Polisi Bentuk Tim Khusus Guna Ungkap Kasus Pembunuhan di Kali Brasa Yahukimo

Endy Langobelen

Kamis, 7 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo. (Foto: Istimewa/Humas Polda Papua)

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo. (Foto: Istimewa/Humas Polda Papua)

JAYAPURA – Kepala Bidang Humas Polda Papua, Kombes Pol. Ignatius Benny Ady Prabowo, memberikan informasi terbaru terkait kasus pembunuhan pada 5 Desember 2023 lalu terhadap korban bernama Natan (40) di lokasi galian C Kali Brasa, Jalan Halabok, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.

Kabid Humas mengatakan bahwa Kapolres Yahukimo AKBP Heru Hidayanto, telah membentuk tim khusus gabungan dari Polres Yahukimo dan Satgas Ops Damai Cartenz 2023 untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan upaya penyelidikan perkara.

Benny juga mengungkapkan, pihaknya telah menemukan beberapa barang bukti dan mengamankan sebanyak dua orang untuk dimintai keterangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ditemukan beberapa barang bukti berupa sampel darah dan 1 buah celana yang terdapat bercak darah di lokasi sekitar rumah warga. Sebelumnya, tim berhasil mengamankan 2 orang yang saat ini masih dimintai keterangan,” ujar Benny melalui keterangan tertulis, Rabu (06/12/2023).

Barang bukti yang telah berhasil ditemukan tim gabungan, kata Benny, telah dikirim ke Polres Yahukimo untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Benny menuturkan, sampai saat ini, kasus pembunuhan ini masih dalam proses penyelidkan lebih lanjut guna mengungkap motif pelaku.

Baca Juga :  Kerusuhan di Wamena, 9 Orang Meninggal Dunia

“Kami masih menyelidiki kasus pembunuhan ini karena terkendala dengan minimnya saksi di TKP dan juga minimnya barang bukti di TKP pembunuhan tersebut,” jelas Benny.

Untuk diketahui, sebelumnya seorang pria atas nama Natan (40) ditemukan tewas di lokasi galian C Kali Brasa, Jalan Halabok, Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, Selasa (5/12/2023) siang.

Ia diduga menjadi korban pembunuhan oleh orang tak dikenal (OTK). Penyebab kematian tersebut disebabkan dari luka bacok di leher bagian belakang.

Adapun kronologi peristiwa berdasarkan keterangan saksi atas nama Fajrin yang juga merupakan pekerja material menjelaskan bahwa kejadian itu terjadi sekitar pukul 14.00 waktu setempat.

Disampaikan bahwa awalnya Fajrin bersama rekan-rekan supir sebanyak 11 truk sedang melakukan pengambilan material timbunan galian C di lokasi Kali Brassa bagian bawah dan selanjutnya melakukan penimbunan di lokasi Ex Kantor Bupati lama.

Sekitar Pukul 10.00 WIT, sewaktu Fajri dan rekan-rekan masih lalu lalang mengambil material, mereka sempat melihat sekelompok anak kecil yang berjumlah kurang lebih 20 orang sedang bermain tidak jauh dari lokasi pengambilan material.

Baca Juga :  6 Ruko Terbakar di Wamena, Kerugian Capai Rp2 Miliar

Ada pun di situ berdiri 3 orang dewasa lainnya dan salah satu di antaranya terlihat memegang sebilah parang.

Kemudian sekira pukul 12.00 WIT, menjelang makan siang, sekelompok anak kecil tersebut sudah tidak lagi tampak dan yang terlihat hanyalah ketiga orang dewasa tadi yang masih berada di sekitar lokasi pengambilan material.

Selanjutnya pukul 14.00 WIT, ketika Fajri kembali mengambil material di Kali Brassa, dirinya mencari ceker (tukang catat) yang merupakan korban. Saat ditemukan, si korban telah terkapar berlumuran darah.

Karena merasa ketakutan akan hal itu, Fajri kemudian menunggu rekan-rekannya yang sebelumnya berada tidak jauh di belakang truknya.

Tak lama berselang, sesudah ada 2 mobil truk yang tiba, Fajri kemudian menyampaikan apa yang terjadi dan mereka segera membawa korban ke RSUD Dekai.

Di sana, korban langsung mendapatkan tindakan medis oleh seorang dokter jaga, dr. Fany, di ruang IGD. Sayangnya sekitar pukul 14.20 WIT, korban dinyatakan meninggal dunia dan dipindahkan ke kamar jenazah.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Di Balik Rencana Kota Kapiraya, Warga Masih Hidup dalam Waswas
BMKG Imbau Warga Mimika Waspadai Kekeringan dan Kabut Asap Kiriman
Raih Penghargaan Pelayanan Terbaik, Polres Mimika Diusulkan Naik Tipe Jadi Polresta
Hari Masyarakat Adat Sedunia: LEPEMAWIL Soroti Hilangnya Tanah dan Melemahnya Lembaga Adat
Blapos TIFA Management: Dari Freestyle Jalanan Menuju Panggung Besar
Satgas ODC Identifikasi Tujuh Terduga Pelaku Pembunuhan Pilot AMA
Dewan Adat Minta Pemerintah Pusat Turun Tangan Benahi Mamberamo Raya
Film Dokumenter Pesta Babi Resmi Dirilis di YouTube JubiTV

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 13:40 WIT

BMKG Imbau Warga Mimika Waspadai Kekeringan dan Kabut Asap Kiriman

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:25 WIT

Raih Penghargaan Pelayanan Terbaik, Polres Mimika Diusulkan Naik Tipe Jadi Polresta

Minggu, 9 Agustus 2026 - 11:18 WIT

Hari Masyarakat Adat Sedunia: LEPEMAWIL Soroti Hilangnya Tanah dan Melemahnya Lembaga Adat

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:48 WIT

Blapos TIFA Management: Dari Freestyle Jalanan Menuju Panggung Besar

Rabu, 8 Juli 2026 - 17:09 WIT

Satgas ODC Identifikasi Tujuh Terduga Pelaku Pembunuhan Pilot AMA

Berita Terbaru

Proses evakuasi salah satu korban penyanderaan KKB di Kabupaten Mimika. (Foto: Istimewa/Satgas Humas Operasi Damai Cartenz)

Hukrim

1 Korban Sandera KKB Berhasil Dievakuasi ke Timika

Senin, 14 Sep 2026 - 15:25 WIT