Tekan Risiko Kanker Serviks, Loka POM Mimika Tuntaskan Vaksinasi HPV bagi 300 Perempuan

Ahmad

Kamis, 6 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Proses pelaksanaan vaksinasi HPV dalam rangka mencegah kanker serviks yang digelar Loka POM Mimika di kantornya, Timika, Papua Tengah, Kamis (6/8/2026). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Proses pelaksanaan vaksinasi HPV dalam rangka mencegah kanker serviks yang digelar Loka POM Mimika di kantornya, Timika, Papua Tengah, Kamis (6/8/2026). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

MIMIKA — Mengantisipasi tingginya ancaman kanker leher rahim (serviks) pada perempuan, Kantor Loka Pengawas Obat dan Makanan (POM) Kabupaten Mimika menuntaskan rangkaian vaksinasi Human Papillomavirus (HPV) tahap akhir.

Kegiatan yang digelar di kantor Loka POM Mimika, Jalan Hassanudin, Kamis (6/8/2026) ini diikuti sekitar 300 peserta dari kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN), TNI-Polri, hingga masyarakat umum.

Program vaksinasi dosis ketiga (penutup) ini juga diselenggarakan dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi Loka POM Mimika, Dewan Pengurus KORPRI Nasional melalui program Sejuta Vaksin, serta Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika.

Kepala Loka POM Mimika, Rudolf Bonay, menyatakan bahwa sepanjang pelaksanaan program ini, pihaknya telah menyalurkan hampir 900 dosis vaksin HPV secara bertahap.

Layanan ini diberikan dengan skema subsidi khusus sehingga peserta cukup membayar Rp300 ribu per dosis—jauh lebih terjangkau dibandingkan tarif mandiri di fasilitas kesehatan swasta yang berkisar Rp1,5 juta hingga Rp5 juta untuk paket lengkap.

Baca Juga :  Kiprah Papua Ultimate Frisbee Bumikan Olahraga Piring Terbang di Mimika

“Vaksinasi HPV ini khususnya untuk perempuan, Ibu-ibu. Ini memang harus diberikan tiga kali sehingga vaksinasi ini bekerja secara maksimal dan betul-betul bisa mencegah terjangkitnya penyakit kanker serviks ini kepada perempuan,” kata Rudolf Bonay kepada Galeripapua.com di sela-sela kegiatan.

Rudolf menambahkan, seluruh vaksin yang disuntikkan telah melewati pengujian keamanannya. Untuk mengantisipasi Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI), para peserta diwajibkan menjalani observasi di lokasi sesaat setelah disuntik.

Sejauh ini, tidak ditemukan adanya keluhan maupun dampak medis signifikan dari para peserta.

Melihat tingginya antusiasme masyarakat yang membuat kuota 300 peserta ludes hanya dalam waktu 2–3 hari pendaftaran, Loka POM Mimika berencana menaikkan kuota penerima manfaat pada tahun depan.

“Tahun depan kami harapkan bekerja sama dengan BPOM Pusat dan KORPRI termasuk pemerintah daerah, target kami bisa lebih dari 1.000 dosis yang diberikan,” ujar Rudolf.

Respons Positif dan Harapan Penerima Manfaat

Program vaksinasi bersubsidi ini mendapat sambutan baik dari para peserta. Selain menghemat biaya secara signifikan, kepastian perlindungan kesehatan menjadi alasan utama perempuan di Mimika memburu kuota vaksinasi tersebut.

Baca Juga :  Petrosea Percepat Penanggulangan Malaria di Mimika, Ratusan Kelambu Dibagikan ke Masyarakat

Mariska Titartsole, salah satu peserta umum yang menyelesaikan dosis ketiganya, mengungkapkan kelegaannya usai menerima suntikan vaksin HPV tanpa harus melalui prosedur tes medis yang rumit.

“Yang mendorong saya mengikuti vaksinasi HPV untuk mencegah kanker serviks, terus mencegah juga penularan-penularannya, biar nanti ke depan ini kan saya belum menikah juga. Jadi sebaiknya sejak dini lebih baik pencegahan,” kata Mariska.

Hal senada diungkapkan peserta lainnya, Sinta Eka dan Meli Boro. Keduanya mengaku beruntung bisa mendapatkan akses informasi cepat sehingga bisa menuntaskan program vaksinasi tiga tahap ini.

“Vaksin ini kan sangat penting sekali untuk perempuan. Pengalamannya sangat luar biasa dan sangat bersyukur karena kita bisa mendapatkan price-nya yang lebih affordable,” kata Sinta.

Meski demikian, para peserta berharap jangkauan sosialisasi dan alokasi kuota vaksinasi HPV subsidi dapat diperluas pada masa mendatang.

Langkah ini dinilai penting agar lebih banyak perempuan di wilayah pedalaman dan perkotaan Mimika yang terproteksi dari bahaya kanker serviks.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dinkes Mimika Gandeng RSUD dan RSMM Jalankan Program MCU, Skema Subsidi Masih Dikaji
DPRK Soroti Kekosongan Pimpinan Puskesmas Jita, Kapus Bantah Ada Biaya Rujukan Pasien
Dua Kasus Kaki Gajah Ditemukan di Timika, Dinkes Mimika Kejar Target Bebas Filariasis 2030
Tanaman Obat Keluarga Kembali Digalakkan, Dinkes Mimika Siapkan Kader Sebagai Penyalur Edukasi
Dinkes Mimika Gencarkan Sosialisasi Medical Check Up untuk Usia Produktif
Semangat Bhayangkara untuk Negeri, Polda Papua Tengah Layani Ratusan Warga Melalui Bakti Kesehatan
Tekan Kasus Malaria, 48 Kampung di Nabire Bentuk Tim Pengendalian
Dinas Kesehatan Mimika Gelar Pelatihan Nakes Guna Perkuat Layanan Posyandu

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 11:46 WIT

Tekan Risiko Kanker Serviks, Loka POM Mimika Tuntaskan Vaksinasi HPV bagi 300 Perempuan

Kamis, 23 Juli 2026 - 13:44 WIT

Dinkes Mimika Gandeng RSUD dan RSMM Jalankan Program MCU, Skema Subsidi Masih Dikaji

Kamis, 9 Juli 2026 - 23:51 WIT

DPRK Soroti Kekosongan Pimpinan Puskesmas Jita, Kapus Bantah Ada Biaya Rujukan Pasien

Rabu, 1 Juli 2026 - 20:22 WIT

Dua Kasus Kaki Gajah Ditemukan di Timika, Dinkes Mimika Kejar Target Bebas Filariasis 2030

Kamis, 25 Juni 2026 - 21:49 WIT

Tanaman Obat Keluarga Kembali Digalakkan, Dinkes Mimika Siapkan Kader Sebagai Penyalur Edukasi

Berita Terbaru