Satu dari Tiga Prajurit TNI yang Dievakuasi dari Pegunungan Bintang Meninggal Dunia

Endy Langobelen

Kamis, 25 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pratu Haris Umaternate, Pajurit TNI Satgas Pamtas RI PNG Statis Yonif 753/AVT yang gugur dalam kontak tembak di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan, Kamis (25/9/2025). (Foto: Istimewa)

Pratu Haris Umaternate, Pajurit TNI Satgas Pamtas RI PNG Statis Yonif 753/AVT yang gugur dalam kontak tembak di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan, Kamis (25/9/2025). (Foto: Istimewa)

PEGUNUNGAN BINTANG – Seorang prajurit TNI atas nama Pratu Haris Umaternate dikabarkan meninggal dunia setelah dievakuasi bersama dua anggota lainnya usai tertembak dalam kontak senjata di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan, Kamis (25/9/2025).

Kabar tersebut dipastikan melalui unggahan story dari akun resmi Instagram YONIF 753 ARVITA (@yonif753avt) yang menyampaikan ucapan duka cita, Kamis malam.

“Keluarga Besar Batalyon Infanteri 753/AVT mengucapkan turut beduka cita atas gugurnya prajurit terbaik Satgas Pamtas RI PNG Statis Yonif 753/AVT, Pratu Haris Umaternate. Semoga amal ibadah diterima di sisi-Nya serta diambuni segala dosanya,” demikian narasi yang disampaikan dalam poster ucapan duka.

Di samping itu, bagian Penerangan Swasembada, Ltd Iqbal Fausan, membenarkan adanya peristiwa kontak tembak antara aparat TNI dan TPNPB-OPM di Distrik Kiwirok.

Akan tetapi, ia belum bisa memberikan penjelasan secara detail lantaran masih mengumpulkan laporan lengkap dari lapangan.

“Saat ini kita belum bisa konfirmasi secara detail karena sedang menunggu laporan dari personel di lapangan. Personel sudah kita evakuasi ke RS Marthen Indey (Kota Jayapura) mas,” jawabnya singkat saat dikonfirmasi via pesan WhatsApp.

Diberitakan sebelumnya, kontak tembak antara aparat TNI dan kelompok bersenjata TPNPB-OPM kembali pecah di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan, Kamis (25/9/2025).

Baca Juga :  Seorang Pria Tewas dengan Luka Bacok di Mimika, Keluarga Desak Polisi Tangkap Pelaku 1x24 Jam

Informasi yang dihimpun Galeripapua.com, tiga prajurit TNI dilaporkan mengalami luka tembak dalam insiden tersebut.

Pascapenyerangan itu, seluruh personel di Pos Kiwirok dan aparat keamanan di sekitar lokasi meningkatkan status siaga.

Informasi lain menyebut lima personel pengawalan taktis Satgas Koops Swasembada telah diberangkatkan dari Lanud Silas Papare, Kabupaten Jayapura, menuju Pos Kiwirok untuk melakukan evakuasi terhadap tiga prajurit yang terluka. Penerbangan menggunakan helikopter TNI AD MI-17 V5/HA-5161.

Saat ini, pada korban telah berada di Rumah Sakit Marthen Indey Kota Jayapura, Papua.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polres Mimika Bongkar Empat Kasus Narkotika, Barang Bukti Dimusnahkan
Penyelidikan Kasus Pembuangan Bayi di Mimika Terkendala Saksi dan CCTV
Satgas ODC Tangkap DPO Kasus Penembakan Karyawan Freeport
Dua Pemuda di Mimika Ditangkap Polisi Gara-gara Lakukan Pemerkosaan dan Mencuri
Seorang Pastor Meninggal di Kolam Renang Kuala Kencana, Polisi Selidiki Penyebabnya
Polisi Bekuk Dua Remaja Spesialis Curanmor di Mimika, 12 Sepeda Motor Disita
Sempat Disebut Tewas, Dua Anggota OPM di Maybrat Ternyata Masih Hidup
Koops TNI Habema Amankan Kembali Senjata Caracal yang Dirampas OPM

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:40 WIT

Polres Mimika Bongkar Empat Kasus Narkotika, Barang Bukti Dimusnahkan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 20:33 WIT

Penyelidikan Kasus Pembuangan Bayi di Mimika Terkendala Saksi dan CCTV

Selasa, 27 Oktober 2026 - 04:32 WIT

Satgas ODC Tangkap DPO Kasus Penembakan Karyawan Freeport

Selasa, 27 Oktober 2026 - 04:23 WIT

Dua Pemuda di Mimika Ditangkap Polisi Gara-gara Lakukan Pemerkosaan dan Mencuri

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 20:34 WIT

Seorang Pastor Meninggal di Kolam Renang Kuala Kencana, Polisi Selidiki Penyebabnya

Berita Terbaru