Bendera Bintang Kejora Berkibar di Timika, Polisi Lakukan Pendalaman

Endy Langobelen

Senin, 2 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Barang bukti bendera bercorak bintang kejora diamankan polisi di Timika, Papua Tengah, Senin (2/12/2024). (Foto: Istimewa/Humas Polres Mimika)

Barang bukti bendera bercorak bintang kejora diamankan polisi di Timika, Papua Tengah, Senin (2/12/2024). (Foto: Istimewa/Humas Polres Mimika)

MIMIKA – Sebuah bendera bercorak bintang kejora ditemukan berkibar di Kota Timika, Papua Tengah, pada Senin (2/12/20224) siang.

Menurut Kasat Reskrim Polres Mimika, AKP Fajar Zadiq, bendera tersebut terikat pada sebuah pohon yang berada di halaman belakang Kantor Yayasan Generasi Amungsa, Jalan Perjuangan, Kompleks Timika Indah.

“Adapun kronologi yang dapat dilaporkan, pada hari Senin sekitar pukul 13.35 WIT, patroli Polsek bersama Brimob yang dipimpin oleh Bapak Kapolsek saat itu melintas di jalan tersebut, kemudian melihat adanya satu buah kain yang diduga bercorak bintang kejora,” jelas Fajar via pesan suara WhatsApp.

“Setelah dilakukan pengecekan, diketahui bahwa benda tersebut berupa kain berukuran 85×55 cm yang dicat dengan warna menyerupai corak bintang kejora dan dikibarkan di atas pohon,” imbuhnya.

Bendera tersebut, kata Fajar, telah diturunkan dan diamankan oleh anggota Polsek Mimika Baru ke ruang Satgas Gakkum Operasi Damai Cartenz yang berada di Mapolres 01 Mimika.

Polisi menurunkan bendera bercorak bintang kejora di halaman belakang Kantor Yayasan Generasi Amungsa, Jalan Perjuangan, Kompleks Timika Indah, Kota Timika, Papua Tengah, Senin (2/12/20224). (Foto: Istimewa/Tanto)

“Pada saat kejadian tersebut, tidak ditemukan ada orang di seputaran lokasi,” tuturnya.

Baca Juga :  3.185 PNS di Mimika Belum Menyusun SKP, Rotasi dan Mutasi Jadi Terhambat

Meski demikian, sebelumnya sempat dikabarkan bahwa ada seseorang yang telah diamankan. Menanggapi hal itu, Fajar menyebut seseorang itu adalah petugas sekuriti.

“Itu sekuriti yang tadi kita panggil untuk minta keterangan dan sudah dipulangkan,” ungkapnya.

Saat ditanya apakah pengibaran bendera ini berkaitan dengan peringatan hari 1 Desember, Fajar mengatakan masih dalam penyelidikan.

Dia juga menyampaikan situasi di Kabupaten Mimika masih terpantau aman dan belum ditemukan hal-hal yang menonjol semenjak 1 Desember 2024 kemarin.

“Alhamdulillah nihil mas, tidak ada yang menonjol,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Pastikan Tak Ada Pengungsian di Kapiraya
Polisi Bongkar Jaringan Amunisi Ilegal di Jayapura, 4 Tersangka Diamankan
Pendulang Blokir Jalan, Polisi Siap Jembatani Audiensi ke DPRK Mimika
Modus FG Terkuak: Sasar Perempuan Sendiri, Biayai Hidup dari Hasil Jambret di Timika
Polisi Bekuk Spesialis Curas dan Asusila, Beraksi di 16 Titik Mimika
Polisi Bongkar Jaringan Pembelian Senjata untuk KKB, 5 Orang Jadi Tersangka
Razia KM Sirimau di Pelabuhan Pomako, Aparat Gabungan Sita 280 Liter Sopi
Olah TKP Penembakan Karyawan Freeport, Polisi Rekonstruksi Tujuh Adegan

Berita Terkait

Sabtu, 28 Maret 2026 - 18:33 WIT

Polisi Pastikan Tak Ada Pengungsian di Kapiraya

Sabtu, 28 Maret 2026 - 01:07 WIT

Polisi Bongkar Jaringan Amunisi Ilegal di Jayapura, 4 Tersangka Diamankan

Selasa, 24 Maret 2026 - 23:28 WIT

Pendulang Blokir Jalan, Polisi Siap Jembatani Audiensi ke DPRK Mimika

Jumat, 20 Maret 2026 - 18:17 WIT

Modus FG Terkuak: Sasar Perempuan Sendiri, Biayai Hidup dari Hasil Jambret di Timika

Jumat, 20 Maret 2026 - 13:39 WIT

Polisi Bekuk Spesialis Curas dan Asusila, Beraksi di 16 Titik Mimika

Berita Terbaru

Situasi di Distrik Kapiraya, Kabupaten Deiyai, Papua Tengah. dok. Istimewa

Utama

Polisi dan Warga Beda Versi soal Situasi Kapiraya

Sabtu, 28 Mar 2026 - 19:45 WIT

Kapolsek Mimika Barat Inspektur Polisi Dua Muhamad Yani, berdialog dengan warga di Kapiraya, Mimika Barat Tengah. dok. Polsek Mimika Barat

Hukrim

Polisi Pastikan Tak Ada Pengungsian di Kapiraya

Sabtu, 28 Mar 2026 - 18:33 WIT