Data Anak Putus Sekolah Tak Akurat, Dinas Pendidikan Mimika Rekap Ulang

Ahmad

Jumat, 24 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika, Antonius Welerubun. (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika, Antonius Welerubun. (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

MIMIKA — Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika melakukan verifikasi dan validasi ulang terhadap data anak putus sekolah di wilayahnya.

Langkah ini diambil karena data awal yang mencatat sebanyak 7.000 anak putus sekolah dinilai tidak akurat.

“Data awal itu sekitar 7.000-an, tetapi menurut saya tidak valid. Ada yang sudah meninggal dunia atau sudah lulus sekolah, tetapi namanya masih terdaftar,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mimika, Antonius Welerubun, Kamis, 23 Juli 2026.

Saat ini, Dinas Pendidikan Mimika berkoordinasi dengan bidang teknis internal serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) untuk memperbarui data riil di lapangan.

Sebagai langkah penanganan, Pemkab Mimika mengintervensi persoalan ini melalui Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) yang tersebar di wilayah tersebut.

Baca Juga :  Freeport Sampaikan Duka atas Meninggalnya Karyawan dalam Insiden Gangguan Keamanan

Program ini ditujukan untuk memfasilitasi anak-anak usia sekolah yang tidak mendapat pendidikan formal agar tetap mendapatkan akses pembelajaran.

Intervensi ini selaras dengan komitmen pemerintah dalam menyukseskan program Wajib Belajar 13 Tahun.

Selain menuntaskan masalah anak putus sekolah, penguatan pendidikan usia dini (PAUD) juga menjadi fokus utama guna membangun kognisi, kreativitas, dan karakter anak sejak dini.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

40 Siswa SD Jayapura Belajar Tangani Cacingan hingga Kesehatan Gigi dan Mulut
Hindari Tumpang Tindih, Pemkab Mimika Minta YPMAK Fokus ke Mahasiswa OAP
Menolak Lupa Sejarah: Anak-Anak Sekolah Belajar Warisan Leluhur di Ekowisata Mangrove Pigapu
SPMB 2026 Dibuka, SMP Negeri 7 Mimika Siapkan Kuota 256 Siswa
Ribuan Pelajar Padati Hari Pertama Pendaftaran SMAN 1 Mimika, Sistem Antrean Membeludak
Kapolda Papua Tengah Resmikan MCK Sekolah di Pulau Karaka
Rumah Pintar Hadir di Pedalaman Puncak Jaya, Buka Akses Belajar Anak-anak Papua
Pendidikan di Waa Banti Mimika Belum Maksimal, Polisi Buka Kelas Darurat

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 12:49 WIT

Data Anak Putus Sekolah Tak Akurat, Dinas Pendidikan Mimika Rekap Ulang

Rabu, 22 Juli 2026 - 16:06 WIT

40 Siswa SD Jayapura Belajar Tangani Cacingan hingga Kesehatan Gigi dan Mulut

Rabu, 8 Juli 2026 - 21:12 WIT

Hindari Tumpang Tindih, Pemkab Mimika Minta YPMAK Fokus ke Mahasiswa OAP

Senin, 29 Juni 2026 - 09:57 WIT

Menolak Lupa Sejarah: Anak-Anak Sekolah Belajar Warisan Leluhur di Ekowisata Mangrove Pigapu

Senin, 22 Juni 2026 - 14:54 WIT

SPMB 2026 Dibuka, SMP Negeri 7 Mimika Siapkan Kuota 256 Siswa

Berita Terbaru

Koops TNI Habema mengevakuasi 2 Jenazah suami-istri yang menjadi korban penembakan OPM di Yahukimo (Foto: Humas Satgas TNI Habema)

Hukrim

TNI Evakuasi Jenazah Sipil Korban Penembakan di Yahukimo

Jumat, 24 Jul 2026 - 06:25 WIT

Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Hukum Papua, Anthonius M. Ayorbaba. (Foto: Ahmad)

Pemerintahan

Kakanwil Hukum Papua Minta Mimika Segera Terbitkan Perda HKI

Jumat, 24 Jul 2026 - 06:17 WIT