MIMIKA – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2026 tingkat Distrik Kwamki Narama menghasilkan 167 usulan program pembangunan yang akan diajukan kepada Pemerintah Kabupaten Mimika.
Kegiatan Musrenbang tersebut berlangsung di Gedung Multipurpose Hotel Grand Tembaga, Timika, Kamis (6/3/2026), dan dibuka oleh Staf Ahli Bupati Mimika Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan, Viron Balinol Mom, yang hadir mewakili Bupati Mimika.
Dalam sambutan Bupati Mimika yang dibacakan Viron Balinol Mom, ditegaskan bahwa Musrenbang distrik merupakan tahapan penting dalam proses perencanaan pembangunan daerah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Melalui forum tersebut, pemerintah berupaya menyerap aspirasi masyarakat mulai dari tingkat kampung hingga distrik agar dapat diakomodasi dalam program pembangunan daerah.
Sementara itu, Kepala Distrik Kwamki Narama, Naftali Edwin Hanuebi, menyampaikan bahwa dari pelaksanaan Musrenbang tersebut pihaknya berhasil menghimpun sebanyak 167 usulan program yang telah diserahkan kepada Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Mimika.
Ia menjelaskan, dari ratusan usulan tersebut terdapat sejumlah program prioritas yang menjadi fokus utama karena merupakan program lanjutan dari tahun sebelumnya.
“Kami menghasilkan menghasilkan 167 program di dalamnya. Program prioritas itu program yang berlanjut, tahun lalu, lalu tahun ini berlanjut seperti pendidikan, kesehatan, infrastruktur, dan penurunan angka stunting,” ujarnya.
Selain program lanjutan, terdapat pula sejumlah usulan baru yang diajukan oleh Distrik Kwamki Narama.
Program tersebut meliputi pembangunan dan pelebaran jalan, penerangan jalan, pengembangan sektor pariwisata, serta penguatan program seni dan budaya.
Menurutnya, pengembangan seni dan budaya dinilai memiliki potensi besar untuk menciptakan aktivitas positif di masyarakat sekaligus mendorong perputaran ekonomi lokal.
Distrik Kwamki Narama juga mengusulkan pembentukan Koperasi Merah Putih sebagai upaya mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Koperasi tersebut direncanakan dikelola bersama oleh pemerintah distrik dan kalangan pemuda guna menampung hasil usaha masyarakat agar dapat dikelola secara lebih produktif.
Selain itu, pemerintah distrik turut mengusulkan pembangunan pola asrama pendidikan mulai dari tingkat TK, SD, SMP hingga SMA sebagai salah satu program prioritas pada tahun mendatang.
Edwin menjelaskan bahwa pola asrama dinilai penting untuk meningkatkan kualitas pendidikan bagi anak-anak di wilayah tersebut.
“Kenapa harus pola asrama? Supaya anak-anak kami ini memang dibina betul. Karena mereka ini dampak, mereka terganggu, proses belajarnya juga terganggu, anak-anaknya dicampak,” jelasnya.
Ia menambahkan, usulan pembangunan asrama pendidikan tersebut telah disampaikan kepada Bappeda Kabupaten Mimika dan telah mendapat persetujuan untuk ditindaklanjuti.
Bahkan, pihak distrik telah berkoordinasi dengan pihak sekolah terkait kesiapan pembangunan tersebut, termasuk penyediaan lahan yang telah disiapkan untuk mendukung realisasi program pendidikan tersebut.
Melalui Musrenbang ini, pemerintah distrik berharap seluruh usulan program yang telah disampaikan dapat menjadi bagian dari prioritas pembangunan daerah guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Distrik Kwamki Narama.









