Polisi Ungkap Kronologi Pembunuhan Tukang Ojek di Paniai

Endy Langobelen

Jumat, 21 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang tukang ojek ditemukan tewas mengenaskan di Pelabuhan Aikai, Enarotali, Kabupaten Paniai, Provinsi Papua Tengah, Jumat (21/2/2025). (Foto: Istimewa/Polres Paniai)

Seorang tukang ojek ditemukan tewas mengenaskan di Pelabuhan Aikai, Enarotali, Kabupaten Paniai, Provinsi Papua Tengah, Jumat (21/2/2025). (Foto: Istimewa/Polres Paniai)

PANIAI – Seorang pria yang berprofesi sebagai tukang ojek atas nama Wahyudi (53 tahun) ditemukan tewas mengenaskan di Pelabuhan Aikai, Enarotali, Kabupaten Paniai, Provinsi Papua Tengah, Jumat (21/2/2025) pagi sekira pukul 07.00 WIT.

Berdasarkan video 26 detik yang diterima Galeripapua.com, korban yang masih mengenakan helm tergeletak di samping sebuah motor dengan kondisi tubuh bersimbah darah.

Kasat Reskrim Polres Paniai, Iptu Florentinus Jati Pranowo Tegu, saat dikonfirmasi via telpon WhatsApp pada Jumat sore menjelaskan kronologi peristiwa tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dikatakan awalnya seorang saksi 1 yang juga merupakan tukang ojek sempat bertemu dengan tersangka di dekat pertigaan PLN.

“Di situ, tersangka ini menahan dia (saksi 1) untuk ojek, tapi saksi satu ini tidak mau karena tersangka bau minuman. Akhirnya dia langsung pergi,” kata Iptu Florentinus.

Baca Juga :  1 Personel TNI Terluka dalam Insiden Kebakaran di Denkav 3/SC Mimika

“Kemudian sekitar 30 menit berselang, saksi 1 melihat korban bersama tersangka sudah naik motor menuju Pelabuhan Aikai. Korban mengangkut tersangka dari dekat pasar,” imbuhnya.

Adapun keterangan dari saksi 2, yang bertempat tinggal di sekitar Pelabuhan Aikai, bahwa dirinya melihat korban telah tergeletak bersimbah darah. Sedangkan tersangka sudah kabur menggunakan perahu mesin Johnson ke arah sebelah kiri pelabuhan.

“Saat ini, korban posisinya di Rumah Sakit, akan dibawa untuk disemayamkan oleh keluarga. Untuk dugaan sementara, korban ini dibacok menggunakan benda tajam karena tangan sebelah kanannya itu hampir putus. Ya kita belum bisa menyimpulkan juga karena mungkin nanti dari hasil visumlah,” ujarnya.

Untuk diketahui, sebelumnya Juru Bicara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat – Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) atau yang disebut polisi sebagai Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), menerbitkan siaran pers yang mengklaim bahwa pihaknya bertanggung jawab atas pembunuhan itu. Mereka menuding korban adalah intelijen Indonesia yang menyamar sebagai tukang ojek.

Baca Juga :  Pengurus Pewarta Foto Indonesia Timika Periode 2024-2027 Resmi Terbentuk

Menanggapi klaim itu, Iptu Florentinus menyebut pihaknya belum dapat memastikan kebenarannya.

“Untuk tudingan dari KKB itu kita masih belum bisa pastikan karena dari hasil yang kita dapat di sekitaran TKP, korban ini tidak membawa hp dan lain-lain. Untuk sementara, terkait ini masih kita dalami bersama Satgas ODC (Satuan Tugas Operasi Damai Cartenz),” ungkapnya.

Lebih lanjut Florentinus menyampaikan bahwa saat ini, aparat gabungan TNI-Polri sedang melakukan patroli untuk mencegah kejadian serupa.

“Situasi Paniai sudah kondusif. Sementara aparat gabungan TNI-Polri maupun Satgas sedang melakukan patroli skala besar untuk mengantisipasi kejadian serupa,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Pastikan Tak Ada Pengungsian di Kapiraya
Polisi Bongkar Jaringan Amunisi Ilegal di Jayapura, 4 Tersangka Diamankan
Pendulang Blokir Jalan, Polisi Siap Jembatani Audiensi ke DPRK Mimika
Modus FG Terkuak: Sasar Perempuan Sendiri, Biayai Hidup dari Hasil Jambret di Timika
Polisi Bekuk Spesialis Curas dan Asusila, Beraksi di 16 Titik Mimika
Polisi Bongkar Jaringan Pembelian Senjata untuk KKB, 5 Orang Jadi Tersangka
Razia KM Sirimau di Pelabuhan Pomako, Aparat Gabungan Sita 280 Liter Sopi
Olah TKP Penembakan Karyawan Freeport, Polisi Rekonstruksi Tujuh Adegan

Berita Terkait

Sabtu, 28 Maret 2026 - 18:33 WIT

Polisi Pastikan Tak Ada Pengungsian di Kapiraya

Sabtu, 28 Maret 2026 - 01:07 WIT

Polisi Bongkar Jaringan Amunisi Ilegal di Jayapura, 4 Tersangka Diamankan

Selasa, 24 Maret 2026 - 23:28 WIT

Pendulang Blokir Jalan, Polisi Siap Jembatani Audiensi ke DPRK Mimika

Jumat, 20 Maret 2026 - 18:17 WIT

Modus FG Terkuak: Sasar Perempuan Sendiri, Biayai Hidup dari Hasil Jambret di Timika

Jumat, 20 Maret 2026 - 13:39 WIT

Polisi Bekuk Spesialis Curas dan Asusila, Beraksi di 16 Titik Mimika

Berita Terbaru

Situasi di Distrik Kapiraya, Kabupaten Deiyai, Papua Tengah. dok. Istimewa

Utama

Polisi dan Warga Beda Versi soal Situasi Kapiraya

Sabtu, 28 Mar 2026 - 19:45 WIT

Kapolsek Mimika Barat Inspektur Polisi Dua Muhamad Yani, berdialog dengan warga di Kapiraya, Mimika Barat Tengah. dok. Polsek Mimika Barat

Hukrim

Polisi Pastikan Tak Ada Pengungsian di Kapiraya

Sabtu, 28 Mar 2026 - 18:33 WIT