Dinas Kesehatan Paniai Gelar Pemeriksaan dan Pengobatan Massal di Distrik Bayabiru

Jeri P. Degei

Selasa, 9 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kegiatan penyuluhan dan pemeriksaan gratis oleh Dinas Kesehatan Paniai di Distrik Bayabiru. (Foto: Istimewa/Dok. Dinas Kesehatan Paniai)

Kegiatan penyuluhan dan pemeriksaan gratis oleh Dinas Kesehatan Paniai di Distrik Bayabiru. (Foto: Istimewa/Dok. Dinas Kesehatan Paniai)

PANIAI – Pemerintah Kabupaten Paniai melalui Dinas Kesehatan kembali memperluas jangkauan pelayanan publik di wilayah pedalaman dengan menyelenggarakan penyuluhan, pemeriksaan, serta pengobatan massal bagi masyarakat Distrik Bayabiru.

Kegiatan intensif ini berlangsung selama dua hari, dari tanggal 8–9 Desember 2025, dipusatkan di Puskesmas Bayabiru, dan sekitarnya, Kabupaten Paniai, Papua Tengah.

Program pelayanan kesehatan tersebut dipimpin langsung oleh Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Paniai, di bawah komando Kepala Bidang P2P, Beny Degei, SKM., MKM., didampingi tiga staf bidang P2P bersama tenaga kesehatan dari Puskesmas Bayabiru.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan ini menjadi salah satu upaya pemerintah daerah untuk memastikan layanan kesehatan dasar dapat menjangkau masyarakat di wilayah terpencil yang aksesnya terbatas, sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran penyakit HIV AIDS ataupun penyakit biasa yang menular maupun tidak menular di Paniai.

Kegiatan penyuluhan dan pemeriksaan gratis oleh Dinas Kesehatan Paniai di Distrik Bayabiru. (Foto: Istimewa/Dok. Dinas Kesehatan Paniai)
Kegiatan penyuluhan dan pemeriksaan gratis oleh Dinas Kesehatan Paniai di Distrik Bayabiru. (Foto: Istimewa/Dok. Dinas Kesehatan Paniai)

Pemeriksaan Menyeluruh: HIV, IMS, Hepatitis, Malaria, hingga Kolesterol

Dalam wawancara bersama media Galeripapua.com, Beny Degei menjelaskan bahwa selama dua hari kegiatan, pihaknya melakukan pemeriksaan HIV/AIDS secara terstruktur bagi populasi khusus di sembilan titik lokasi. Selain itu, pemeriksaan juga dibuka untuk seluruh masyarakat Distrik Bayabiru.

Baca Juga :  Pembakaran Rumah di Nabire, Polda Papua: Sedang Ditangani TNI-Polri dan Pemda

“Populasi khusus kita periksa di sembilan tempat. Sementara itu, bagi masyarakat umum, semua warga Bayabiru dapat mengikuti pemeriksaan kesehatan tanpa terkecuali,” jelas Beny.

Ia juga menambahkan bahwa pemahaman masyarakat terhadap bahaya penyakit tidak menular seperti kolesterol dan asam urat perlu terus ditingkatkan, sebab kedua penyakit ini sering kali muncul akibat pola makan yang tidak terkontrol dan kurangnya aktivitas fisik.

Kegiatan penyuluhan dan pemeriksaan gratis oleh Dinas Kesehatan Paniai di Distrik Bayabiru. (Foto: Istimewa/Dok. Dinas Kesehatan Paniai)
Kegiatan penyuluhan dan pemeriksaan gratis oleh Dinas Kesehatan Paniai di Distrik Bayabiru. (Foto: Istimewa/Dok. Dinas Kesehatan Paniai)

Menurutnya, kesehatan anak-anak adalah tanggung jawab orang tua. Namun ketika anak beranjak dewasa, kesadaran menjaga kesehatan menjadi tanggung jawab pribadi yang tidak dapat diabaikan.

Dukung Program Bupati, Komitmen Pemeriksaan Gratis dan Kunjungan Rutin Setiap Tiga Bulan

Beny Degei mengungkapkan bahwa mulai tahun depan, Dinas Kesehatan melalui Bidang P2P telah merancang layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang akan dilakukan secara berkala di semua distrik. Hal ini dilakukan dalam rangka mendukung program Bupati Paniai.

“Tahun depan kami akan melaksanakan pemeriksaan secara gratis. Kami juga akan melakukan kunjungan rutin minimal tiga bulan sekali di setiap distrik, termasuk di daerah-daerah yang jauh dari pusat kota,” ungkapnya.

Kegiatan penyuluhan dan pemeriksaan gratis oleh Dinas Kesehatan Paniai di Distrik Bayabiru. (Foto: Istimewa/Dok. Dinas Kesehatan Paniai)
Kegiatan penyuluhan dan pemeriksaan gratis oleh Dinas Kesehatan Paniai di Distrik Bayabiru. (Foto: Istimewa/Dok. Dinas Kesehatan Paniai)

Ia menambahkan bahwa Distrik Bayabiru memiliki keragaman masyarakat, termasuk penduduk nusantara, sehingga perlu pendekatan pelayanan kesehatan yang konsisten dan merata.

Baca Juga :  Penanganan Stunting di Mimika Kian Efektif, Kasus Turun Signifikan Sepanjang 2025

“Karena masyarakat nusantara juga ada di wilayah Bayabiru, maka kami akan lebih konsisten turun ke lapangan, khususnya di distrik ini dan seluruh wilayah Paniai pada umumnya,” ujarnya.

