Lima Personel BPBD Mimika Disiapkan Jadi Tim Rescue Profesional

Kevin Kurni

Rabu, 2 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kegiatan Pelatihan Pencegahan dan Mitigasi Bencana Tahun 2026 oleh BPBD Mimika dan SAR Timika. (Foto: Galeri Papua/Kevin Kurni)

Kegiatan Pelatihan Pencegahan dan Mitigasi Bencana Tahun 2026 oleh BPBD Mimika dan SAR Timika. (Foto: Galeri Papua/Kevin Kurni)

MIMIKA – Pelatihan Pencegahan dan Mitigasi Bencana Tahun 2026 yang digelar Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mimika bersama Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Timika selama dua hari resmi berakhir, Selasa (1/9/2026).

Kegiatan yang berlangsung di Kantor SAR Mimika sejak Senin (31/8/2026) tersebut menjadi langkah awal dalam memperkuat kemampuan sumber daya manusia dalam menghadapi kondisi darurat dan berbagai potensi bencana di Kabupaten Mimika.

Kepala Kantor SAR Mimika, I Wayan Suyatna, mengatakan sebanyak 50 peserta mendapatkan pembekalan dasar terkait keselamatan dan pertolongan pertama, termasuk Medical First Responder serta High Angle Rescue (HAR).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Selama dua hari ini kita bekali mereka dengan ilmu dasar. Bagaimana caranya menyelamatkan dirinya dulu, yakin dengan diri untuk bisa menyelamatkan diri, baru untuk menyelamatkan orang lain,” kata I Wayan Suyatna usai penutupan kegiatan di Kantor SAR Mimika, Selasa (1/9/2026).

Dalam pelatihan HAR, peserta diberikan materi dan praktik dasar seperti rappelling hingga teknik evakuasi korban apabila terjadi kecelakaan di ketinggian maupun lokasi yang membutuhkan teknik penyelamatan khusus.

Menurut Wayan, peserta berasal dari berbagai unsur, mulai dari personel BPBD, relawan kebencanaan, tenaga keamanan, hingga peserta didik sekolah yang sedang menjalani magang di Kantor SAR Mimika.

Baca Juga :  Jadi Lokus Penyebaran Narkoba, Pemerintah Kampung Nawaripi Ambil Langkah Pencegahan

Ia menyebut pelatihan tersebut tidak berhenti pada kegiatan selama dua hari. Peserta yang dinilai memiliki kemampuan dan komitmen akan dipertimbangkan untuk mengikuti pelatihan lanjutan secara berjenjang.

“Kami usulkan malahan tidak hanya beberapa orang, jadi semua. Kalau anggaran memadai, kami yakinkan itu bisa mencapai 25 orang,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Mimika, Agustina Rahaded, mengatakan dari 25 peserta yang berasal dari BPBD akan dilakukan seleksi untuk menentukan lima orang yang akan dipersiapkan mengikuti pelatihan lanjutan bersama Kantor SAR.

Lima personel tersebut nantinya akan menjadi bagian dari tim rescue BPBD yang dapat berkolaborasi dengan tim SAR dalam penanganan bencana, baik di wilayah darat maupun laut.

“Dari 25 orang itu dipilih lima. Nanti dari lima orang itu, siap untuk ikut kegiatan bersama dengan jadwal dari SAR untuk melatih mereka,” jelas Agustina.

Ia menambahkan, kelima personel yang terpilih nantinya akan mengikuti latihan secara berkelanjutan dengan materi dan medan latihan yang disesuaikan dengan kebutuhan tugas penyelamatan.

Pelatihan lanjutan tersebut direncanakan berlangsung selama 21 hari. Karena itu, BPBD Mimika akan mengupayakan dukungan anggaran melalui APBD 2027 setelah menerima jadwal dan rencana kebutuhan dari Kantor SAR Timika.

“Pelatihannya itu 21 hari. Jadi harus memang ada anggarannya untuk latihan itu karena kami kerja sama,” katanya.

Baca Juga :  Dana Otsus Tahun 2025 Belum Ditransfer Terkendala Laporan Tahun Lalu

Agustina menegaskan, seleksi lima personel tersebut khusus dilakukan dari unsur BPBD. Sementara peserta dari unsur relawan, pendidikan maupun instansi lainnya tetap mendapatkan manfaat dari pelatihan dasar yang telah diberikan.

