UMKM Mimika Naik Kelas, Noken Kreatif Tembus Onboarding Bank Indonesia 2026

Endy Langobelen

Minggu, 7 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mince Pakage, pengrajin noken di Mimika, Papua Tengah. (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen)

Mince Pakage, pengrajin noken di Mimika, Papua Tengah. (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen)

MIMIKA – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) asal Kabupaten Mimika, Papua Tengah.

Mince Pakage, pemilik brand Noken Kreatif, berhasil lolos dalam program Onboarding Bank Indonesia (BI) Papua Tahun 2026 dan masuk dalam 50 UMKM terbaik dari total 418 peserta yang mengikuti seleksi.

Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa produk lokal Mimika mampu bersaing dan memenuhi standar pengembangan usaha yang ditetapkan Bank Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari ratusan peserta yang berasal dari berbagai daerah di Papua, hanya 50 UMKM yang dinyatakan lolos setelah melalui proses verifikasi dan penilaian yang ketat.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diskop UKM) Kabupaten Mimika, Semuel Yogi, mengapresiasi pencapaian tersebut.

Sertifikat yang diterbitkan oleh Bank Indonesia kepada Mince Pakage. (Foto: Istimewa)
Sertifikat yang diterbitkan oleh Bank Indonesia kepada Mince Pakage. (Foto: Istimewa)

Menurutnya, keberhasilan Mince Pakage merupakan hasil dari kerja keras pelaku usaha yang terus berinovasi serta pendampingan yang dilakukan pemerintah daerah.

Baca Juga :  Meraba Pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten Mimika

“Ini merupakan capaian yang sangat membanggakan bagi Mimika. Dari 418 peserta, hanya 50 yang lolos. Keberhasilan Ibu Mince menunjukkan bahwa UMKM Mimika memiliki kualitas, kreativitas, dan daya saing untuk berkembang lebih jauh,” kata Semuel Yogi.

Ia menjelaskan, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kolaborasi antara pemerintah daerah, Diskop UKM Mimika, dan Bank Indonesia melalui berbagai program pelatihan, kurasi produk, hingga penguatan pemasaran digital.

Menurut Semuel, pengembangan UMKM tidak hanya bergantung pada kualitas produk, tetapi juga kemampuan pelaku usaha dalam memanfaatkan teknologi dan memperluas jaringan pemasaran.

“UMKM harus berani memanfaatkan digital marketing dan berbagai event promosi yang tersedia. Kesempatan seperti TIFA 2026 maupun Festival UMKM perlu dimanfaatkan untuk memperkenalkan produk sekaligus membuka pasar yang lebih luas,” ujarnya.

Baca Juga :  YESL Gelar Pelatihan Penyusunan Rencana Bisnis kepada KUPS Etahe Atikamo

Sementara itu, Mince Pakage mengaku bersyukur atas capaian yang diraihnya. Ia menyampaikan terima kasih kepada Bank Indonesia serta Pemerintah Kabupaten Mimika yang selama ini memberikan pendampingan dan dukungan kepada para pelaku UMKM.

Mince Pakage, pengrajin noken di Mimika, Papua Tengah. (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen)
Mince Pakage, pengrajin noken di Mimika, Papua Tengah. (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen)

“Puji Tuhan, saya sangat bersyukur atas kesempatan ini. Terima kasih kepada Bank Indonesia, Pemerintah Kabupaten Mimika, serta seluruh tim Diskop UKM yang selalu mendampingi kami. Semoga ini menjadi motivasi bagi UMKM lain untuk terus belajar, berinovasi, dan berani berkembang,” ungkapnya.

Diskop UKM Mimika berharap keberhasilan Noken Kreatif dapat menjadi inspirasi bagi ratusan pelaku UMKM lainnya di wilayah Mimika untuk terus meningkatkan kualitas produk dan memperkuat daya saing.

Dengan semakin banyak UMKM yang naik kelas, sektor ekonomi kerakyatan di Mimika diharapkan tumbuh lebih kuat dan berkelanjutan.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bantuan Pembuatan Kandang Dukung Pengembangan Ternak Babi Abelom Kogoya
Daya Rusak El Nino dan Kabut Asap di Mimika: Ancaman Gagal Panen Petani Hidroponik
Mimika Terapkan Barcode E-Mitan untuk Atur Penjualan Minyak Tanah
Menyemai Asa Kopi Gunung di Kota Industri
Kelompok Tani Gereja di Mimika Dorong Pertanian Jadi Penopang Ekonomi Jemaat
Emas dan Bumbu Dapur Picu Inflasi Mimika Tembus 5,03 Persen pada September 2026
Meraba Pertumbuhan Ekonomi di Kabupaten Mimika
Mimika Punya 17 Ribu UMKM, Baru 3 Ribu Masuk Pembinaan

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:44 WIT

Bantuan Pembuatan Kandang Dukung Pengembangan Ternak Babi Abelom Kogoya

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:04 WIT

Daya Rusak El Nino dan Kabut Asap di Mimika: Ancaman Gagal Panen Petani Hidroponik

Jumat, 9 Oktober 2026 - 17:51 WIT

Mimika Terapkan Barcode E-Mitan untuk Atur Penjualan Minyak Tanah

Kamis, 8 Oktober 2026 - 18:04 WIT

Menyemai Asa Kopi Gunung di Kota Industri

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:25 WIT

Kelompok Tani Gereja di Mimika Dorong Pertanian Jadi Penopang Ekonomi Jemaat

Berita Terbaru