Seorang Prajurit TNI Dikabarkan Gugur Ditembak OPM di Intan Jaya

Endy Langobelen

Selasa, 8 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi para prajurit TNI. (Foto: Istimewa)

i

Ilustrasi para prajurit TNI. (Foto: Istimewa)

INTAN JAYA – Seorang prajurit TNI dikabarkan gugur dalam aksi kontak tembak bersama TPNPB-OPM di Kampung Titigi, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya, Papua Tengah, Senin (7/10/2024).

Berdasarkan informasi yang dihimpun Galeripapua.com, korban prajurit TNI tersebut merupakan anggota personel Satgas Yonif 509/BY/9/2 Kostrad atas nama Pratu Ilham Jaya.

Korban Pratu Ilham Jaya dilaporkan mengalami luka tembak di bagian dada dan mengakibatkan meninggal dunia.

Pada hari yang sama, jenazah korban pun telah dievakuasi ke RSUD Mimika. Evakuasi dilakukan menggunakan Pesawat Reven PK RVE dari Bandara Bilogai Sugapa, Kabupaten Intan Jaya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak TNI mengenai aksi kontak tembak tersebut. Pesan konfirmasi yang telah dikirim ke Kepala Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III, Kolonel Inf Winaryo, dan Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Letkol Inf Candra Kurniawan, pun sampai saat ini belum juga direspons.

Baca Juga :  KPK Sita Uang Rp50,7 Miliar dan Sejumlah Barang dalam Kasus Lukas Enembe

Meski demikian, pihak TPNPB-OPM telah menerbitkan siaran pers yang membenarkan adanya aksi penembakan tersebut.

Juru Biacara OPM, Sebby Sambom, menyampaikan pada Senin malam, pihaknya menerima laporan resmi bahwa Pasukan TPNPB Kodap VIII Intan Jaya dibawa pimpinan Enos Tipagau, Afrianus Bagubau, Keny Tipagau, dan Alex Waker telah melakukan penyerangan terhadap aparat militer Indonesia di dalam pos hingga kontak senjata terjadi antara aparat militer indonesia dengan TPNPB.

“Dalam pertempuran darat tersebut, pasukan TPNPB Kodap VIII telah menembak mati 1 prajurit TNI dan 2 orang lainnya mengalami luka tembak di Kampung Titigi, Distrik Sugapa, Kabupaten Intan Jaya sejak jam 13:00 siang tadi, Senin, 07 Oktober 2024,” ujar Sebby dalam keterangan tertulisnya.

“Terkait dengan hal tersebut, TPNPB Kodap VIII Intan Jaya dengan tegas menolak semua sistem pemerintahan Indonesia di Intan Jaya dan menuntut kepada PBB dan lembaga HAM Internasional untuk melihat situasi warga sipil yang terkena dampak konflik bersenjata di tanah Papua,” imbuhnya.

Baca Juga :  Satu Lagi Tukang Ojek Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Belakang Keuskupan Timika

Ditegakan bahwa perang antara TPNPB dan militer Indonesia di Papua akan berakhir jika Presiden Indonesia siap melakukan perundingan internasional dengan pihaknya dalam menyelesaikan akar persoalan politik di tanah Papua.

Mereka juga mengatakan tekah siap menghadapi serangan balasan dari TNI atas tewasnya prajurit-prajurit dari pasukan elit di dalam medan perang di Papua.

“TPNPB telah siap sedia melakukan pertempuran darat melawan militer pemerintah Indonesia di medan perang dan juga siap menghadapi pasukan elite TNI yang telah dikirim oleh Presiden Indonesia di Papua, yang saat ini termasuk dalam wilayah konflik bersenjata di kawasan melanesia akibat jajahan kolonialisme Indonesia,” pungkasnya.


Update berita terbaru lainnya dengan mengikuti saluran Galeripapua.com WhatsApp Channel. Klik link berikut https://whatsapp.com/channel/0029VafbmilChq6Dj7IL2i46

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Identifikasi Pelaku Begal Sadis di Jalan Bougenville Timika
Begal di Jalan Bougenville Mimika, Korban Alami Tangan Putus
Aksi Palang Jalan Ricuh di Mimika, Dua Anggota Brimob Kena Panah
Polres Mimika Ungkap Kasus Peredaran Obat Keras Jenis Tramadol
Aksi Bisu Kaum Awam Katolik di Merauke Dibubarkan Paksa, 11 Orang Sempat Ditangkap
Yahukimo Memanas, Kontak Senjata Berujung Korban Jiwa
LBH Papua Pos Sorong Soroti Mandeknya Kasus Dugaan Penyiksaan Warga oleh Oknum Polisi
Kejari Mimika Pulihkan Hak Korban Pencurian, Sepeda Motor Dikembalikan

Berita Terkait

Jumat, 30 Januari 2026 - 22:01 WIT

Polisi Identifikasi Pelaku Begal Sadis di Jalan Bougenville Timika

Kamis, 29 Januari 2026 - 14:54 WIT

Begal di Jalan Bougenville Mimika, Korban Alami Tangan Putus

Kamis, 29 Januari 2026 - 07:12 WIT

Aksi Palang Jalan Ricuh di Mimika, Dua Anggota Brimob Kena Panah

Selasa, 27 Januari 2026 - 21:08 WIT

Polres Mimika Ungkap Kasus Peredaran Obat Keras Jenis Tramadol

Minggu, 25 Januari 2026 - 23:59 WIT

Aksi Bisu Kaum Awam Katolik di Merauke Dibubarkan Paksa, 11 Orang Sempat Ditangkap

Berita Terbaru

Solidaritas Merauke melakukan aksi spontan pada saat pelaksanaan Sidang Majelis Pekerja Lengkap Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (MPL-PGI) 2026 di Gedung Olahraga (GOR) Hiad Sai, Merauke, Papua Selatan, Jumat (30/1/2026). (Foto: Istimewa/Solidaritas Merauke)

Suara

Solidaritas Merauke Desak Gereja Suarakan Penghentian PSN

Sabtu, 31 Jan 2026 - 14:32 WIT