Home / DPR

Maximus Temui Pemuda Mabuk di Gorong-Gorong, Janjikan Solusi untuk Masa Depan

Sabtu, 16 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Calon Bupati Kabupaten Mimika, Maximus Tipagau saat bertemu dengan para pemuda di Gorong-gorong. (Foto: Istimewa/Tim MP3)

Calon Bupati Kabupaten Mimika, Maximus Tipagau saat bertemu dengan para pemuda di Gorong-gorong. (Foto: Istimewa/Tim MP3)

MIMIKA – Calon Bupati Mimika nomor urut 2, Maximus Tipagau, membuat gebrakan saat melakukan blusukan ke Pasar Gorong-Gorong, Jalan Airport Lama, Timika, Jumat (15/11/2024).

Blusukan ini bertujuan menyerap aspirasi para pedagang pasar. Namun, momen tersebut berubah menjadi dialog emosional setelah seorang pemuda mabuk tiba-tiba menghadangnya.

Pemuda itu, bernama Polikartus, menghentikan langkah Maximus dengan pertanyaan yang memecah suasana. Meski terlihat sempoyongan dengan aroma minuman keras, Polikartus tidak datang untuk membuat keributan, melainkan menyampaikan kegelisahan yang mewakili banyak anak muda di kawasan itu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kaka Maximus, kalau jadi bupati, apa bisa kasih kami kerja?” tanya Polikartus dengan suara berat, namun sarat harapan.

Polikartus dan teman-temannya, yang biasa nongkrong di sekitar pasar, mengaku stres karena sulitnya mencari pekerjaan. “Kami ini mabuk bukan karena mau, kaka. Kami stres, tidak ada kerja, tidak ada jalan keluar,” lanjutnya sambil menatap Maximus dengan penuh harap.

Baca Juga :  KPU Mimika Mulai Sosialisasikan Pendidikan Pemilih bagi Pemilih Pemula Tingkat SLTA

Alih-alih marah atau terganggu, Maximus mendengarkan keluhan itu dengan penuh perhatian. Ia bahkan mengajak pemuda-pemuda lain yang sedang minum-minuman keras untuk berkumpul dan berdialog.

“Kaka, kumpulkan semua teman-temanmu. Saya mau bicara dengan kalian,” ujar Maximus.

Komitmen Maximus untuk Pemuda Gorong-Gorong

Maximus mengaku prihatin melihat banyak anak muda Mimika terjebak dalam kegiatan negatif. Ia menilai, hal ini disebabkan kurangnya perhatian pemerintah terhadap mereka.

“Saya tahu kalian mabuk-mabuk karena tidak ada pekerjaan. Kalian stres karena tidak ada peluang, dan akhirnya minuman keras jadi pelampiasan. Tapi saya ingin kalian tahu, saya siap bantu,” ungkapnya dengan nada tegas.

Jika terpilih menjadi Bupati Mimika, Maximus berjanji akan mendirikan balai pelatihan kerja untuk anak-anak muda. Ia berkomitmen memberikan mereka keterampilan yang relevan dengan kebutuhan industri.

“Kalau saya jadi bupati, saya akan bangun balai pelatihan kerja. Kalian bisa belajar instalasi listrik, mengoperasikan alat berat seperti excavator, atau keterampilan teknis lainnya. Dengan keahlian tersebut, perusahaan pasti mau menerima kalian. Tapi syaratnya, kalian harus tinggalkan hal-hal negatif,” tambah Maximus.

Baca Juga :  Mandenas Tekankan Pengawasan WNA di Timika, Dorong Kanwil Imigrasi Papua Tengah

Maximus menegaskan bahwa perubahan besar bisa dimulai dari kawasan kecil seperti Gorong-Gorong. Ia mengajak pemuda-pemudi di sana untuk bersatu dan berjuang bersama demi masa depan yang lebih baik.

“Saya ingin kita jadikan Gorong-Gorong simbol perubahan. Tempat yang dulu dikenal dengan mabuk-mabukan, harus berubah jadi kawasan penuh semangat dan keterampilan,” ujarnya penuh keyakinan.

Meski tantangan tidak kecil, Maximus percaya langkah ini akan menjadi awal dari perubahan nyata di Mimika. Bagi pemuda-pemuda seperti Polikartus, momen tersebut menjadi titik balik yang memberi harapan baru. Maximus hadir bukan sekadar membawa janji, tetapi solusi konkret untuk mereka yang ingin keluar dari lingkaran kesulitan.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Nancy Raweyai Dorong Perubahan Mimika Lewat Pendidikan, Kesehatan, dan Pemberdayaan Perempuan
Fraksi PKB Pertanyakan Sumber Rp1,116 Triliun Pembiayaan APBD Perubahan Mimika
Fraksi PDIP Ungkap Sejumlah Persoalan yang Mesti Dibenahi Pemkab Mimika
Fraksi PDIP Minta APBD-P Mimika Rp6,16 Triliun Tak Berujung SiLPA
Fraksi Golkar Soroti Rp1,11 Triliun Pembiayaan Perubahan APBD Mimika
Kunjungi Resort Milik OAP di Nabire, Araminus Omaleng Dorong Penguatan Ekonomi dan Pariwisata Lokal
Fraksi Gerindra: Penghargaan Koperasi Awards Buat Mimika Tak Sesuai Realita Lapangan
DPRK Soroti Sengketa Tanah di Mimika: Jangan BPN Dimanfaatkan Mafia Tanah

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 17:39 WIT

Nancy Raweyai Dorong Perubahan Mimika Lewat Pendidikan, Kesehatan, dan Pemberdayaan Perempuan

Minggu, 27 September 2026 - 01:03 WIT

Fraksi PKB Pertanyakan Sumber Rp1,116 Triliun Pembiayaan APBD Perubahan Mimika

Sabtu, 26 September 2026 - 23:43 WIT

Fraksi PDIP Ungkap Sejumlah Persoalan yang Mesti Dibenahi Pemkab Mimika

Sabtu, 26 September 2026 - 22:52 WIT

Fraksi PDIP Minta APBD-P Mimika Rp6,16 Triliun Tak Berujung SiLPA

Sabtu, 26 September 2026 - 19:11 WIT

Fraksi Golkar Soroti Rp1,11 Triliun Pembiayaan Perubahan APBD Mimika

Berita Terbaru

Sebuah mobil milik anggota polisi dibakar oleh warga di Distrik Kwamki Narama, Mimika, Papua Tengah, Jumat, 30 Oktober malam. (Foto: Dok. Warga)

Hukrim

Mobil Anggota Polisi Dibakar di Kwamki Narama Mimika

Sabtu, 31 Okt 2026 - 16:55 WIT