Merayakan Keberagaman: Doa Lintas Agama Warnai HUT ke-2 Papua Tengah

Benaz

Selasa, 1 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para pendoa dari lima agama memanjatkan doa secara bergantian. (Foto: Galeri Papua/Benaz)

Para pendoa dari lima agama memanjatkan doa secara bergantian. (Foto: Galeri Papua/Benaz)

NABIRE — Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-2 Provinsi Papua Tengah, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Papua Tengah bersama Pemerintah Provinsi Papua Tengah menggelar Ibadah Oikumene dan doa lintas agama, Selasa (1/7/2025).

Kegiatan ini berlangsung penuh khidmat di Ballroom Kantor Gubernur Papua Tengah dan dihadiri oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemerintah Provinsi Papua Tengah.

Dengan mengusung tema “Jangan Khawatir, Tuhan Menyertai Pelayanan Setiap Orang”, kegiatan ini menjadi refleksi spiritual yang menguatkan para ASN dan seluruh masyarakat Papua Tengah dalam menjalankan tugas dan pengabdian mereka, di tengah tantangan pembangunan dan dinamika sosial yang terus berkembang.

Ibadah Oikumene dipimpin oleh pemuka-pemuka agama Kristen dari berbagai denominasi, sementara doa lintas agama turut melibatkan tokoh agama Islam, Katolik, Hindu, dan Buddha.

Doa-doa yang dipanjatkan mengandung harapan akan persatuan, ketenteraman, dan keberkahan bagi tanah Papua, khususnya Provinsi Papua Tengah yang sedang tumbuh sebagai daerah otonomi baru.

Ketua FKUB Papua Tengah, Ignatius Robertus Adii, dalam sambutannya menyampaikan bahwa momen ini bukan hanya bentuk syukur, tetapi juga pengingat bahwa keberagaman di Papua Tengah adalah kekuatan yang harus terus dijaga melalui dialog, toleransi, dan doa bersama.

Baca Juga :  Etika Jurnalisme di Era AI, Lucky Ireeuw: Manusia Tetap di Kemudi

“Kami ingin memastikan bahwa di tengah keberagaman, semua umat beragama di Papua Tengah dapat hidup rukun, saling menghargai, dan saling mendukung dalam pelayanan masing-masing. Tema hari ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa kita tidak berjalan sendiri, Tuhan menyertai setiap langkah kita dalam melayani,” ujarnya.

Acara ditutup dengan doa bersama dari perwakilan masing-masing agama, yang dipanjatkan secara bergantian sebagai simbol harmoni dan persatuan dalam keberagaman.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Provinsi Papua Tengah dan FKUB berharap semangat toleransi, pelayanan, dan kebersamaan akan terus menjadi landasan kuat dalam membangun Papua Tengah yang damai, rukun, dan sejahtera.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PAPEDA Summit 2026 Dorong Masyarakat Adat Jadi Penentu Arah Pembangunan Papua
SMA Negeri 1 Sentani Juarai Lintas Alam Cycloop Perdana
Meriahkan HUT RI, LMA Puncak Gelar Jalan Sehat: Serukan Ilaga Aman dan Damai
Timika Fest 2026 Meriah, Ribuan Warga Padati Konser Kemerdekaan di Mimika
Kapolres Cup Adu Skill Barista di Mimika, Kopi Papua Jadi Arena Kompetisi
Lomba Rakyat di Waena, Pemuda Heram dan Kepala Suku Ohee Hidupkan Semangat HUT ke-81 RI
Lanal Timika Semarakkan HUT Ke-81 RI dengan Beragam Lomba
Semarak HUT RI ke-81, Lomba Puisi Dorong Siswa SLB Papua Tengah Berani Berkarya

Berita Terkait

Rabu, 2 September 2026 - 14:02 WIT

PAPEDA Summit 2026 Dorong Masyarakat Adat Jadi Penentu Arah Pembangunan Papua

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:15 WIT

SMA Negeri 1 Sentani Juarai Lintas Alam Cycloop Perdana

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 20:40 WIT

Meriahkan HUT RI, LMA Puncak Gelar Jalan Sehat: Serukan Ilaga Aman dan Damai

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:57 WIT

Timika Fest 2026 Meriah, Ribuan Warga Padati Konser Kemerdekaan di Mimika

Senin, 17 Agustus 2026 - 21:04 WIT

Kapolres Cup Adu Skill Barista di Mimika, Kopi Papua Jadi Arena Kompetisi

Berita Terbaru

Proses evakuasi salah satu korban penyanderaan KKB di Kabupaten Mimika. (Foto: Istimewa/Satgas Humas Operasi Damai Cartenz)

Hukrim

1 Korban Sandera KKB Berhasil Dievakuasi ke Timika

Senin, 14 Sep 2026 - 15:25 WIT