Home / DPR

Fraksi PDIP Minta APBD-P Mimika Rp6,16 Triliun Tak Berujung SiLPA

Endy Langobelen

Sabtu, 26 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRK Mimika, Adrian Andhika Thie, membacakan pandangan umum fraksinya dalam Rapat Paripurna II Masa Sidang III DPRK Mimika tentang APBD Perubahan Kabupaten Mimika Tahun Anggaran 2026 di Ruang Rapat Paripurna DPRK Mimika, Sabtu (26/9/2026). (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen)

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRK Mimika, Adrian Andhika Thie, membacakan pandangan umum fraksinya dalam Rapat Paripurna II Masa Sidang III DPRK Mimika tentang APBD Perubahan Kabupaten Mimika Tahun Anggaran 2026 di Ruang Rapat Paripurna DPRK Mimika, Sabtu (26/9/2026). (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen)

MIMIKA – Fraksi PDI Perjuangan DPRK Mimika meminta Pemerintah Kabupaten Mimika memastikan APBD Perubahan 2026 tidak berhenti pada perubahan angka, tetapi benar-benar menghasilkan program yang selesai dan manfaat yang dirasakan masyarakat.

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRK Mimika, Adrian Andhika Thie, menyampaikan hal tersebut saat membacakan pandangan umum fraksinya dalam Rapat Paripurna II Masa Sidang III DPRK Mimika tentang APBD Perubahan Kabupaten Mimika Tahun Anggaran 2026 di Ruang Rapat Paripurna DPRK Mimika, Sabtu (26/9/2026).

Sorotan tersebut berkaitan dengan struktur APBD Perubahan 2026 yang mencatat target pendapatan daerah sebesar Rp5,054 triliun, sedangkan belanja daerah mencapai Rp6,164 triliun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Adrian meminta pemerintah menjelaskan sumber pembiayaan yang digunakan untuk menutup selisih tersebut.

“Namun, terhadap pendapatan daerah sebesar Rp5,054 triliun dan belanja sebesar Rp6,164 triliun, Fraksi PDI Perjuangan meminta penjelasan pemerintah mengenai sumber pembiayaan untuk menutup selisih anggaran tersebut serta memastikan penggunaannya benar-benar diarahkan pada program prioritas yang dapat diselesaikan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” kata Adrian.

Baca Juga :  Plt Bupati Mimika: Pemerintahan OMTOB Lagi 'Dikudeta'

Menurut Adrian, perubahan APBD harus menjadi instrumen untuk menyesuaikan kebijakan anggaran dengan perkembangan kondisi dan kebutuhan masyarakat selama tahun berjalan.

Karena itu, pemerintah diminta terbuka mengenai program yang mengalami penambahan, pengurangan maupun pergeseran anggaran.

“Khususnya program yang mengalami penambahan, pengurangan maupun pergeseran anggaran. Apa dasar perubahan tersebut, program apa yang menjadi prioritas, berapa nilai anggarannya, dan sejauh mana perubahan tersebut memberikan manfaat langsung bagi masyarakat?” ujarnya.

Adrian juga menyoroti kemampuan OPD dalam merealisasikan program hingga akhir tahun anggaran.

Menurutnya, percepatan realisasi diperlukan agar anggaran yang telah dialokasikan tidak kembali menjadi SiLPA.

Baca Juga :  Mulai Hari Ini Eltinus Omaleng Kembali Jabat Bupati Mimika

“Fraksi juga mendorong percepatan realisasi program OPD agar anggaran tidak kembali menjadi SiLPA dan setiap penambahan anggaran memiliki target, lokasi, penerima manfaat serta hasil yang jelas dan terukur,” kata Adrian.

Ia menegaskan setiap perubahan anggaran harus memiliki ukuran yang jelas, mulai dari sasaran, lokasi, penanggung jawab hingga hasil yang ingin dicapai.

“Setiap perubahan anggaran harus memiliki sasaran yang jelas, lokasi yang pasti, OPD penanggung jawab, alokasi anggaran yang terukur serta manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya.

Adrian juga meminta kepala OPD tidak menunda pelaksanaan program hingga mendekati akhir tahun.

“Kepala OPD di lingkup Pemkab Mimika benar-benar dapat menjalankan dan merampungkan seluruh program-program Tahun Anggaran 2026 dan lebih fokus dalam merealisasikan pekerjaan sebelum akhir tahun berjalan,” tegasnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Fraksi PDIP Ungkap Sejumlah Persoalan yang Mesti Dibenahi Pemkab Mimika
Fraksi Golkar Soroti Rp1,11 Triliun Pembiayaan Perubahan APBD Mimika
Kunjungi Resort Milik OAP di Nabire, Araminus Omaleng Dorong Penguatan Ekonomi dan Pariwisata Lokal
Fraksi Gerindra: Penghargaan Koperasi Awards Buat Mimika Tak Sesuai Realita Lapangan
DPRK Soroti Sengketa Tanah di Mimika: Jangan BPN Dimanfaatkan Mafia Tanah
Fraksi Gerakan Bersatu Desak Pemkab Mimika Wajibkan Perusahaan Prioritaskan OAP
Fraksi Eme Neme Yauware Desak Puskesmas 24 Jam dan Soroti Krisis Air Bersih di Mimika
DPRK Mimika Maklumi Ketidakhadiran Bupati, Berharap Hadir pada Sidang LKPJ Berikutnya

Berita Terkait

Sabtu, 26 September 2026 - 23:43 WIT

Fraksi PDIP Ungkap Sejumlah Persoalan yang Mesti Dibenahi Pemkab Mimika

Sabtu, 26 September 2026 - 22:52 WIT

Fraksi PDIP Minta APBD-P Mimika Rp6,16 Triliun Tak Berujung SiLPA

Sabtu, 26 September 2026 - 19:11 WIT

Fraksi Golkar Soroti Rp1,11 Triliun Pembiayaan Perubahan APBD Mimika

Rabu, 9 September 2026 - 21:00 WIT

Kunjungi Resort Milik OAP di Nabire, Araminus Omaleng Dorong Penguatan Ekonomi dan Pariwisata Lokal

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:40 WIT

Fraksi Gerindra: Penghargaan Koperasi Awards Buat Mimika Tak Sesuai Realita Lapangan

Berita Terbaru