15 Juli 2024, Sat Lantas Polres Mimika Bakal Gelar Operasi Patuh Cartenz

Ahmad

Senin, 8 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kasat Lantas Polres Mimika, AKP Darwis. (Foto: Galeri Papua/Moh. Wahyu Welerubun)

Kasat Lantas Polres Mimika, AKP Darwis. (Foto: Galeri Papua/Moh. Wahyu Welerubun)

MIMIKA – Polres Mimika melalui Satuan Lalu Lintas (Sat Lantas) akan menggelar Operasi Patuh Cartenz 2024 pada 15 Juli 2024 mendatang.

Kasat Lantas Polres Mimika, AKP Darwis, mengatakan pelaksanaan Operasi Patuh Cartenz 2024 akan berlangsung hingga 28 Juli 2024.

Ia menjelaskan, Operasi Patuh Cartenz ini bertujuan untuk menertibkan para pengendara di Kabupaten Mimika.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pelaksanaan dimulai tanggal 15 Juli 2024 di ruas jalan yang ada di Timika,” ujarnya saat ditemui usai Apel Gelar Pasukan di Halaman Polres Mimika, Jalan Agimuga, Mile 32, Timika, Papua Tengah, Senin (8/7/2024).

Baca Juga :  Aske Mabel Anggota KKB Yalimo Ditangkap Satgas ODC

Darwis mengatakan, ada tujuh prioritas target operasi tersebut yang nantinya akan ditegakkan, di antaranya seperti pengemudi yang menggunakan ponsel saat berkendara, pengemudi yang masih di bawah umur, dan pengemudi kendaraan bermotor yang berboncengan lebih dari satu (bonceng tiga).

Selain itu, adapun pengemudi yang tidak memakai helm ber-standar nasional Indonesia (SNI), pengemudi yang tidak menggunakan sabuk pengaman untuk mobil, pengemudi yang dalam pengaruh alkohol, dan pengemudi yang melawan arus.

Darwis menilai, sejauh ini banyak aksi lawan arah atau tabrak jalur yang masih sering ditemukan di sejumlah wilayah di Mimika, terutama di Jalan Cenderawasih dan Budi Utomo.

Baca Juga :  DPO KKB Salahmakan Tabuni Ditangkap di Mimika, Polisi Sita Senpi Revolver Pindad

“Seperti di Jalan Budi Utomo dan Jalan Cenderawasih itu masih banyak pengendara yang melawan arus, apalagi para ojek. Kalau ojek ini kita kasih tindakan tegas, kita juga kasihan. Kalau tidak ditindak, juga membahayakan orang lain dan dirinya sendiri,” kata Darwis.

“Terkadang masyarakat tidak mempan (kalau) hanya dengan omongan-omongan. (Mereka) tidak menghiraukan, makanya kadang harus ada tindakan tegas,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satgas ODC Tangkap DPO Kasus Penembakan Karyawan Freeport
Dua Pemuda di Mimika Ditangkap Polisi Gara-gara Lakukan Pemerkosaan dan Mencuri
Seorang Pastor Meninggal di Kolam Renang Kuala Kencana, Polisi Selidiki Penyebabnya
Polisi Bekuk Dua Remaja Spesialis Curanmor di Mimika, 12 Sepeda Motor Disita
Sempat Disebut Tewas, Dua Anggota OPM di Maybrat Ternyata Masih Hidup
Koops TNI Habema Amankan Kembali Senjata Caracal yang Dirampas OPM
Polres Nabire dan Mimika Diusulkan Naik Status Jadi Polresta
Kejari Biak Numfor Musnahkan 47,46 Gram Ganja dan Barang Bukti 6 Perkara

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 04:32 WIT

Satgas ODC Tangkap DPO Kasus Penembakan Karyawan Freeport

Selasa, 27 Oktober 2026 - 04:23 WIT

Dua Pemuda di Mimika Ditangkap Polisi Gara-gara Lakukan Pemerkosaan dan Mencuri

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 20:34 WIT

Seorang Pastor Meninggal di Kolam Renang Kuala Kencana, Polisi Selidiki Penyebabnya

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:24 WIT

Polisi Bekuk Dua Remaja Spesialis Curanmor di Mimika, 12 Sepeda Motor Disita

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 13:10 WIT

Sempat Disebut Tewas, Dua Anggota OPM di Maybrat Ternyata Masih Hidup

Berita Terbaru