Sampaikan Maaf, Kapolda Papua Barat Bakal Tindak Personel yang Berselisih dengan TNI

Endy Langobelen

Senin, 15 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SORONG – Kapolda Papua Barat, Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir, menyampaikan permohonan maaf atas perselisihan yang terjadi antara oknum anggota Brimob dan TNI Angkatan Laut di Pelabuhan Kota Sorong pada Minggu (14/4/2024) kemarin.

Permohonan maaf itu disampaikannya dalam konferensi pers yang berlangsung di Polresta Sorong, Minggu malam, yang turut dihadiri Pangkoarmada III Sorong, Danpasmar III, Danlantamal XIV Sorong, Danrem 181 PVT, KSOP Sorong, serta para PJU Koarmada III dan Polda Papua Barat.

“Terkait dinamika yang terjadi hari ini, saya atas nama Kapolda Papua Barat tentunya kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat yang ada di Papua Barat khususnya yang ada di Kota Sorong, terlebih khususnya lagi kepada bapak Pangkoarmada III di mana terjadinya kesalahpahaman dari beberapa personel Polda Papua Barat yang berkedudukan di Sorong,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Yang kedua, kami tetap berkomitmen menjaga dan mewujudkan soliditas dan sinergitas dengan TNI yang berada di wilayah hukum Polda Papua Barat dalam hal ini bapak Pangkoarmada III beserta jajaran, Danpasmar III beserta jajaran, Pangdam XVIII Kasuari, Danlantamal XIV dan seluruh unsur terkait karena masih ada tantangan ke depan, masih ada agenda nasional yaitu pengamanan Pilkada serentak dan itu menjadi tantangan sendiri bagi kami di wilayah Provinsi Papua Barat Daya dan Papua Barat,” imbuhnya.

Baca Juga :  Masyarakat Apresiasi Kinerja TNI-Polri di Jila Mimika

Dalam kesempatan tersebut, Kapolda menyatakan pihaknya berkomitmen untuk melakukan penyelidikan secara utuh dan tuntas terhadap oknum personel yang terlibat dan akan diberlakukan penegakan hukum.

“Saya juga minta maaf kepada kawan-kawan di Pelindo, karena ada kerusakan yang terjadi di sana dan telah kami datakan. Sampai sejauh ini ada 4 rekan kita dari TNI AL masih dalam perawatan, demikian juga 1 personil dari Polres Tambrauw, dan 5 Personil Polres Sorong Kota sudah dilakukan perawatan. Kita berharap rekan-rekan kita segera sembuh dan pulih kembali untuk sama-sama saling bergandengan tangan melaksanakan tugas berikutnya,” tuturnya.

Baca Juga :  Siaga 1, Situasi Distrik Kwamki Narama Aman dan Kondusif

Kapolda turut mengimbau kepada seluruh masyarakat Kota Sorong dan juga warga di tanah Papua untuk tidak ikut terprovokasi dengan informasi yang salah.

“Jangan terhasut ataupun terbawa informasi yang tidak benar,” kata Kapolda.

Dikatakan bahwa tugas aparat adalah menjaga kerukunan, membangun toleransi, dan menumbuhkan pesan persatuan dalam keberagaman. Untuk itu, soliditas di antara TNI-Polri harus tetap terjaga.

“Pasti ada solusi dari dinamika yang ada, kita berupaya ke depan agar hal ini tidak terulang kembali dan kami masing-masing akan melakukan konsolidasi ke dalam,” ujar Kapolda.

“Silakan masyarakat Kota Sorong melakukan aktifitas seperti biasa, permasalahan sudah selesai. Kita masing-masing akan melakukan penyelidikan terhadap permasalahan ini untuk penegakkan hukum sesuai kriteria perbuatannya,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

1 Korban Sandera KKB Berhasil Dievakuasi ke Timika
Di Balik Rencana Kota Kapiraya, Warga Masih Hidup dalam Waswas
Polisi Berhasil Tangkap Pelaku Penikaman Remaja di Mimika
Aktivis HAM Papua: Pelemparan Bom Molotov ke Komnas HAM Bentuk Teror
Sebelum Bom Molotov, Kantor Komnas HAM Papua Pernah Diteror
Polres Mimika Musnahkan 161.37 Gram Ganja
Polisi Tetapkan 3 Tersangka atas Kasus Pembunuhan Tukang Ojek di Mimika
Kasus Sajam di Kwamki Narama: Polisi Tetapkan 4 Tersangka, 5 Dipulangkan

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 15:25 WIT

1 Korban Sandera KKB Berhasil Dievakuasi ke Timika

Minggu, 13 September 2026 - 18:14 WIT

Polisi Berhasil Tangkap Pelaku Penikaman Remaja di Mimika

Rabu, 9 September 2026 - 23:22 WIT

Aktivis HAM Papua: Pelemparan Bom Molotov ke Komnas HAM Bentuk Teror

Rabu, 9 September 2026 - 22:16 WIT

Sebelum Bom Molotov, Kantor Komnas HAM Papua Pernah Diteror

Selasa, 8 September 2026 - 15:20 WIT

Polres Mimika Musnahkan 161.37 Gram Ganja

Berita Terbaru

Proses evakuasi salah satu korban penyanderaan KKB di Kabupaten Mimika. (Foto: Istimewa/Satgas Humas Operasi Damai Cartenz)

Hukrim

1 Korban Sandera KKB Berhasil Dievakuasi ke Timika

Senin, 14 Sep 2026 - 15:25 WIT