Galeripapua, Jayapura – Aksi deklarasi dukungan kepada Sopater Sam untuk maju sebagai calon Ketua Umum DPP Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) terus bergulir di Papua. Kali ini, dukungan datang dari pengurus KNPI, organisasi Cipayung, dan organisasi kemasyarakatan pemuda (OKP) dari enam provinsi di Tanah Papua.
Deklarasi tersebut dihadiri puluhan perwakilan organisasi kepemudaan dari berbagai daerah di Papua. Sejumlah pengurus DPD KNPI, organisasi mahasiswa, hingga OKP turut hadir dalam agenda deklarasi tersebut.
Dalam deklarasi itu, para peserta menyampaikan dukungan kepada Sopater Sam untuk maju dalam Kongres Penyatuan KNPI. Mereka menilai KNPI membutuhkan figur pemersatu di tengah konflik dan dualisme kepengurusan yang terjadi di tingkat pusat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Saya melihat KNPI di republik ini belakangan tidak berjalan baik. Persoalan ini bukan berasal dari daerah, tetapi dari pusat. Karena itu anak-anak timur juga harus maju untuk ikut menyatukan organisasi ini,” kata Sopater Sam dalam keterangannya di Jayapura, Senin, 11 Mei 2026.
Anggota DPD RI asal Papua Pegunungan itu mengatakan Papua harus mengambil bagian dalam proses penyatuan KNPI agar organisasi kepemudaan tersebut kembali menjadi rumah besar pemuda Indonesia. “Hari ini enam provinsi di Papua telah mendeklarasikan saya sebagai calon Ketua Umum KNPI dari wilayah timur Indonesia,” ujarnya.
Pengurus DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia Provinsi Papua, Benyamin Gurik, mengatakan deklarasi dukungan terhadap Sopater Sam lahir dari diskusi panjang berbagai komponen pemuda di Papua yang prihatin terhadap konflik berkepanjangan di tubuh KNPI pusat.
Benyamin mengklaim, perpecahan di tingkat pusat berdampak besar terhadap konsolidasi organisasi di daerah, termasuk di Papua.
“Kami melihat KNPI di pusat terus mengalami perpecahan hingga muncul beberapa kubu yang sama-sama mengaku sebagai pengurus pusat. Dampaknya sangat terasa sampai ke daerah,” kata Benyamin Gurik.
Kondisi tersebut, kata Gurik, membuat pemuda di Papua kesulitan membangun konsolidasi karena setiap kubu memiliki kepengurusan masing-masing di daerah. “Karena itu Papua merasa harus hadir menjadi motor penyatuan KNPI. Kami ingin organisasi ini kembali bersatu dan menjalankan fungsinya sebagai wadah perjuangan pemuda Indonesia,” ujarnya.
Dalam waktu dekat, DPD KNPI Papua akan berkomunikasi dengan seluruh pengurus KNPI kabupaten dan kota di Papua untuk mengawal pelaksanaan Kongres Penyatuan KNPI.
“Kami berharap kongres penyatuan segera dilaksanakan sehingga KNPI kembali menjadi rumah besar pemuda Indonesia,” kata Benyamin.






















