1 Prajurit TNI Gugur dalam Kontak Tembak di Puncak Jaya

Endy Langobelen

Jumat, 5 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi para prajurit TNI. (Foto: Istimewa)

Ilustrasi para prajurit TNI. (Foto: Istimewa)

PUNCAK JAYA – Seorang prajurit TNI dikabarkan gugur saat kontak tembak dengan kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah, Jumat (5/1/2023).

Informasi yang dihimpun Galeripapua.com, peristiwa kontak tersebut berlangsung tepatnya di kawasan Kali Mawar, Kampung Lambo, Distrik Taganombak, sekitar pukul 13.15 waktu setempat.

Akibat insiden itu, prajurit TNI atas nama Sertu La Alfiadi tertembak pada bagian punggung dan menyebabkan korban meninggal dunia.

Informasi lainnya, jenazah korban pun telah dievakuasi ke Puskesmas Ilu dan selanjutnya akan disemayamkan di Koramil 1714-02/Ilu.

Diketahui kontak tembak tersebut masih terjadi. Aparat dari Satgas Mandala, Satgas Yonif RK 753/AVT, Koramil 1714-02/Ilu, dan Polsek Ilu juga masih melakukan pengejaran terhadap para pelaku.

Hingga berita ini diterbitkan, Galeripapua.com telah berupaya melakukan konfirmasi. Namun, pihak Kodam XVII/Cenderawasih belum juga memberikan pernyataan resmi.

Baca Juga :  Terima Uang Duka Rp150 Juta, Keluarga Markus Kamisopa Buka Palang Jalan

Sedangkan Kepala Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III, Kolonel Czi IGN Suriastawa, menyebutkan bahwa pihaknya masih menunggu informasi dari lapangan.

“Sabar, saya masih nunggu informasi dari lapangan,” ujar Suriastawa singkat via WhatsApp, Jumat malam.

Sementara dilansir dari Antara, Dandim 1714, Letkol Inf Irawan, membenarkan bahwa seorang prajurit TNI telah gugur.

“Memang benar seorang prajurit TNI telah gugur,” kata Irawan.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari “Kolam Mancing” ke “Arena Tamiya”: Kritik Warga Timika Berujung Aksi Nyata
Petrosea–Distrik Miru Bangun RTH Terintegrasi, Dorong Lingkungan Sehat dan UMKM OAP
Petrosea Dorong Ketahanan Keluarga, Edukasi Catin Perdana Digelar di Mimika
Polisi dan Warga Beda Versi soal Situasi Kapiraya
Dari Hari HAM ke Pengungsian Massal Nduga: “Hadiah Natal Ini Kami Makan Bom-Bom”
Cipayung Mimika Serukan Persatuan KNPI Melalui Musdalub
Kiprah Papua Ultimate Frisbee Bumikan Olahraga Piring Terbang di Mimika
Sejumlah Kios di Jalan Yos Sudarso Timika Ludes Terbakar

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 19:05 WIT

Dari “Kolam Mancing” ke “Arena Tamiya”: Kritik Warga Timika Berujung Aksi Nyata

Rabu, 15 April 2026 - 20:29 WIT

Petrosea–Distrik Miru Bangun RTH Terintegrasi, Dorong Lingkungan Sehat dan UMKM OAP

Rabu, 15 April 2026 - 19:26 WIT

Petrosea Dorong Ketahanan Keluarga, Edukasi Catin Perdana Digelar di Mimika

Sabtu, 28 Maret 2026 - 19:45 WIT

Polisi dan Warga Beda Versi soal Situasi Kapiraya

Rabu, 24 Desember 2025 - 20:26 WIT

Dari Hari HAM ke Pengungsian Massal Nduga: “Hadiah Natal Ini Kami Makan Bom-Bom”

Berita Terbaru

Korban mendapat penanganan medis di RSUD Mimika. (Foto: Istimewa)

Peristiwa

Staf Ahli DPRK Mimika Dibacok Begal di Irigasi Ujung

Senin, 4 Mei 2026 - 02:18 WIT

Mahasiswa FIM-WP menggelar aksi mimbar bebas di Waena, Jayapura, Sabtu, 2 Mei 2026. Galeripapua/ Istimewa.

Organisasi

Mahasiswa West Papua Tuntut Pendidikan Gratis di Tanah Papua

Sabtu, 2 Mei 2026 - 21:40 WIT

Seorang penggiat Inorga KIS dengan papan seluncurnya sedang melakukan salah satu trik dalam permainan skateboard di area Car Free Day—Jalan Cenderawasih, Mimika, Papua Tengah, Sabtu (2/5/2026). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Event

KIS Mimika Warnai Parade Hardiknas di Car Free Day

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:56 WIT