Freeport Indonesia Gandeng UNCEN Beri Pelatihan Bisnis

Ahmad

Kamis, 6 Maret 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Empat peserta pelatihan potensial yakni Jeklinda Abigail, Rosalina Karoba Agatha Yenusi, dan Ariel Rafel Mariai, mengikuti pelatihan Kokarya Studentpreneurship berbagi cerita tentang giat usaha anak muda Papua di RRI Jayapura. (Foto: Istimewa/Dok. PTFI)

Empat peserta pelatihan potensial yakni Jeklinda Abigail, Rosalina Karoba Agatha Yenusi, dan Ariel Rafel Mariai, mengikuti pelatihan Kokarya Studentpreneurship berbagi cerita tentang giat usaha anak muda Papua di RRI Jayapura. (Foto: Istimewa/Dok. PTFI)

MIMIKA – PT Freeport Indonesia (PTFI) menggandeng Universitas Cenderawasih (UNCEN) memberikan pelatihan bisnis dan pendampingan usaha untuk mahasiswa agar mampu mengembangkan bisnis dan mewujudkan kemandirian ekonomi.

VICE President Corporate Communications PTFI, Katri Krisnati mengungkapkan, Freeport Indonesia yakin bahwa investasi terbaik adalah pengembangan sumber daya manusia khususnya generasi muda.

“Bersama UNCEN, kami memberikan dukungan kepada mahasiswa yang telah memulai bisnisnya dengan memberikan pelatihan, mempertemukan dengan pasar dan membuka akses permodalan,” kata Katri dalam keterangan tertulisnya, Rabu (5/3/2025).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Katri mengatakan, salah satu program yang dijalankan bersama UNCEN adalah Program Kokarya Studentpreneurship. Kokarya terdiri dari dua kata yakni Ko (kamu) dan Karya.

Sedangkan Studentpreneurship merupakan salah satu program kewirausahaan di Fakultas Ekonomi Bisnis UNCEN.

Selain dengan pihak kampus, PTFI juga bermitra dengan perbankan, pelaku ekonomi dan UMKM lokal. Kolaborasi ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem kewirausahaan sehingga memudahkan akses informasi yang dibutuhkan mahasiswa untuk sukses berwirausaha.

“Kami bersyukur kegiatan yang telah memasuki tahun kedua penyelenggaraan ini mendapat sambutan yang sangat positif dari Rektor UNCEN, para mahasiswa, dan juga mitra-mitra kami. Harapannya mahasiswa bisa menjadikan kewirausahaan sebagai pilihan karir yang menjanjikan, bukan hanya sebagai alternatif,” katanya.

Baca Juga :  Mahasiswa Resah, Orang Tua Minta Transparansi Bansos ADik dan ADEM di Biak Numfor

Peserta pelatihan terdiri dari 47 mahasiswa terpilih dari UNCEN dan 3 alumni Papuan Bridge Program (PBP) asal Jayapura.

PBP merupakan program yang diinisiasi Insitut Pertambangan Nemangkawi PTFI berupa pelatihan pengembangan kapasitas agar siap terjun ke dunia usaha dan dunia kerja yang sejak 2012 telah berhasil meluluskan 241 peserta.

Pelatihan yang berlangsung di Aula Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNCEN Jayapura pada tanggal 18 sampai 20 Februari 2025 ini diikuti peserta yang sebagian besar berasal dari Fakultas Ekonomi Bisnis, Fakultas Kedokteran, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik, dan berbagai fakultas lain.

Mereka memiliki beragam usaha di antaranya produk Virgin Coconut Oil (VCO), keripik, makanan olahan dari sagu, Coklat Ubi dan Brownies, minuman smoothies buah dan sayur, kuliner khas Batak, bengkel dan asesoris motor, serta ternak babi.

Para peserta mendapat pelatihan dari para narasumber antara lain Bank Papua, Bank Rakyat Indonesia Abepura, BPOM Jayapura, Kantor Wilayah Kementerian Hukum & HAM Jayapura, Wadah UMKM “Galeri Papua”, dan berbagai pemateri lainnya.

