MIMIKA – Pelatih SMA Taruna, Hendrik Renyaan, mengaku timnya optimistis menghadapi partai final Kapolda Cup II usai timnya meraih kemenangan meyakinkan atas SMA YPPGI pada laga semifinal di Goldstone Arena, Jalan Irigasi, Timika, Rabu (20/5/2026) sore.
Kemenangan tersebut memastikan SMA Taruna melaju ke partai puncak dan akan menghadapi SMAN 3 Kokonao dalam perebutan gelar juara Kapolda Cup Season II.
Usai pertandingan, Hendrik mengatakan timnya akan tetap mempertahankan formasi yang selama ini digunakan untuk menghadapi laga final.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Meski demikian, ia mengakui beberapa pemain mengalami cedera setelah menjalani pertandingan beruntun selama turnamen berlangsung.
“Untuk persiapan pemain besok kita pasang formasi yang sama. Memang ada beberapa pemain yang cedera, semoga besok kita bisa menang di final,” ujarnya.
Sebagai pelatih, Hendrik menyebut dirinya kini fokus memantapkan persiapan pemain mengingat jadwal pertandingan yang cukup padat karena dimainkan setiap hari.
Terkait kondisi fisik pemain, Hendrik mengakui SMA Taruna memiliki keterbatasan dalam aspek stamina. Karena itu, timnya lebih mengandalkan permainan teknik dan strategi bola panjang untuk menutupi kekurangan tersebut.
“Kalau untuk fisik dari pemain-pemain sendiri ini memang kita fisik lemah untuk taruna. Tidak ada fisik, makanya kita tekankan untuk bermain dengan teknik, teknik dengan bola-bola panjang,” jelasnya.
Ia juga menjelaskan formasi yang diterapkan timnya selama pertandingan, yakni dengan satu pemain di lini depan, dua pemain di tengah, dan sisanya mengisi lini belakang untuk menjaga keseimbangan permainan.
Dengan kemenangan di semifinal tersebut, SMA Taruna kini hanya tinggal selangkah lagi untuk meraih gelar juara Kapolda Cup II.






















