OPM Akan Bebaskan Pilot Susi Air dalam Waktu Dekat

Endy Langobelen

Sabtu, 3 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pilot Susi Air, Kapten Philip Mark Mehrtens, di antara pasukan TPNPB Kodap III Ndugama-Deragma pimpinan Egianus Kogoya. (Foto: Istimewa/TPNPB-OPM)

Pilot Susi Air, Kapten Philip Mark Mehrtens, di antara pasukan TPNPB Kodap III Ndugama-Deragma pimpinan Egianus Kogoya. (Foto: Istimewa/TPNPB-OPM)

NDUGA – Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat – Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Komando Daerah Pertahanan (Kodap) III Ndugama Deragma dikabarkan akan melepaskan Pilot Susi Air, Kapten Philip Mark Mehrtens, dalam waktu dekat.

Juru Bicara TPNPB-OPM, Sebby Sambom, menyampaikan dirinya telah berkomunikasi dengan pimpinan TPNPB Kodap III Ndugama Deragma, Egianus Kogoya, soal pembebasan Kapten Philip yang telah ditawan selama setahun lebih sejak 7 Februari 2023 lalu.

“Tanggal 3 Agustus 2024, saya berbicara langsung video call dengan Panglima Egianus Kogoya. Kita sudah berbicara tentang membebaskan pilot,” ujar Sebby melalui pesan suara WhatsApp, Sabtu (3/8/2024).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya juga memberikan saran dan briefing tentang untung rugi pilot ini kami tahan. Panglima Egianus Kogoya dan pasukannya semua mereka mengerti dan menyetujui untuk bebaskan pilot,” imbuhnya.

Berkaitan dengan hal itu, Egianus Kogoya meminta kepada setiap pejuang kemerdekaan Papua Barat, baik tim diplomat, KOMNAS TPNPB-OPM, maupun pejuang lainnya agar meninggalkan perbedaan pendapat tentang keputusan pembebasan Kapten Philip.

Baca Juga :  Merasa Dirugikan, Sopir Rental di Timika Datangi Kantor Maxim

“Semua pejuang, siapa pun, semua tinggalkan perbedaan pendapat dan bersatu untuk segera bebaskan pilot mulai dari tanggal ini dan kita membutuhkan waktu satu dua bulan ini harus segera bebaskan pilot demi kemanusiaan,” kata Sebby menyampaikan permintaan Egianus Kogoya.

Sementara itu, di dalam video berdurasi 1 menit 28 detik, Egianus Kogoya menegaskan bahwa dirinya ingin menjunjung nilai-nilai kemanusiaan dengan membebaskan pilot yang ditawannya.

Untuk itu, dia meminta kepada setiap tokoh dan para pejuang kemerdekaan Papua untuk tidak mengintervensi keputusannya soal pembebasan pilot.

Egianus juga kesal lantaran di dalam grup-grup media sosial, beberapa tokoh kerap berbeda pendapat bahkan mengancamnya atas keinginannya untuk membebaskan pilot.

Baca Juga :  1 Prajurit TNI Gugur dalam Kontak Tembak di Puncak Jaya

“Saya mau bicara kemanusiaan jadi semua tokoh gereja, maupun tokoh masyarakat, saya minta, saya mau bicara soal pilot jadi siapa pun pokoknya Suku Nduga, maupun suku-suku lain di seluruh Papua dari Sorong sampai Samarai, jangan cums menang di grup-grup. Kalau mau bicara soal pilot, datang di lapangan, berhadapan dengan saya. Tidak boleh menang di grup,” tuturnya.

“Saya sudah sampaikan kepada media umum hari ini. Siapa pun masyarakat, ketika saya bicara kemanusiaan, baru ada ancaman kiri-kanan di grup, berarti hari ini juga TNI-Polri akan tangkap kamu. Hari ini juga saya suruh perintah tembak,” tegasnya.

Menurut Egianus, keputusannya untuk membebaskan pilot ini juga demi kebaikan masyarakat Nduga dan seluruh masyarakat Papua.


Update berita terbaru lainnya dengan mengikuti saluran Galeripapua.com WhatsApp Channel. Klik link berikut https://whatsapp.com/channel/0029VafbmilChq6Dj7IL2i46

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Bongkar Jaringan Pembelian Senjata untuk KKB, 5 Orang Jadi Tersangka
Razia KM Sirimau di Pelabuhan Pomako, Aparat Gabungan Sita 280 Liter Sopi
Olah TKP Penembakan Karyawan Freeport, Polisi Rekonstruksi Tujuh Adegan
Polisi Tangkap 5 Terduga Pemasok Logistik dan Amunisi KKB di Nabire
Operasi Ketupat Noken: 250 Personel Dikerahkan Amankan Ramadan dan Idulfitri di Mimika
Kapolres Mimika Luruskan Jumlah Korban Penembakan Grasberg, Olah TKP Dilanjutkan
Polisi Limpahkan Kasus Pasangan Kekasih Pengedar Sabu ke Kejari Mimika
Jenazah Karyawan Freeport Korban Penembakan Grasberg Dipulangkan ke Bandung

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 12:35 WIT

Polisi Bongkar Jaringan Pembelian Senjata untuk KKB, 5 Orang Jadi Tersangka

Senin, 16 Maret 2026 - 12:26 WIT

Razia KM Sirimau di Pelabuhan Pomako, Aparat Gabungan Sita 280 Liter Sopi

Jumat, 13 Maret 2026 - 16:37 WIT

Olah TKP Penembakan Karyawan Freeport, Polisi Rekonstruksi Tujuh Adegan

Jumat, 13 Maret 2026 - 16:22 WIT

Polisi Tangkap 5 Terduga Pemasok Logistik dan Amunisi KKB di Nabire

Jumat, 13 Maret 2026 - 05:52 WIT

Operasi Ketupat Noken: 250 Personel Dikerahkan Amankan Ramadan dan Idulfitri di Mimika

Berita Terbaru

Jenazah korban dievakuasi dari Kali Kabur, Mile 30 Tanggul Barat, areal PT Freeport Indonesia, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, Rabu (18/3/2026). (Foto: Istimewa)

Peristiwa

Seorang Perempuan Ditemukan Tak Bernyawa di Mile 30 Mimika

Rabu, 18 Mar 2026 - 23:00 WIT

*Stadion Wania Imipi Diasesmen Polda untuk Liga 4 PSSI Papua Tengah* MIMIKA – Menjelang bergulirnya kompetisi Piala Gubernur Liga 4 PSSI Papua Tengah musim 2025/2026 pada 9 Maret 2026 mendatang, kesiapan Stadion Wania Imipi SP... _Baca selengkapnya:_ https://galeripapua.com/stadion-wania-imipi-diasesmen-polda-untuk-liga-4-pssi-papua-tengah/