Pemeriksaan 9 Titik di Distrik Bayabiru akan Dilakukan Tahun Depan

Program pemeriksaan dan pengobatan massal ini menjadi bagian dari komitmen Dinas Kesehatan Paniai untuk memperkuat pelayanan kesehatan masyarakat di wilayah yang selama ini sulit dijangkau.

Kegiatan penyuluhan dan pemeriksaan gratis oleh Dinas Kesehatan Paniai di Distrik Bayabiru. (Foto: Istimewa/Dok. Dinas Kesehatan Paniai)
Kegiatan penyuluhan dan pemeriksaan gratis oleh Dinas Kesehatan Paniai di Distrik Bayabiru. (Foto: Istimewa/Dok. Dinas Kesehatan Paniai)

Di Bayabiru sendiri Dinas Kesehatan melakukan Penyuluhan pemeriksaan dan pengobatan massal hanya satu tempat dari sepuluh tempat di area penambangan emas Ilegal.

Kabid P2P Beny Degei, M.KM, mengatakan pihaknya belum melakukan pemeriksaan 9 tempat di Baya biru belum sama sekali.

Untuk itu, tahun depan mereka akan melaksanakan pemeriksaan HIV AIDS serta pengobatan massal di tempat-tempat tersebut.

“Sembilan titik tempat di distrik Bayabiru mulai Lokasi, Amano, 99, Tayaga, Minim Tinggi, minim Biru, Wempa, Tayaga, Kapitadi, Tagi Pige, dan lainnya, kami lakukan pemeriksaan HIV AIDS, penyakit menular dan tidak menular akan kami periksa tahun depan secara rutin bergiliran mulai dari Pimpinan Perusahaan hingga Karyawan karena mereka berada di wilayah Pemerintahan Kabupaten Paniai,” jelasnya.

Kegiatan penyuluhan dan pemeriksaan gratis oleh Dinas Kesehatan Paniai di Distrik Bayabiru. (Foto: Istimewa/Dok. Dinas Kesehatan Paniai)
Kegiatan penyuluhan dan pemeriksaan gratis oleh Dinas Kesehatan Paniai di Distrik Bayabiru. (Foto: Istimewa/Dok. Dinas Kesehatan Paniai)

Selain memberikan edukasi dan penanganan dini, kegiatan ini juga bertujuan membangun kesadaran masyarakat tentang pentingnya pola

Melalui kegiatan yang bersifat langsung dan terfokus seperti ini, pemerintah berharap angka penyakit menular dan tidak menular di Paniai dapat ditekan, sekaligus memastikan tidak ada masyarakat yang tertinggal dalam akses layanan kesehatan.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Program Sa Antar Ko RSUD Mimika Layani Ribuan Pasien OAP, Serap Anggaran Rp145 Juta
Kunjungan RSUD Mimika Naik 18 Persen Sepanjang 2025, Lonjakan Pasien Non-Darurat Padati IRD
Penanganan Stunting di Mimika Kian Efektif, Kasus Turun Signifikan Sepanjang 2025
Positivity Rate Malaria Mimika Turun ke 15 Persen, Deteksi Diperluas hingga 1 Juta Tes
21 Tahanan Konflik Kwamki Narama Dibebaskan, 9 Orang Proses Hukum
Kasus Campak di Mimika Meningkat, Dinkes Tetapkan KLB
HIV-AIDS di Mimika Meningkat pada 2025, Dinkes Tekankan Kepatuhan Pengobatan
Lika-liku Perjalanan RSUD Mimika Menuju Rumah Sakit Tipe B

Berita Terkait

Rabu, 4 Februari 2026 - 16:19 WIT

Program Sa Antar Ko RSUD Mimika Layani Ribuan Pasien OAP, Serap Anggaran Rp145 Juta

Rabu, 4 Februari 2026 - 16:02 WIT

Kunjungan RSUD Mimika Naik 18 Persen Sepanjang 2025, Lonjakan Pasien Non-Darurat Padati IRD

Selasa, 3 Februari 2026 - 17:18 WIT

Penanganan Stunting di Mimika Kian Efektif, Kasus Turun Signifikan Sepanjang 2025

Selasa, 3 Februari 2026 - 16:33 WIT

Positivity Rate Malaria Mimika Turun ke 15 Persen, Deteksi Diperluas hingga 1 Juta Tes

Jumat, 30 Januari 2026 - 21:21 WIT

21 Tahanan Konflik Kwamki Narama Dibebaskan, 9 Orang Proses Hukum

Berita Terbaru

Sejumlah karyawan yang hendak naik ke Tembaga diperintahkan kembali pulang akibat adanya penembakan di area PT Freeport Indonesia, Mile Point 50, Distrik Tembagapura, Mimika, Papua Tengah. (Foto: Istimewa/Tangkapan layar video amatir)

Freeport

Freeport Tutup Jalan Utama ke Tembagapura Pascapenembakan

Kamis, 12 Feb 2026 - 01:06 WIT

Pesawat PK-SNR milik PT Smart Air Aviation yang ditembak saat menjalankan rute Tanah Merah menuju Danawage/Koroway Batu, Boven Digoel, Papua Tengah, Rabu (11/2/2026). (Fotoo: Istimewa/Tangkapan layar video amatir)

Peristiwa

Pesawat Smart Air Ditembak di Boven Digoel, Dua Pilot Gugur

Rabu, 11 Feb 2026 - 19:13 WIT