, Korban Alami Tangan Putus

Kamis, 29 Januari 2026 - 07:12 WIT

Aksi Palang Jalan Ricuh di Mimika, Dua Anggota Brimob Kena Panah

Selasa, 27 Januari 2026 - 21:08 WIT

Polres Mimika Ungkap Kasus Peredaran Obat Keras Jenis Tramadol

Minggu, 25 Januari 2026 - 23:59 WIT

Aksi Bisu Kaum Awam Katolik di Merauke Dibubarkan Paksa, 11 Orang Sempat Ditangkap

Berita Terbaru

Solidaritas Merauke melakukan aksi spontan pada saat pelaksanaan Sidang Majelis Pekerja Lengkap Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (MPL-PGI) 2026 di Gedung Olahraga (GOR) Hiad Sai, Merauke, Papua Selatan, Jumat (30/1/2026). (Foto: Istimewa/Solidaritas Merauke)

Suara

Solidaritas Merauke Desak Gereja Suarakan Penghentian PSN

Sabtu, 31 Jan 2026 - 14:32 WIT