Tiadakan Imlek Bersama, Ini Pesan Ketua Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia Mimika

Endy Langobelen

Jumat, 9 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Tionghoa Kabupaten Mimika saat merayakan Imlek tahun 2023 di Graha Eme Neme Yauware, Timika, Papua Tengah, Minggu (5/2/2023). (Foto: Istimewa)

Warga Tionghoa Kabupaten Mimika saat merayakan Imlek tahun 2023 di Graha Eme Neme Yauware, Timika, Papua Tengah, Minggu (5/2/2023). (Foto: Istimewa)

MIMIKA – Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kabupaten Mimika menyepakati peniadaan perayaan Imlek 2575 atau tahun 2024 secara umum.

Hal itu disampaikan Ketua PSMTI Mimika, Rusli Gunawan, saat ditemui di salah satu ruko di Jalan Budi Utomo, Timika, Papua Tengah, Kamis (8/2/2024)

Pria yang akrab disapa Gunawan itu menerangkan bahwa PSMTI memutuskan untuk merayakan Imlek yang jatuh pada 10 Februari mendatang hanya secara kekeluargaan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami dari PSMTI bukan tidak merayakan, tapi kami tiadakan untuk perayaan secara umum. Kami himbau ke warga kami silakan (rayakan) secara kekeluargaan karena itu memang budaya,” ujarnya.

Gunawan menyebut, alasan peniadaan perayaan Imlek secara umum tahun 2024 ini karena momen perayaan Imlek berdekatan dengan agenda Pemilu.

“Karena tanggal 10-14 itu juga sudah masuk minggu tenang (Pemilu). Jadi, kami menghormati, kami mengindahkan Pilpres ini. Tapi kalau (rayakan) secara internal, silakan. Kami tidak larang,” ujarnya.

Baca Juga :  Komisi II DPRK Mimika Tinjau Keluhan Warga di Wania

Lebih lanjut Gunawan menjelaskan bahwa Imlek 2575 akan menampilkan shio Naga Kayu. Kata dia, saat ini, dalam tahun kalender Tiongkok masih masuk dalam tahun Kuda Air. Sementara Tahun Naga Kayu akan dimulai setelah perayaan Imlek.

“Hari ini, masih (tahun) Kuda. Nanti, tanggal 10 Februari 2024, baru masuk dengan (tahun) Naga Kayu,” tuturnya.

Gunawan menerangkan, dalam budaya Tiongkok, Naga merupakan salah satu hewan mitos yang melambangkan kebesaran.

“Naga adalah lambang hewan tertinggi. Hal itu terbukti dari banyaknya lambang kebudayaan Tiongkok yang menggunakan (simbol) Naga,” terang dia.

Disampaikan, tahun Shio Naga ini pun akan disambut dan dirayakan meriah di Tiongkok. Pun begitu, dia berpesan kepada masyarakat khususnya para pengusaha untuk berhati-hati.

Baca Juga :  DPMPTSP Gelar Bimtek Implementasi Pengawasan Perizinan Berusaha Berbasis Mikro

“Untuk tahun Naga ini, sebagai pengusaha, memang ada identik dengan kehati-hatian. Dengan pengertian, (jika) ada niatan memperluas usaha atau ingin membuat usaha baru, harus hati-hati,” jelasnya.

Selain berhati-hati, lanjut Gunawan, para pengusaha juga diminta untuk berkhidmat atau memperhitungkan segala faktor yang mungkin akan berpengaruh pada usahanya.

“Kita pengusaha kan sudah ada (usaha). Kalau mau alternatif usaha lain lagi atau memperlebar, harus hati-hati karena Tahun Naga ini (karakternya) sangat panas dan identik dengan suatu kekuasaan, hewan yang memang dilambangkan dengan suatu kekuasaan,” terangnya.

Gunawan juga mengimbau kepada masyarakat dan pengusaha agar banyak-banyak meminta petunjuk kepada Tuhan menurut kepercayaan masing-masing sebelum memulai sesuatu di tahun Naga ini.

“Jadi, kalau mau mulai usaha yang baru, berkhidmatlah. Minta petunjuk gunakan modal yang ada, jangan coba-coba kredit,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Isak-Melani Jadi Wajah Baru Duta Bahasa Papua 2026
Duta Bahasa Papua Gaungkan Bahasa sebagai Jembatan Peradaban
Festival Ramadan IPMB Season 3 Semarak di Mimika, 160 Peserta Ikuti Berbagai Lomba Islami
HPN 2026: Presiden Prabowo Soroti Tantangan AI dan Masa Depan Jurnalisme Indonesia
Lomba Tari Antarsekolah Warnai Dies Natalis ke-20 Yayasan Pendidikan Katolik Santa Maria
HUT BPOM ke-25, Loka POM Mimika Gelar Vaksinasi HPV untuk Cegah Kanker Serviks
TIFA Kembali Masuk KEN 2026, Siap Melompat ke Panggung Internasional Juli Mendatang
Film “Teman Tegar Maira”, Suara Lirih Papua di Tengah Ancaman Deforestasi

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 06:01 WIT

Isak-Melani Jadi Wajah Baru Duta Bahasa Papua 2026

Minggu, 12 April 2026 - 06:00 WIT

Duta Bahasa Papua Gaungkan Bahasa sebagai Jembatan Peradaban

Jumat, 6 Maret 2026 - 04:28 WIT

Festival Ramadan IPMB Season 3 Semarak di Mimika, 160 Peserta Ikuti Berbagai Lomba Islami

Senin, 9 Februari 2026 - 23:07 WIT

HPN 2026: Presiden Prabowo Soroti Tantangan AI dan Masa Depan Jurnalisme Indonesia

Jumat, 6 Februari 2026 - 18:28 WIT

Lomba Tari Antarsekolah Warnai Dies Natalis ke-20 Yayasan Pendidikan Katolik Santa Maria

Berita Terbaru

Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong, berkomunikasi dengan para pejabat usai apel gabungan di pelataran Kantor Pusat Pemerintahan, SP3, Timika, Papua Tengah, Senin (13/4/2026). (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen)

Pemerintahan

Wabup Mimika Tegur Pejabat Tahan Kendaraan Dinas Usai Mutasi

Senin, 13 Apr 2026 - 15:02 WIT

Salah satu toko penjual plastik di Kabupaten Mimika yang terdampak kenaikan harga bahan baku. Galeripapua/ Kevin Kurni

Ekonomi

Lonjakan Harga Plastik Tekan Usaha di Mimika

Minggu, 12 Apr 2026 - 06:37 WIT

Finalis Duta Bahasa Papua 2026 pada malam puncak pemilihan duta bahasa Papua di Kota Jayapura, Sabtu, 11 April 2026. Galeripapua/Ikbal Asra

Event

Isak-Melani Jadi Wajah Baru Duta Bahasa Papua 2026

Minggu, 12 Apr 2026 - 06:01 WIT