Intensifikasi Pangan Jelang Idul Fitri, Loka POM: Belum Ada Temuan Pangan Berbahaya

Endy Langobelen

Rabu, 20 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Loka POM Mimika melakukan intensifikasi pangan di salah satu gudang distributor di Jalan Yos Sudarso, Timika, Papua Tengah. (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen)

Loka POM Mimika melakukan intensifikasi pangan di salah satu gudang distributor di Jalan Yos Sudarso, Timika, Papua Tengah. (Foto: Galeri Papua/Endy Langobelen)

MIMIKA – Loka Pengawasan Obat dan Makanan (POM) Kabupaten Mimika melaksanakan intensifikasi pangan menjelang hari raya Idul Fitri 1445 hijriah.

Intensifikasi pagan tersebut dilakukan pada sejumlah distributor yang tersebar di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah.

Sejauh ini, tercatat ada 9 distributor terbesar di Mimika telah didatangi Loka POM untuk kegiatan intensifikasi pangan tersebut dengan melibatkan Pemerintah Kabupaten Mimika, dalam hal ini Dinas Kesehatan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Loka POM Kabupaten Mimika, Marselino F. Paepasadea, mengatakan dari 9 distributor yang didatangi sejak tahap pertama hingga tahap ke tiga, belum ada temuan berbahaya.

“Hasil-hasil yang kami peroleh dari beberapa sarana, kami perlu mengucap syukur karena sampai saat ini, belum ada temuan-temuan berupa pangan rusak, pangan cacat, pangan kadaluarsa, maupun pangan tanpa izin edar,” kata Marselino saat ditemui di salah satu distributor di Jalan Yos Sudarso, Timika, Rabu (20/3/2024).

Baca Juga :  Mimika Jadi yang Tertinggi di Papua Tengah, Disdukcapil Kebut Pemutakhiran Database OAP

Kegiatan ini dilaksanakan mengingat tingkat kebutuhan masyarakat terkait produk pangan menjelang hari raya kerap kali meningkat.

Oleh karena itu, kegiatan ini bertujuan untuk memastikan bahwa produk pangan yang beredar di masyarakat aman, bermutu, dan bermanfaat.

Marselino mengatakan, meski belum ditemukan adanya pangan dengan klasifikasi di atas, namun para pengusaha harus memperhatikan tata cara pendistribusian pangan yang baik sehingga mutu dari pangan yang didistribusikan dapat terjaga, bermanfaat, dan layak untuk dikonsumsi.

Baca Juga :  SMA STN Comeback dan Tundukkan SMA Advent 2-1 di Kapolda Cup

Kemudian kepada masyarakat, Marselino berpesan agar tetap cerdas dalam memilih kebutuhan yang hendak dibeli dengan memperhatikan prinsip-prinsip Cek Klik (Cek Kemasan, Cek Label, Cek Izin Edar dan Cek Kadaluarsa).

“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Daerah (Dinas Kesehatan) atas keterlibatannya dalam kegiatan ini. Mudah-mudahan sampai dengan tahap terakhir, tidak ada temuan-temuan yang sifatnya mengganggu sistem distribusi,” tutur Marselino.

Untuk diketahui, kegiatan ini akan terus dilakukan hingga tahap akhir di pertengahan bulan April 2024. Marselino berharap, para pelaku usaha (distributor) senantiasa menjaga mutu produk yang didistribusikan.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Di Balik Rencana Kota Kapiraya, Warga Masih Hidup dalam Waswas
Polusi Debu dan Asap di Mimika, Bupati Perintahkan Penanganan Darurat Udara
76,83 Persen Paket Proyek Mimika Didelegasikan ke BPBJ
Pemkab Mimika Akui Sulit Awasi Operasional Perusahaan Kayu
Bupati Mimika Sebut Rp10 Miliar Telah Dihabiskan untuk Penanganan Konflik
Rapat Tertutup Bahas Persoalan Kamtibmas, Mimika Bentuk Tim Terpadu
Kesbangpol Mimika Gelar Sosialisasi Penguatan Karakter Berbasis Pancasila dalam Keluarga
Lima Personel BPBD Mimika Disiapkan Jadi Tim Rescue Profesional

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 15:14 WIT

Polusi Debu dan Asap di Mimika, Bupati Perintahkan Penanganan Darurat Udara

Jumat, 11 September 2026 - 15:29 WIT

76,83 Persen Paket Proyek Mimika Didelegasikan ke BPBJ

Rabu, 9 September 2026 - 18:39 WIT

Pemkab Mimika Akui Sulit Awasi Operasional Perusahaan Kayu

Kamis, 3 September 2026 - 16:53 WIT

Bupati Mimika Sebut Rp10 Miliar Telah Dihabiskan untuk Penanganan Konflik

Rabu, 2 September 2026 - 19:01 WIT

Rapat Tertutup Bahas Persoalan Kamtibmas, Mimika Bentuk Tim Terpadu

Berita Terbaru

Proses evakuasi salah satu korban penyanderaan KKB di Kabupaten Mimika. (Foto: Istimewa/Satgas Humas Operasi Damai Cartenz)

Hukrim

1 Korban Sandera KKB Berhasil Dievakuasi ke Timika

Senin, 14 Sep 2026 - 15:25 WIT