Loka POM Gelar Sosialisasi Cerdas Memilih Obat dan Makanan bagi Pelajar di Timika

Minggu, 5 Juni 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto bersama Loka POM Mimika dengan para peserta dalam kegiatan sosialisasi cerdas memilih obat dan makanan aman sekaligus pemilihan Duta Kosmetik Aman 2022 di Hotel Grand Tembaga, Sabtu (4/6/2022).

Foto bersama Loka POM Mimika dengan para peserta dalam kegiatan sosialisasi cerdas memilih obat dan makanan aman sekaligus pemilihan Duta Kosmetik Aman 2022 di Hotel Grand Tembaga, Sabtu (4/6/2022).

Loka Pengawasan Obat dan Makanan (POM) Mimika menggelar sosialisasi cerdas memilih obat dan makanan aman sekaligus pemilihan Duta Kosmetik aman 2022 di Hotel Grand Tembaga, Sabtu (4/6/2022).

Dua agenda giat ini terangkum dalam program ‘BPOM goes to school + campus’ dengan mengundang peserta dari berbagai sekolah dan kampus yang ada di Kabupaten Mimika.

Diantaranya perwakilan dari SMA Negeri 4, SMK Negeri 3, SMK YPPG, SMA Negeri 2, SMK Yapis, SMA Katolik, Poltekes, dan STIE Jembatan Bulan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Loka POM Mimika, Lukas Dosonugroho melalui sambutannya mengatakan sosialisasi yang dilakukan meliputi keamanan makanan, obat, obat tradisional, kosmetik, dan suplemen makanan.

Lukas menjelaskan Loka POM menarget para pelajar sebab menurutnya pelajar adalah generasi penerus bangsa yang mesti dibekali wawasan dan pengetahuan terkait keamanan produk.

Baca Juga :  Dinkes Mimika Gencarkan Sosialisasi Medical Check Up untuk Usia Produktif

“Yang hadir di sini adalah orang-orang pilihan dari berbagai sekolah dan kampus. Mereka adalah masa depan bangsa. Kami mengundang para pelajar sebagai generasi muda yang diharapkan dari awal sudah paham dan bisa menyampaikan kepada keluarga, teman, dan masyarakat di sekitarnya,” ujarnya.

Di samping itu, Lukas juga menyampaikan para peserta pun akan dibekali ilmu public speaking yang diajarkan secara langsung oleh salah satu influencer ternama.

“Dengan begitu, para peserta bisa memahami dan mempraktekkan bagaimana cara berbicara di depan umum, baik secara langsung maupun di media sosial,” jelasnya.

“Di zaman ini, menjadi pahlawan bukan saja dengan memegang senjata lalu ikut perang. Tapi menjadi pahlawan juga bisa dengan menjaga negara kita, menjaga orang tua dan saudara kita dari bahaya efek samping produk-produk palsu maupun makanan serta jajanan yang tidak aman,” imbuhnya.

Baca Juga :  Kelurahan Se-Distrik Mimika Baru Ikut Sosialisasi Sasaran Kinerja Pegawai

Lebih lanjut, Lukas mengungkapkan bahwa sejauh ini terdapat banyak temuan produk palsu di beberapa tempat perbelanjaan di Timika.

“Di pasar Sentral, di pasar SP2, apalagi pasar online banyak sekali komestik yang palsu, komestik yang bohong-bohongan. Jadi bila menemukan produk seperti itu, bisa langsung laporkan ke kami, atau bisa juga melalui aplikasi BPOM Mobile. Teman-teman bisa langsung mengecek di situ, apakah produk ini asli atau palsu,” tuturnya.

Dia juga mengimbau dan mengajak para peserta untuk bersama-sama dengan Loka POM menjaga kota Timika dari peredaran produk palsu.

“Mari sama-sama kita berjuang menjaga lingkungan kita dari obat, makanan, komestik, obat tradisional, serta suplemen makanan yang aman,” ajaknya.

“Tetap semangat generasi muda, tidak ada lagi orang lain yang akan mengelola negara ini kecuali kalian. Tetap semangat para siswa, mahasiswa, dan kawula muda,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Data Anak Putus Sekolah Tak Akurat, Dinas Pendidikan Mimika Rekap Ulang
Dinkes Mimika Gandeng RSUD dan RSMM Jalankan Program MCU, Skema Subsidi Masih Dikaji
40 Siswa SD Jayapura Belajar Tangani Cacingan hingga Kesehatan Gigi dan Mulut
DPRK Soroti Kekosongan Pimpinan Puskesmas Jita, Kapus Bantah Ada Biaya Rujukan Pasien
Hindari Tumpang Tindih, Pemkab Mimika Minta YPMAK Fokus ke Mahasiswa OAP
Dua Kasus Kaki Gajah Ditemukan di Timika, Dinkes Mimika Kejar Target Bebas Filariasis 2030
Menolak Lupa Sejarah: Anak-Anak Sekolah Belajar Warisan Leluhur di Ekowisata Mangrove Pigapu
Tanaman Obat Keluarga Kembali Digalakkan, Dinkes Mimika Siapkan Kader Sebagai Penyalur Edukasi

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 12:49 WIT

Data Anak Putus Sekolah Tak Akurat, Dinas Pendidikan Mimika Rekap Ulang

Kamis, 23 Juli 2026 - 13:44 WIT

Dinkes Mimika Gandeng RSUD dan RSMM Jalankan Program MCU, Skema Subsidi Masih Dikaji

Rabu, 22 Juli 2026 - 16:06 WIT

40 Siswa SD Jayapura Belajar Tangani Cacingan hingga Kesehatan Gigi dan Mulut

Kamis, 9 Juli 2026 - 23:51 WIT

DPRK Soroti Kekosongan Pimpinan Puskesmas Jita, Kapus Bantah Ada Biaya Rujukan Pasien

Rabu, 8 Juli 2026 - 21:12 WIT

Hindari Tumpang Tindih, Pemkab Mimika Minta YPMAK Fokus ke Mahasiswa OAP

Berita Terbaru

Anggota Bawaslu Mimika, Diana Dayme menegaskan masyarakat di Distrik Kwamki Narama harus mengawasi jalannya Pemilu disamping menggunakan hak pilih. Pesan itu disampaikan dalam Forum Diskusi Politik

Politik

Bawaslu Mimika: Politik Uang Bikin Sengsara Lima Tahun

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:49 WIT