Home / DPR

Mandenas Tekankan Pengawasan WNA di Timika, Dorong Kanwil Imigrasi Papua Tengah

Ahmad

Sabtu, 2 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kunjungan Anggota Komisi XIII DPR RI, Yan Permenas Mandenas bersama Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol Jermias Rontini ke Kantor Imigrasi Kelas II TPI Timika, Sabtu (2/5/2026). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Kunjungan Anggota Komisi XIII DPR RI, Yan Permenas Mandenas bersama Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol Jermias Rontini ke Kantor Imigrasi Kelas II TPI Timika, Sabtu (2/5/2026). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

MIMIKA — Pengawasan terhadap warga negara asing (WNA) di Papua Tengah memasuki fase yang lebih serius. Anggota Komisi XIII DPR RI, Yan Permenas Mandenas, menegaskan pentingnya penguatan sumber daya manusia (SDM) serta percepatan pembentukan Kantor Wilayah (Kanwil) Imigrasi Papua Tengah saat melakukan kunjungan ke Kantor Imigrasi Kelas II TPI Timika, Sabtu (2/5/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Mandenas didampingi Kapolda Papua Tengah, Brigjen Pol Jermias Rontini. Pertemuan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat pengawasan keimigrasian di wilayah yang kini berkembang sebagai pusat investasi industri.

Kepala Kantor Wilayah Imigrasi Papua, Samuel Toba, mengungkapkan tantangan besar yang dihadapi jajarannya. Dengan wilayah kerja yang mencakup pesisir Mimika hingga pegunungan Intan Jaya, pihaknya harus mengawasi 459 tenaga kerja asing (TKA) yang tersebar di 38 perusahaan.

Di tengah kompleksitas tersebut, pemerintah meningkatkan anggaran secara signifikan, dari Rp4,48 miliar pada 2025 menjadi Rp12,56 miliar pada 2026. Peningkatan ini juga dibarengi dengan target meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).

Namun, Mandenas menegaskan bahwa kenaikan anggaran harus diikuti dengan transparansi dan peningkatan kualitas kinerja.

Ia meminta data lengkap lalu lintas orang asing dalam lima tahun terakhir, termasuk proses skrining kru kapal dan tenaga kerja di PT Freeport Indonesia.

“Indonesia perlu memiliki kewibawaan dan ketegasan dalam menjalankan aturan keimigrasian tanpa bermaksud mempersulit orang asing, sebagaimana ketatnya aturan yang dihadapi warga negara Indonesia di luar negeri,” ujar Mandenas.

Ia juga mendorong sinergi yang lebih kuat antara Imigrasi dan Polri untuk memastikan penegakan hukum berjalan tegas tanpa kompromi terhadap pelanggaran.

Baca Juga :  Pemda Mimika Akui Banyak Jalan Rusak, Pj Sekda Minta Maaf dan Janji Perbaikan

Dukungan konkret terhadap penguatan kelembagaan juga datang dari Kapolda Papua Tengah. Brigjen Pol Jermias Rontini menyatakan telah menghibahkan lahan pribadinya untuk pembangunan kantor Imigrasi guna menunjang efektivitas pengawasan.

“Pemberian lahan ini murni atas inisiatif pribadi saya demi membantu meningkatkan efektivitas kerja rekan-rekan di instansi Imigrasi dalam menjaga stabilitas keamanan dan hukum,” ucap Jermias.

Sementara itu, Anggota Komisi II DPRK Mimika, Elinus B. Mom, menekankan pentingnya keberpihakan kepada masyarakat lokal. Ia berharap pengawasan terhadap WNA berjalan seiring dengan peningkatan akses pendidikan dan lapangan kerja bagi Orang Asli Papua (OAP).

“Agar mereka menjadi tuan rumah di tanah sendiri,” pungkas Elinus.

Kunjungan ini menegaskan bahwa penguatan sistem keimigrasian di Papua Tengah tidak hanya menyangkut pengawasan, tetapi juga menyentuh aspek kedaulatan, pembangunan daerah, dan pemberdayaan masyarakat lokal.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Fraksi Gerakan Bersatu Desak Pemkab Mimika Wajibkan Perusahaan Prioritaskan OAP
Fraksi Eme Neme Yauware Desak Puskesmas 24 Jam dan Soroti Krisis Air Bersih di Mimika
DPRK Mimika Maklumi Ketidakhadiran Bupati, Berharap Hadir pada Sidang LKPJ Berikutnya
DPRK Mimika Soroti Realisasi Belanja 82 Persen, Bakal Evaluasi Eksekutif
Rencana Penerapan Ganjil-Genap Biosolar di Mimika Perlu Kajian yang Matang
SPBU SP 2 Disanksi, DPRK Mimika Wanti-wanti Penimbunan Pertalite
DPRK Mimika Usulkan Perda Pendidikan, Jamin Kelanjutan Kuliah Lulusan SMA
Dorong Kampung Nelayan Merah Putih di Poumako Mimika, John Gobay Soroti Krisis BBM

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 04:48 WIT

Fraksi Gerakan Bersatu Desak Pemkab Mimika Wajibkan Perusahaan Prioritaskan OAP

Jumat, 31 Juli 2026 - 04:42 WIT

Fraksi Eme Neme Yauware Desak Puskesmas 24 Jam dan Soroti Krisis Air Bersih di Mimika

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:16 WIT

DPRK Mimika Maklumi Ketidakhadiran Bupati, Berharap Hadir pada Sidang LKPJ Berikutnya

Selasa, 28 Juli 2026 - 19:07 WIT

DPRK Mimika Soroti Realisasi Belanja 82 Persen, Bakal Evaluasi Eksekutif

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:07 WIT

Rencana Penerapan Ganjil-Genap Biosolar di Mimika Perlu Kajian yang Matang

Berita Terbaru

Aparat kepolisian hendak mengevakuasi jenazah korban ke RSUD Mimika. (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Hukrim

Kronologi Seorang Pria Tewas Ditembak Polisi di Mimika

Minggu, 2 Agu 2026 - 18:40 WIT

Proses olah TKP oleh aparat kepolisian Kompleks Perumahan Raffles Residence 3, Blok M, Jalan Irigasi Ujung, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Minggu (2/8/2026). (Foto: Istimewa/Faris)

Peristiwa

Seorang Pria Tewas Ditembak Polisi di Mimika

Minggu, 2 Agu 2026 - 17:41 WIT