PUNCAK JAYA – Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB), sayap militer Organisasi Papua Merdeka (OPM) mengklaim telah menembak seorang tukang ojek di Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah, pada Rabu (19/6/2024) lalu.
Kelenak Murib selaku Komandan Operasi TPNPB Kodap Sinak Puncak Jaya menyampaikan penembakan itu dilakukan di Jalan Arah Pos Merah Putih, Distrik Dokome, sekitar pukul 15.00 WIT.
“Penembakan tersebut mengakibatkan korban atas nama Husen mengalami luka tembak pada bagian kepala korban,” ujar Kelenak Murib dalam siaran pers Manajemen Markas Pusat KOMNAS TPNPB-OPM, Minggu (23/6/2024).
Kelenak menyebutkan, tukang ojek yang ditembak merupakan bagian dari agen intelijen militer Indonesia. Hal itu ditandai dengan kerapnya tukang ojek tersebut keluar masuk pos TNI.
“Korban selalu bekerja sama dengan militer Indonesia di daerah Puncak Jaya dan sering memasuki pos Tentara Indonesia hingga kami TPNPB-OPM Melakukan penembakan terhadap Husen selaku agen intelejen militer Pemerintah Indonesia,” jelas Kelenak Murib.
Dia juga mengungkapkan, TPNPB-OPM telah mendapatkan bocoran informasi dari militer Indonesia di Puncak Jaya terkait sejumlah nama agen intelijen Indonesia yang berprofesi sebagai tukang ojek di wilayah operasi TPNPB.
“Maka (dari itu), kami tak segan-segan akan melakukan eksekusi mati terhadap agen intelijen militer indonesia di Puncak Jaya,” pungkasnya.
Sementara Kapolres Puncak Jaya, AKBP Kuswara, menyebut pihaknya tengah melakukan pengejaran terhadap pelaku penembakan tersebut.
Terkait kronologi kejadian, Kapolres menjelaskan, korban pertama kali ditemukan oleh seorang saksi yang kebetulan melewati tempat kejadian perkara (TKP) di jalan turunan menuju Kota Lama, Distrik Mulia.
Pada saat itu, kata Kapolres, saksi melihat korban sudah dalam keadaan lemas dan bersimbah darah.
“Saksi kemudian dengan cepat membawa korban ke RSUD Mulia dan melaporkan kejadian tersebut ke piket Polres Puncak Jaya,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (21/6/2024).
Personel Polres Puncak Jaya pun segera merespon dengan melakukan penyisiran di sekitar TKP. Namun, pelaku diperkirakan sudah melarikan diri sebelum petugas tiba di lokasi.
“Kami langsung menyisir TKP. Namun, pelaku sudah melarikan diri. Saat ini, pengejaran masih terus dilakukan,” kata AKBP Kuswara.
Dia menyampaikan, korban yang saat itu menjalani perawatan medis di RSUD Mulia, masih dalam keadaan sadar meskipun mengalami luka-luka akibat penembakan.
“Korban tengah menjalani tindakan medis dan dalam keadaan sadar. Kami berharap yang terbaik untuk kesembuhannya,” tuturnya.
Dia menegaskan, Polres Puncak Jaya akan mendalami kasus ini hingga pelaku dapat ditangkap dan mempertanggungjawabkan perbuatannya.
“Kami berkomitmen untuk mengusut tuntas kasus ini dan memastikan pelaku mendapatkan hukuman yang setimpal,” tegasnya.
Kepada masyarakat, Kapolres mengimbau untuk tetap tenang dan senantiasa melaporkan informasi apapun yang dapat membantu proses penyelidikan dan pengejaran pelaku.
“Kami akan terus bekerja keras untuk menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah ini. Partisipasi aktif masyarakat dalam memberikan informasi sangat kami harapkan,” tutup AKBP Kuswara.