Selain membentuk kemampuan rescue, BPBD Mimika juga tengah mempersiapkan penguatan Tim Reaksi Cepat (TRC) yang melibatkan relawan kebencanaan.

Agustina mengatakan SK Bupati terkait tim relawan tersebut telah diterbitkan sejak 2025.

Pada 2026, BPBD berencana melakukan pelantikan terhadap tim tersebut, sementara peningkatan kapasitas melalui pelatihan akan dilakukan secara bertahap pada tahun berikutnya.

“Kami punya tim relawan, TRC itu Tim Reaksi Cepat. Rencana minggu ketiga kami mau pelantikan. Jadi bertahap, berjenjang,” ujarnya.

Menurutnya, penguatan kapasitas personel dan relawan menjadi penting agar ketika terjadi bencana, pemerintah daerah memiliki sumber daya yang siap bergerak memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Agustina berharap pelatihan bersama Kantor SAR tersebut dapat terus dilaksanakan dan dikembangkan secara berkelanjutan.

“Harapan kami, pemerintah daerah melalui BPBD, kegiatan ini akan berlanjut, dididik dan diberikan materi serta seleksi yang memang betul-betul sesuai keterampilan mereka. Mereka juga bisa memberikan yang terbaik untuk pelayanan masyarakat apabila ada bencana,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Mimika Akui Sulit Awasi Operasional Perusahaan Kayu
Bupati Mimika Sebut Rp10 Miliar Telah Dihabiskan untuk Penanganan Konflik
Rapat Tertutup Bahas Persoalan Kamtibmas, Mimika Bentuk Tim Terpadu
Kesbangpol Mimika Gelar Sosialisasi Penguatan Karakter Berbasis Pancasila dalam Keluarga
Tingkatkan Kesiapsiagaan, BPBD Mimika Bekali 50 Peserta Mitigasi Bencana
DPMPTSP Mimika Dorong Transformasi Digital Kearsipan via Aplikasi SRIKANDI
Sekolah di Mimika Didorong Bangun Budaya Peduli Lingkungan Sejak Dini
Pemkab Mimika Rancang Kota Kapiraya sebagai Pusat Ekonomi Baru di Pesisir

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 18:39 WIT

Pemkab Mimika Akui Sulit Awasi Operasional Perusahaan Kayu

Kamis, 3 September 2026 - 16:53 WIT

Bupati Mimika Sebut Rp10 Miliar Telah Dihabiskan untuk Penanganan Konflik

Rabu, 2 September 2026 - 19:01 WIT

Rapat Tertutup Bahas Persoalan Kamtibmas, Mimika Bentuk Tim Terpadu

Rabu, 2 September 2026 - 15:46 WIT

Kesbangpol Mimika Gelar Sosialisasi Penguatan Karakter Berbasis Pancasila dalam Keluarga

Rabu, 2 September 2026 - 15:22 WIT

Lima Personel BPBD Mimika Disiapkan Jadi Tim Rescue Profesional

Berita Terbaru

Bupati Mimika, Johannes Rettob. (Foto: Johannes Rettob)

Pemerintahan

Pemkab Mimika Akui Sulit Awasi Operasional Perusahaan Kayu

Rabu, 9 Sep 2026 - 18:39 WIT

Personel Inafis Polres Mimika dan Polsek Kuala Kencana melakukan olah TKP penemuan jenazah di Perumahan Pondok Indah Amor SP3, Distrik Kuala Kencana, Mimika, Selasa (8/9/2026). (Foto: Istimewa)

Peristiwa

Seorang Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Pondok Indah Amor Mimika

Selasa, 8 Sep 2026 - 15:24 WIT

Kasat Resnarkoba Polres Mimika AKP Habibi Solosa memimpin pemusnahan barang bukti ganja bersama perwakilan Kejaksaan, Pengadilan Negeri, BNNK, dan kuasa hukum tersangka di Mapolres Mimika, Selasa (8/9/2026). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Hukrim

Polres Mimika Musnahkan 161.37 Gram Ganja

Selasa, 8 Sep 2026 - 15:20 WIT