Program Sa Antar Ko RSUD Mimika Layani Ribuan Pasien OAP, Serap Anggaran Rp145 Juta

Ahmad

Rabu, 4 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tampak depan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mimika. (Foto: Galeri Papua/Kevin Kurni)

Tampak depan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mimika. (Foto: Galeri Papua/Kevin Kurni)

MIMIKA – Program layanan antar-jemput pasien Sa Antar Ko milik Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mimika terus memberi dampak nyata bagi masyarakat Orang Asli Papua (OAP), khususnya kalangan kurang mampu.

Sejak diluncurkan pada Juli 2025, program ini tercatat telah melayani 1.471 pasien hingga Desember 2025.

Program Sa Antar Ko menjadi salah satu terobosan pelayanan kesehatan RSUD Mimika yang menyasar pasien OAP, terutama pasien rawat inap, dengan menyediakan layanan mengantar pulang pasien dari rumah sakit ke rumah tanpa dipungut biaya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Direktur RSUD Mimika, Antonius Pasulu, mengatakan layanan tersebut tetap berjalan hingga kini dan mendapat respons positif dari masyarakat.

“Jadi untuk program layanan Sa Antar Ko khususnya layanan antar pulang pasien rawat inap Orang Asli Papua (OAP) yang kita launching sejak Juli 2025 sampai sekarang tetap jalan,” ujarnya saat ditemui, Rabu (4/2/2026).

Baca Juga :  Sidak ke RS Waa Banti, Pj Bupati: Sarana Prasarana Belum Memadai

Antonius menjelaskan, pelaksanaan program Sa Antar Ko dibiayai melalui anggaran Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) RSUD Mimika dengan total alokasi sebesar Rp145 juta.

Dalam pelaksanaannya, RSUD Mimika menggandeng jasa transportasi online Maxim sebagai mitra layanan.

Menurut Antonius, sejauh ini pihak rumah sakit belum menerima keluhan dari masyarakat terkait program tersebut. Sebaliknya, banyak pasien merasa terbantu, terutama dari sisi pembiayaan transportasi.

“Untuk pasien sendiri itu sangat-sangat bersyukur dan berterima kasih dan terbantu karena selama ini mereka pulang harus menunggu kecukupan uang,” jelasnya.

“Sehingga dengan salah satu latar belakang itu akhirnya kita hadirkan program ini. Dan sampai saat ini respon masyarakat sangat baik,” imbuhnya.

Baca Juga :  HUT ke-28 Mimika, Pj Bupati Tekankan Perbaikan Pelayanan dan Pembangunan

Melalui program Sa Antar Ko, pasien OAP akan dijemput dari rumah menuju RSUD Mimika untuk mendapatkan pelayanan kesehatan.

Setelah selesai menjalani perawatan, pasien kembali diantar hingga ke rumah masing-masing, termasuk ke wilayah terjauh yang masih dapat dijangkau melalui akses darat.

Untuk menjamin kualitas layanan, RSUD Mimika juga menyiapkan sistem pengawasan langsung berbasis laporan dari pengemudi transportasi online.

Pengawasan dilakukan sejak proses pemesanan, penjemputan pasien, hingga pengantaran pulang dengan aman ke tujuan.

Langkah ini dinilai sebagai upaya RSUD Mimika dalam memastikan pelayanan kesehatan yang lebih inklusif dan berpihak kepada masyarakat OAP di wilayah Mimika.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kunjungan RSUD Mimika Naik 18 Persen Sepanjang 2025, Lonjakan Pasien Non-Darurat Padati IRD
Penanganan Stunting di Mimika Kian Efektif, Kasus Turun Signifikan Sepanjang 2025
Positivity Rate Malaria Mimika Turun ke 15 Persen, Deteksi Diperluas hingga 1 Juta Tes
21 Tahanan Konflik Kwamki Narama Dibebaskan, 9 Orang Proses Hukum
Kasus Campak di Mimika Meningkat, Dinkes Tetapkan KLB
HIV-AIDS di Mimika Meningkat pada 2025, Dinkes Tekankan Kepatuhan Pengobatan
Dinas Kesehatan Paniai Gelar Pemeriksaan dan Pengobatan Massal di Distrik Bayabiru
Lika-liku Perjalanan RSUD Mimika Menuju Rumah Sakit Tipe B

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 16:19 WIT

Program Sa Antar Ko RSUD Mimika Layani Ribuan Pasien OAP, Serap Anggaran Rp145 Juta

Rabu, 4 Februari 2026 - 16:02 WIT

Kunjungan RSUD Mimika Naik 18 Persen Sepanjang 2025, Lonjakan Pasien Non-Darurat Padati IRD

Selasa, 3 Februari 2026 - 17:18 WIT

Penanganan Stunting di Mimika Kian Efektif, Kasus Turun Signifikan Sepanjang 2025

Selasa, 3 Februari 2026 - 16:33 WIT

Positivity Rate Malaria Mimika Turun ke 15 Persen, Deteksi Diperluas hingga 1 Juta Tes

Jumat, 30 Januari 2026 - 21:21 WIT

21 Tahanan Konflik Kwamki Narama Dibebaskan, 9 Orang Proses Hukum

Berita Terbaru