Mahasiswa juga berkesempatan melakukan simulasi berbisnis, literasi keuangan, serta konsultasi dengan pelaku industri dan UMKM lokal yang telah sukses menjalankan bisnisnya.

Baca Juga :  DLH Mimika dan Freeport Bersihkan Sungai Tersumbat Sampah

Selain itu, PTFI juga menggandeng Radio Republik Indonesia (RRI Jayapura) untuk mempromosikan produk UMKM para mahasiswa.

Salah satu peserta pelatihan Agatha Yenusi mengatakan dengan kegiatan Kokarya Studenpreneurship ini ia bisa meningkatkan usaha yang telah dirintisnya di bidang produksi Virgin Coconut Oil.

Kata Agatha, bagi mereka yang sudah punya usaha dan mau berusaha, pelatihan ini bisa memberikan rambu-rambu dan pedoman dalam berbisnis.

“Harapan saya kegiatan seperti ini terus berlanjut, jadi teman-teman atau mahasiswa yang lain tidak berfokus hanya menjadi PNS saja tetapi bisa punya keputusan untuk menjadi pengusaha muda,” ujarnya.

Rektor UNCEN Dr. Oscar Oswald O. Wambrauw, S.E., M.Sc.agr, mengapresiasi sinergi kemitraan melalui pelatihan kewirausahaan ini.

Ia menyampaikan terima kasih dan apresiasi dari kelembagaan UNCEN, atas terselenggaranya program Kokarya Studentpreneurship yang diinisiasi oleh PTFI dalam komitmennya mendukung sinergitas antara perguruan tinggi dan dunia industri atau perusahaan dalam mempersiapkan SDM berkualitas yang siap memasuki dunia usaha dan dunia industri, serta siap menghadapi dunia global dan kemajuan teknologi.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pelatihan Pustakawan Muda Mimika Soroti Minat Baca, Peserta dari Fakafuku Ingin Bawa Taman Baca ke Kampung
Mahasiswa Tolikara di Bali Terusir dari Kontrakan, Dana Pemondokan Belum Dikirim Pemda
Freeport Konfirmasi Penembakan di MP 60 Mimika, Akses Tembagapura Ditutup
DLH Mimika Targetkan Seluruh Sekolah Terapkan Program Berwawasan Lingkungan
Kisah murid-murid SD di pedalaman Papua yang terbiasa ke sekolah tanpa alas kaki
Data Anak Putus Sekolah Tak Akurat, Dinas Pendidikan Mimika Rekap Ulang
Freeport Bekali 1.035 Mahasiswa KKN Uncen Manajemen Keselamatan dan Kesehatan
40 Siswa SD Jayapura Belajar Tangani Cacingan hingga Kesehatan Gigi dan Mulut

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 14:23 WIT

Pelatihan Pustakawan Muda Mimika Soroti Minat Baca, Peserta dari Fakafuku Ingin Bawa Taman Baca ke Kampung

Jumat, 18 September 2026 - 13:43 WIT

Mahasiswa Tolikara di Bali Terusir dari Kontrakan, Dana Pemondokan Belum Dikirim Pemda

Rabu, 2 September 2026 - 14:34 WIT

Freeport Konfirmasi Penembakan di MP 60 Mimika, Akses Tembagapura Ditutup

Minggu, 23 Agustus 2026 - 04:24 WIT

DLH Mimika Targetkan Seluruh Sekolah Terapkan Program Berwawasan Lingkungan

Jumat, 14 Agustus 2026 - 17:34 WIT

Kisah murid-murid SD di pedalaman Papua yang terbiasa ke sekolah tanpa alas kaki

Berita Terbaru

Didi Kurniawan, M.Kes., resmi terpilih sebagai Ketua Kerukunan Keluarga Tomia Kabupaten Mimika periode 2026–2031. (Foto: KKT Mimika)

Organisasi

Didi Kurniawan Terpilih Pimpin KKT Mimika 2026–2031

Sabtu, 10 Okt 2026 - 13:57 WIT