Pemkab Mimika Fokuskan Program Prioritas di Tahun 2026 Buntut Penurunan APBD

Ahmad

Senin, 24 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Mimika, Johannes Rettob saat ditemui awak media, Senin (24/11/2025). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Bupati Mimika, Johannes Rettob saat ditemui awak media, Senin (24/11/2025). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

MIMIKA – Bupati Mimika, Johannes Rettob mengatakan bahwa tahun depan pemerintah daerah hanya akan fokus pada program priotitas setelah Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Induk Tahun Anggaran (TA) 2026 terpangkas.

Johannes menjelaskan bahwa tahun 2026, APBD Induk Kabupaten Mimika mengalami penurunan sekitar Rp1,7 triliun dibanding tahun ini karena adanya efisiensi anggaran dari pemerintah pusat pada sejumlah pos transfer.

Komponen anggaran yang efisiensi itu diantaranya Dana Bagi Hasil, Dana Alokasi Khusus (DAK) hingga Dana Otonomi Khusus (Otsus).

Johannes juga menambahkan, meski terjadi penambahan pada Dana Alokasi Umum (DAU), namun tetap terjadi selisij pengurangan dari total anggaran jika dibandingakan dengan tahun 2025.

“APBD kita turun berkisar antara Rp5 triliun hingga Rp5,4 triliun, sudah pasti turun dari tahun lalu,” kata Johannes, saat ditemui awak media di Kantor Puspem Kabupaten Mimika, Senin (24/11/2025).

Johannes bilang, tahun depan program yang dianggap tidak mendesak serta tidak masuk prioritas akan ditiadakan.

Lanjut dikatakan Johannes bahwa pemerintah daerah pun hanya akan fokus pada program prioritas dan yang lebih dibutuhkan serta berdampak pada masyarakat.

Baca Juga :  Jalin Silaturahmi, Freeport Gelar Media Gathering Bersama Jurnalis di Mimika

Ia menyebut, sedangkan untuk program prioritas tetap mencakup kelanjutan pekerjaan fisik yang sudah berjalan, termasuk proyek yang mendukung visi pembangunan “dari kampung ke kota”.

“Kami gunakan sistem untuk mendengar kebutuhan masyarakat, bukan apa yang kita ingin bangun. Program yang belum saatnya, ya tidak kita jalankan,” tutur Johannes.

Pemkab Mimika juga mengubah sistem penganggaran agar seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dapat bergerak selaras dengan arah pembangunan yang telah ditetapkan, termasuk di sektor pariwisata.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perbaiki Jalan Hasanuddin yang Bergelombang, Dinas PUPR Mimika Mulai Rekonstruksi
Kesiapsiagaan Bencana Berbasis Warga: Dinsos Mimika Bentuk Kampung Siaga
Masterplan Perkotaan Potowaiburu Rampung, Pemkab Mimika Tata Kawasan Pesisir Barat
Pengawasan Orang Asing di Mimika Diperketat demi Cegah Pelanggaran dan Lindungi Pekerja Lokal
Serapan Dana Otsus Mimika Tahap I Capai 90 Persen, OPD Didesak Percepat Administrasi
Realisasi Anggaran Mimika Capai 50,11 Persen: BPKAD Ingatkan Kualitas Proyek dan Keterlambatan OPD
Gerbang Emas Mimika, Bupati Dorong UMKM dan Perluasan Lapangan Kerja
HUT ke-30 Mimika, Bupati Minta OPD Evaluasi Program Pembangunan

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 18:13 WIT

Perbaiki Jalan Hasanuddin yang Bergelombang, Dinas PUPR Mimika Mulai Rekonstruksi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 16:35 WIT

Kesiapsiagaan Bencana Berbasis Warga: Dinsos Mimika Bentuk Kampung Siaga

Kamis, 22 Oktober 2026 - 20:11 WIT

Masterplan Perkotaan Potowaiburu Rampung, Pemkab Mimika Tata Kawasan Pesisir Barat

Selasa, 20 Oktober 2026 - 16:16 WIT

Pengawasan Orang Asing di Mimika Diperketat demi Cegah Pelanggaran dan Lindungi Pekerja Lokal

Senin, 19 Oktober 2026 - 19:13 WIT

Serapan Dana Otsus Mimika Tahap I Capai 90 Persen, OPD Didesak Percepat Administrasi

Berita Terbaru

Sebuah mobil milik anggota polisi dibakar oleh warga di Distrik Kwamki Narama, Mimika, Papua Tengah, Jumat, 30 Oktober malam. (Foto: Dok. Warga)

Hukrim

Mobil Anggota Polisi Dibakar di Kwamki Narama Mimika

Sabtu, 31 Okt 2026 - 16:55 WIT