MIMIKA — Turnamen Kapolda Cup Mini Soccer 2026 resmi digelar di Goldstone Arena Mini Soccer, Jalan Irigasi Ujung, Timika, Papua Tengah, Selasa (12/5/2026) sore.
Ajang olahraga antarpelajar SMA/SMK se-Kabupaten Mimika itu dibuka langsung Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Jeremias Rontini bersama Kapolres Mimika AKBP Billyandha Hildiario Budiman serta perwakilan Pemerintah Kabupaten Mimika.
Pembukaan turnamen ditandai dengan pemukulan tifa dan penyerahan bola kepada wasit sebagai simbol dimulainya kompetisi. Suasana semakin meriah dengan laga eksibisi antara tim Polda Papua dan tim panitia yang berakhir imbang 2-2.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebanyak 27 tim pelajar SMA/SMK ikut ambil bagian dalam turnamen yang akan berlangsung pada 12 hingga 20 Mei 2026.
Kehadiran pemain futsal Timnas Indonesia, Evan Soumilena, menjadi perhatian tersendiri dalam pembukaan turnamen tersebut. Di hadapan para pelajar, Evan memberikan motivasi agar generasi muda Papua terus mengembangkan bakat olahraga tanpa melupakan pendidikan.
“Saya sangat senang karena ada wadah luar biasa bagi adik-adik untuk mencintai olahraga. Melalui kegiatan seperti ini, mereka bisa keluar dari hal-hal negatif dan menyalurkan bakat yang Tuhan kasih,” ujar Evan.
Ia berharap turnamen seperti Kapolda Cup dapat terus digelar setiap tahun agar menjadi ruang pembinaan bagi generasi muda Papua.
Menurut Evan, olahraga bukan hanya tentang hiburan, tetapi juga dapat menjadi jalan meraih masa depan dan membanggakan keluarga.
“Kalau kita fokus pada mimpi dan menjalaninya satu per satu, itu bisa menjadi sesuatu yang luar biasa. Saya berharap nanti ada adik-adik dari Papua yang bisa menggantikan kami di Timnas dan tampil di level internasional,” katanya.
Sementara itu, Kapolres Mimika AKBP Billyandha Hildiario Budiman selaku Ketua Panitia mengatakan turnamen tersebut bertujuan mempererat silaturahmi antarpelajar sekaligus menjadi wadah penyaluran bakat olahraga.
Selain itu, kegiatan tersebut diharapkan mampu menjaring bibit pesepak bola berbakat serta mengurangi aktivitas negatif di kalangan remaja melalui kegiatan positif.
“Kami berharap turnamen ini berjalan lancar, melahirkan juara yang sportif, dan menciptakan bibit-bibit pesepak bola tangguh untuk mengharumkan nama Papua, khususnya Mimika,” ujarnya.
Perwakilan Pemerintah Kabupaten Mimika yang diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM, Fransiskus Bokeyau, mengapresiasi langkah Polda Papua Tengah dalam menghadirkan kompetisi olahraga bagi pelajar.
Menurutnya, olahraga memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda melalui nilai disiplin, kerja sama, sportivitas, dan semangat juang.
“Melalui olahraga, kita dipersatukan tanpa membedakan agama, budaya, maupun latar belakang. Semangat ini harus terus dijaga demi mewujudkan Mimika yang damai dan penuh prestasi,” kata Fransiskus.
Kapolda Papua Tengah Brigjen Pol. Jeremias Rontini menegaskan turnamen tersebut menjadi bagian dari upaya menciptakan ruang pembinaan talenta olahraga bagi generasi muda Papua.
Ia menyebut sebelumnya Polda Papua Tengah juga telah menggelar turnamen tingkat SMP dan ke depan akan membuka kompetisi kategori umum.
“Lapangan mini soccer ini memberikan inspirasi bagi anak-anak yang sebelumnya tidak memiliki fasilitas untuk melatih kemampuan dan talenta mereka,” ujar Jeremias.
Kapolda juga memberikan motivasi khusus kepada para peserta dengan menjanjikan peluang menjadi anggota Polri bagi pelajar yang mampu berprestasi hingga level Timnas Indonesia.
“Saya tantang adik-adik, kalau ada yang nanti jadi pemain Timnas menggantikan Kakak Evan, nomor satu saya jadikan polisi,” ucapnya disambut tepuk tangan peserta dan penonton.
Selain itu, Evan Soumilena turut menyiapkan dua jersey Timnas Indonesia untuk diberikan kepada top skor dan pemain terbaik dalam turnamen tersebut.






















