Pameran Lingkungan Hidup di Timika, Freeport Gaungkan Aksi Nyata Perangi Polusi Plastik

Endy Langobelen

Kamis, 12 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto bersama pembukaan acara Enviromental Exhibition yang digelar oleh PT Freeport Indonesia bersama Pemerintah Kabupaten Mimika di pelataran Graha Eme Neme Yauware, Timika, Papua Tengah, Kamis (12/6/2025). (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen)

Foto bersama pembukaan acara Enviromental Exhibition yang digelar oleh PT Freeport Indonesia bersama Pemerintah Kabupaten Mimika di pelataran Graha Eme Neme Yauware, Timika, Papua Tengah, Kamis (12/6/2025). (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen)

MIMIKA — Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia tahun 2025 di Kabupaten Mimika memasuki puncaknya dengan digelarnya Environmental Exhibition pada Kamis (12/6/2025) di pelataran Graha Eme Neme Yauware, Timika, Papua Tengah.

Mengusung tema global ‘Beat Plastic Pollution’, pameran ini diselenggarakan atas kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Mimika dan PT Freeport Indonesia (PTFI), dengan melibatkan berbagai instansi pemerintah dan divisi internal PTFI.

Dalam sambutannya, Vice President Environmental PTFI, Gesang Setyadi, menekankan bahwa polusi plastik bukan hanya krisis lingkungan, tetapi juga menjadi ancaman kesehatan, ekonomi, dan keadilan sosial.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menyebut, setiap tahun dunia memproduksi 400 juta ton plastik, yang sebagian besar mencemari air, tanah, dan bahkan tubuh manusia melalui mikroplastik.

“Ini bukan sekadar seremoni, kita hadir untuk melakukan aksi nyata,” kata Gesang.

Ia menyebutkan berbagai inisiatif lingkungan yang telah dilakukan PTFI, seperti penanaman pohon di Grasberg, aksi bersih sungai di Pasar Damai, serta peluncuran program segregasi sampah “Sal Peduli” di Kuala Kencana.

Baca Juga :  Penerbangan ke Wilayah Gunung Mimika Dihentikan Sementara, Ini Alasannya

Gesang juga menyoroti keberhasilan program Sapu Air yang telah mengurangi penggunaan 3,5 juta botol plastik sejak 2019.

“Kita juga mulai memproduksi Eco Puffin Block, memanfaatkan plastik dan tailing untuk bahan infrastruktur, serta daur ulang drum, oli bekas, dan aluminium menjadi produk bermanfaat,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong, dalam sambutannya mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjadikan momentum ini sebagai panggilan untuk memperbaiki pola hidup dalam menjaga lingkungan. Ia menyoroti rendahnya kesadaran warga terhadap pemisahan dan pembuangan sampah yang tertib.

“Kalau kita tidak peduli dengan sampah, hidup kita tidak akan menjadi baik. Kebersihan harus dimulai dari rumah, keluarga, dan lingkungan sekitar kita,” tegasnya.

Emanuel juga mendorong agar pameran lingkungan tidak sekadar menjadi ajang seremonial, tetapi mampu menyampaikan pesan kuat dan edukatif kepada masyarakat.

Baca Juga :  Aksi Front Rakyat Papua di DPRK Mimika, Soroti Otsus hingga Investasi

Ia berharap ke depan seluruh pemangku kepentingan, termasuk sektor swasta dan lembaga masyarakat, terlibat aktif dalam kegiatan serupa.

Puncak peringatan ini ditandai dengan pembukaan resmi pameran oleh Wakil Bupati dan turut diramaikan oleh berbagai stan yang menampilkan inovasi dan program lingkungan.

PTFI juga menghadirkan perwakilan dari Pemerintah Kabupaten Banyumas untuk berbagi praktik terbaik pengelolaan sampah.

Mengakhiri sambutannya, Gesang mengajak seluruh elemen untuk menjadikan 2025 sebagai titik balik dalam memerangi polusi plastik.

“Perubahan besar dimulai dari langkah kecil. Mari kita bergerak bersama, karena bumi ini titipan untuk anak cucu kita,” pungkasnya.

Pameran akan berlangsung hingga Sabtu mendatang, dengan agenda lanjutan seperti talk show, edukasi lingkungan, dan lomba kampung bersih.

Pemerintah daerah dan PTFI berharap kegiatan ini dapat memperkuat komitmen masyarakat Mimika dalam menjaga kelestarian bumi.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Isak-Melani Jadi Wajah Baru Duta Bahasa Papua 2026
Duta Bahasa Papua Gaungkan Bahasa sebagai Jembatan Peradaban
PKB ke-24 Freeport Resmi Diteken, Upah dan Tunjangan Pekerja Naik
Refleksi 59 Tahun Freeport Indonesia Menuju Pemulihan
Freeport–UNCEN Perkuat Kolaborasi, Siapkan SDM Unggul Papua
Freeport Sampaikan Duka atas Meninggalnya Karyawan dalam Insiden Gangguan Keamanan
Festival Ramadan IPMB Season 3 Semarak di Mimika, 160 Peserta Ikuti Berbagai Lomba Islami
Freeport Tutup Jalan Utama ke Tembagapura Pascapenembakan

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 06:01 WIT

Isak-Melani Jadi Wajah Baru Duta Bahasa Papua 2026

Minggu, 12 April 2026 - 06:00 WIT

Duta Bahasa Papua Gaungkan Bahasa sebagai Jembatan Peradaban

Sabtu, 11 April 2026 - 12:55 WIT

PKB ke-24 Freeport Resmi Diteken, Upah dan Tunjangan Pekerja Naik

Kamis, 9 April 2026 - 01:09 WIT

Refleksi 59 Tahun Freeport Indonesia Menuju Pemulihan

Senin, 6 April 2026 - 19:27 WIT

Freeport–UNCEN Perkuat Kolaborasi, Siapkan SDM Unggul Papua

Berita Terbaru

Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong, berkomunikasi dengan para pejabat usai apel gabungan di pelataran Kantor Pusat Pemerintahan, SP3, Timika, Papua Tengah, Senin (13/4/2026). (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen)

Pemerintahan

Wabup Mimika Tegur Pejabat Tahan Kendaraan Dinas Usai Mutasi

Senin, 13 Apr 2026 - 15:02 WIT

Salah satu toko penjual plastik di Kabupaten Mimika yang terdampak kenaikan harga bahan baku. Galeripapua/ Kevin Kurni

Ekonomi

Lonjakan Harga Plastik Tekan Usaha di Mimika

Minggu, 12 Apr 2026 - 06:37 WIT

Finalis Duta Bahasa Papua 2026 pada malam puncak pemilihan duta bahasa Papua di Kota Jayapura, Sabtu, 11 April 2026. Galeripapua/Ikbal Asra

Event

Isak-Melani Jadi Wajah Baru Duta Bahasa Papua 2026

Minggu, 12 Apr 2026 - 06:01 WIT