Polisi Tetapkan 5 DPO Terduga Pelaku Pembunuhan Pilot Selandia Baru di Mimika

Endy Langobelen

Rabu, 14 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Mimika, AKBP I Komang Budiartha (kanan), dan Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2024, Kombes Pol. Bayu Suseno (kiri), menunjukkan foto sosok Perintakola Lokbere alias Malas Gwijangge. (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen)

Kapolres Mimika, AKBP I Komang Budiartha (kanan), dan Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2024, Kombes Pol. Bayu Suseno (kiri), menunjukkan foto sosok Perintakola Lokbere alias Malas Gwijangge. (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen)

MIMIKA – Kepolisian Resor (Polres) Mimika telah menerbitkan daftar pencarian orang (DPO) terhadap lima terduga pelaku pembunuhan pilot Selandia Baru, Glen Malcolm Conning, pada 5 Agustus 2024 lalu di Distrik Alama, Kabupaten Mimika, Papua Tengah.

Penerbitan lima DPO tersebut disampaikan Kapolres Mimika, AKBP I Komang Budiartha, dalam konferensi pers yang berlangsung di Posko Operasi Damai Cartenz, Jalan Agimuga, Mile 32, Timika, Rabu (14/8/2024).

Adapun kelima terduga pelaku itu yakni Perintakola Lokbere alias Malas Gwijangge, 20 tahun; Jeri Wandikbo, 50 tahun; Irisim Gwijangge, 20 tahun; Jaka Gwijangge, 15 tahun; dan Analuk Amisim, 36 tahun. Kelimanya beralamat di Kampung Geselma, Kabupayen Nduga, Papua Pegunungan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolres mengatakan, berdasarkan keterangan dari hasil pemeriksaan terhadap 12 saksi dan juga sejumlah barang bukti yang ditemukan di lokasi kejadian, dapat diduga bahwa lima orang itulah yang melakukan aksi penyanderaan dan pembunuhan terhadap pilot Glen.

Baca Juga :  Perceraian di Timika Meningkat, Didominasi Pasangan Usia Produktif

“Berdasarkan keterangan saksi-saksi, terdapat lima orang lelaki di mana salah satu pelaku bernama Perintakola Lokbere alias Malas Gwijangge,” ujar Kapolres.

Sementara Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2024, Kombes Pol. Bayu Suseno, menyebutkan kelima orang tersebut merupakan anggota KKB pimpinan Perek Jelas Kogoya yang bermarkas di Yuguru, Kabupaten Nduga.

“Terduga pelaku tersebut telah kami terbitkan DPO dan selanjutnya kami akan melakukan upaya penyidikan dan penegakan hukum,” tutur Bayu.

Di samping itu, Bayu juga mengungkapkan bahwa selama melakukan penyisiran dan pengejaran terhadap para pelaku di Distrik Alama, pihaknya pun menemukan sebuah rumah kosong yang berada di ujung bandara.

“Berdasarkan keterangan masyarakat sekitar, rumah kosong tersebut merupakan bekas koperasi yang sudah tidak digunakan lagi,” kata Bayu.

Rumah tersebut, lanjut Bayu, diduga digunakan oleh pelaku KKB Perintakola Lokbere alias Malas Lokbere alias Malas Gwijangge untuk tinggal di Distrik Alama selama 1 minggu terakhir.

“Hal itu diperkuat dengan ditemukannya pada dinding rumah terdapat gambar-gambar senjata, gambar bendera Papua merdeka, dan juga dokumen KKB lainnya,” tandasnya.

Baca Juga :  Anggota Polri Korban Penyerangan KKB di Wamena Dirujuk ke Jakarta, Kondisi Stabil

Bayu menegaskan, para terduga pelaku penyanderaan dan pembunuhan pilot Glen ini akan dikenakan penerapan pasal 338 KUHP Jo Pasal 55 Ayat (1) ke 1, subsider Pasal 365 Ayat (3), subsider Pasal 170 KUHP Ayat (2) ke 3, subsider Pasal 170 KUHP Ayat (2) ke 3, subsider Pasal 351 Ayat (3) KUHP.

“Yaitu kejahatan terhadap jiwa orang dan turut serta melakukan perbuatan yang dapat dihukum dan atau pencurian dan atau kejahatan terhadap ketertiban umum dan atau penganiayaan, dengan ancaman hukuman sesuai pasal 365 ayat (3) hukuman maksimal 12 tahun, pasal 170 ayat (2) ke-3 hukuman maksimal 12 tahun, dan pasal 351 ayat (3) hukuman maksimal 7 tahun,” terang Bayu.


Update berita terbaru lainnya dengan mengikuti saluran Galeripapua.com WhatsApp Channel. Klik link berikut https://whatsapp.com/channel/0029VafbmilChq6Dj7IL2i46

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Bongkar Jaringan Pembelian Senjata untuk KKB, 5 Orang Jadi Tersangka
Razia KM Sirimau di Pelabuhan Pomako, Aparat Gabungan Sita 280 Liter Sopi
Olah TKP Penembakan Karyawan Freeport, Polisi Rekonstruksi Tujuh Adegan
Polisi Tangkap 5 Terduga Pemasok Logistik dan Amunisi KKB di Nabire
Operasi Ketupat Noken: 250 Personel Dikerahkan Amankan Ramadan dan Idulfitri di Mimika
Kapolres Mimika Luruskan Jumlah Korban Penembakan Grasberg, Olah TKP Dilanjutkan
Polisi Limpahkan Kasus Pasangan Kekasih Pengedar Sabu ke Kejari Mimika
Jenazah Karyawan Freeport Korban Penembakan Grasberg Dipulangkan ke Bandung

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 12:35 WIT

Polisi Bongkar Jaringan Pembelian Senjata untuk KKB, 5 Orang Jadi Tersangka

Senin, 16 Maret 2026 - 12:26 WIT

Razia KM Sirimau di Pelabuhan Pomako, Aparat Gabungan Sita 280 Liter Sopi

Jumat, 13 Maret 2026 - 16:37 WIT

Olah TKP Penembakan Karyawan Freeport, Polisi Rekonstruksi Tujuh Adegan

Jumat, 13 Maret 2026 - 16:22 WIT

Polisi Tangkap 5 Terduga Pemasok Logistik dan Amunisi KKB di Nabire

Jumat, 13 Maret 2026 - 05:52 WIT

Operasi Ketupat Noken: 250 Personel Dikerahkan Amankan Ramadan dan Idulfitri di Mimika

Berita Terbaru

Jenazah korban dievakuasi dari Kali Kabur, Mile 30 Tanggul Barat, areal PT Freeport Indonesia, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, Rabu (18/3/2026). (Foto: Istimewa)

Peristiwa

Seorang Perempuan Ditemukan Tak Bernyawa di Mile 30 Mimika

Rabu, 18 Mar 2026 - 23:00 WIT

*Stadion Wania Imipi Diasesmen Polda untuk Liga 4 PSSI Papua Tengah* MIMIKA – Menjelang bergulirnya kompetisi Piala Gubernur Liga 4 PSSI Papua Tengah musim 2025/2026 pada 9 Maret 2026 mendatang, kesiapan Stadion Wania Imipi SP... _Baca selengkapnya:_ https://galeripapua.com/stadion-wania-imipi-diasesmen-polda-untuk-liga-4-pssi-papua-tengah/