Beredar Isu Penculikan Anak, Masyarakat Bakar Kios dan Serang Polisi di Wamena

Kamis, 23 Februari 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tampak kobaran api dan kepulan asap dari salah satu kios yang dibakar massa di Wamena, Kamis (23/2/2023).

i

Tampak kobaran api dan kepulan asap dari salah satu kios yang dibakar massa di Wamena, Kamis (23/2/2023).

WAMENA – Akibat beredarnya isu penculikan anak, warga masyarakat Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, melakukan aksi pembakaran terhadap sejumlah kios di Distrik Sinakma, Kamis (23/2/2023) pukul 14.00 WIT.

Informasi yang dihimpun media ini, ketika aksi itu berlangsung, aparat kepolisian yang berusaha menghalau pun turut dilempari batu oleh massa. Akhirnya aparat melepaskan tembakan peringatan serta gas air mata.

Kendati demikian, massa dari arah Jalan Trans Kimbim terus melakukan pengerusakan dan melempari aparat hingga melakukan pembakaran terhadap kios di wilayah Jalan Trans Kimbim, tepatnya di Kampung Lantipo.

Baca Juga :  Kontak Tembak di Yahukimo, Seorang Prajurit TNI Tewas

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Ignatius Benny Ady Prabowo, membenarkan kejadian tersebut meskipun data kerusakan belum ia ketahui secara pasti.

“Benar informasinya ada pembakaran. Tapi untuk datanya saya belum dapat apa saja yang dibakar. Tak itu saja, massa juga menyerang anggota Polres,” ujarnya melansir dari Detiknews.com, Kamis (23/2/2023).

Dikatakan bahwa anggota Polres Jayawijaya tengah berupaya meredam massa. Situasi saat ini pun sudah mulai dikendalikan.

Lebih lanjut Benny menyampaikan, orang yang diduga sebagai pelaku penculik anak pun sudah diamankan aparat ke Polres Jayawijaya guna dimintai keterangannya lebih rinci, termasuk penyebab terduga disebut sebagai pelaku penculik anak.

Baca Juga :  Warga Bougenville Pilih Maximus-Peggi Demi Perubahan Ekonomi

“Ini masyarakat juga mencoba masuk ke Polres dengan tuntutan orang yang diduga menculik anak tersebut dikeluarkan. Jadi ada keinginan massa menghakiminya. Hal itu juga malah masyarakat menyerang polisi,” pungkasnya.

Dari pantauan di lapangan, mobil pemadam sudah dikerahkan melakukan pemadaman terhadap sejumlah kios dan rumah yang dibakar oleh massa.

Sementara aparat terlihat masih melakukan blokade di tiga arah Sinakma dan juga ruas jalan menuju Kota Wamena, tepatnya di Jalan Irian Atas agar kejadian ini tidak merembet ke dalam Kota.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari Hari HAM ke Pengungsian Massal Nduga: “Hadiah Natal Ini Kami Makan Bom-Bom”
Cipayung Mimika Serukan Persatuan KNPI Melalui Musdalub
Kiprah Papua Ultimate Frisbee Bumikan Olahraga Piring Terbang di Mimika
Sejumlah Kios di Jalan Yos Sudarso Timika Ludes Terbakar
Penyerahan SK PPPK Guru di Mimika Masih Tertunda, Ini Alasannya
2 Jenis BBM Ini Naik Harga, Pertamina: Bukan Karena PPN 12 Persen
Perubahan Iklim, Salju Abadi Kebanggaan Papua Bakal Hilang di 2026?
Patah Panah, Perang Saudara di Mimika Berakhir Damai

Berita Terkait

Rabu, 24 Desember 2025 - 20:26 WIT

Dari Hari HAM ke Pengungsian Massal Nduga: “Hadiah Natal Ini Kami Makan Bom-Bom”

Rabu, 11 Juni 2025 - 17:57 WIT

Cipayung Mimika Serukan Persatuan KNPI Melalui Musdalub

Minggu, 9 Februari 2025 - 22:40 WIT

Kiprah Papua Ultimate Frisbee Bumikan Olahraga Piring Terbang di Mimika

Kamis, 9 Januari 2025 - 12:43 WIT

Sejumlah Kios di Jalan Yos Sudarso Timika Ludes Terbakar

Minggu, 5 Januari 2025 - 03:56 WIT

Penyerahan SK PPPK Guru di Mimika Masih Tertunda, Ini Alasannya

Berita Terbaru

Solidaritas Merauke melakukan aksi spontan pada saat pelaksanaan Sidang Majelis Pekerja Lengkap Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (MPL-PGI) 2026 di Gedung Olahraga (GOR) Hiad Sai, Merauke, Papua Selatan, Jumat (30/1/2026). (Foto: Istimewa/Solidaritas Merauke)

Suara

Solidaritas Merauke Desak Gereja Suarakan Penghentian PSN

Sabtu, 31 Jan 2026 - 14:32 WIT