Kepala Suku Yahukimo Minta Semua Pihak Jaga Keamanan dan Kedamaian

Ikbal Asra

Senin, 2 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Suku Umum Kabupaten Kabupaten Yahukimo, Alpia Yalak. Dok: Istimewa.

Kepala Suku Umum Kabupaten Kabupaten Yahukimo, Alpia Yalak. Dok: Istimewa.

YAHUKIMO – Kepala Suku Umum Kabupaten Yahukimo, Alpia Yalak, mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan kenyamanan daerah di tengah situasi konflik yang masih terjadi.

Ia meminta masyarakat, baik dari kalangan swasta, aparatur sipil negara (ASN), maupun aparat TNI dan Polri, tidak terpancing oleh isu-isu yang belum tentu benar. “Mari bersama-sama menjaga keamanan, kedamaian, dan keharmonisan antarumat di Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan,” ujar Alpia dalam keterangan tertulisnya kepada Galeripapua.com, Senin, 2 Maret 2026.

Alpia juga menyampaikan pesan kepada kelompok yang memiliki perbedaan pandangan politik, termasuk mereka yang memperjuangkan kemerdekaan Papua, agar menghentikan tindakan kekerasan terhadap warga sipil. “Saudara-saudaraku yang berbeda pemahaman, stop lakukan kekerasan kepada masyarakat sipil yang tidak bersalah,” katanya.

Di sisi lain, ia meminta aparat keamanan, khususnya TNI dan Polri, menjalankan tugas secara profesional dan proporsional dalam menjaga ketertiban masyarakat maupun dalam melakukan penindakan terhadap kelompok bersenjata. Menurut dia, langkah pengamanan yang tidak terukur berpotensi menimbulkan dampak negatif di tengah masyarakat.

Alpia menilai konflik yang melibatkan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Yahukimo tidak hanya memakan korban dari kalangan masyarakat sipil dan pendatang, tetapi juga memicu pengungsian warga serta mengganggu aktivitas keagamaan dan pelayanan sosial. “Kenyataannya, masyarakat sipil yang menjadi korban. Dampaknya luas, dari rasa takut hingga terganggunya kegiatan ibadah,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, situasi keamanan yang belum sepenuhnya stabil turut berdampak pada penutupan sejumlah tempat ibadah dan terganggunya aktivitas masyarakat di beberapa titik.

Baca Juga :  Koalisi HAM Papua Minta TNI Tak Intervensi Konflik Tanah Adat Marga Kwipalo di Merauke

Menyikapi kondisi tersebut, Alpia meminta warga yang mengungsi agar segera kembali ke rumah masing-masing apabila situasi memungkinkan. Ia juga mendorong agar gereja yang sempat ditutup di kawasan Jalan Gunung dapat kembali dibuka sehingga aktivitas keagamaan berjalan normal.

Selain itu, ia meminta kelompok bersenjata untuk tidak berada di sekitar wilayah permukiman atau lokasi aktivitas warga sipil. Menurut dia, keberadaan kelompok tersebut di dekat pemukiman berpotensi memicu dugaan keterlibatan warga dan risiko salah tangkap oleh aparat keamanan.

“Jangan sampai terjadi gesekan antara masyarakat asli dan masyarakat pendatang akibat situasi yang tidak terkendali,” kata Alpia. Ia menegaskan, keamanan dan kenyamanan Kabupaten Yahukimo membutuhkan peran semua tokoh dan seluruh lapisan masyarakat agar kehidupan sosial kembali harmonis.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jubir OPM Buka Suara soal Penembakan 3 Pegawai di Jayawijaya
Nikolaus Alome Imbau Masyarakat Jaga Keamanan dan Tidak Terlibat Perang Suku di Mimika
Pemuda Adat Papua Tolak PAPEDA Summit, Soroti Perdagangan Karbon
Bawa 27 Tuntutan, Mahasiswa dan Warga Mimika Demo di Kantor DPRK
Layangkan Surat Terbuka, LBH TPRA Desak Pemerintah Tetapkan Darurat Nasional Kebakaran Hutan Biak
LMA dan FPHS Tsingwarop Kritik Menteri HAM, Desak Tak Ikut Campur Urusan Pengalihan Dana 10 Persen dari Freeport
Peringati 4 Tahun Kasus Mutilasi di Mimika, Keluarga Korban: Jangan Beri Remisi Pelaku!
Komunitas Ojol Jayapura Nyatakan Dukungan terhadap Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 00:13 WIT

Jubir OPM Buka Suara soal Penembakan 3 Pegawai di Jayawijaya

Minggu, 6 September 2026 - 21:16 WIT

Nikolaus Alome Imbau Masyarakat Jaga Keamanan dan Tidak Terlibat Perang Suku di Mimika

Kamis, 3 September 2026 - 22:20 WIT

Pemuda Adat Papua Tolak PAPEDA Summit, Soroti Perdagangan Karbon

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:38 WIT

Bawa 27 Tuntutan, Mahasiswa dan Warga Mimika Demo di Kantor DPRK

Rabu, 26 Agustus 2026 - 22:55 WIT

Layangkan Surat Terbuka, LBH TPRA Desak Pemerintah Tetapkan Darurat Nasional Kebakaran Hutan Biak

Berita Terbaru

Tim Inafis Polres Mimika melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) penemuan jenazah pria bersimbah darah di Jalan Cenderawasih, SP 2, Mimika, Papua Tengah, Sabtu (12/9/2026). (Foto: Istimewa)

Peristiwa

Seorang Pria Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di SP 2 Mimika

Sabtu, 12 Sep 2026 - 15:08 WIT

Kepala BPBJ Mimika, Anton Pasoro. (Foto: Istimewa)

Pemerintahan

76,83 Persen Paket Proyek Mimika Didelegasikan ke BPBJ

Jumat, 11 Sep 2026 - 15:29 WIT