Sopir yang Sempat Ditahan KKB di Jayawijaya Ditemukan dalam Kondisi Terbakar, TNI Lakukan Evakuasi

Endy Langobelen

Rabu, 16 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aparat militer dari Koops TNI Habema menemukan jenazah Aris Sanda alias Bapak Tasya, pengemudi kendaraan lajur­an yang menjadi korban kekerasan kelompok bersenjata, dalam kondisi terbakar bersama sebuah mobil di kawasan sekitar Danau Habema, Gunung Boy, Distrik Trikora, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan. (Foto: Koops TNI Habema)

Aparat militer dari Koops TNI Habema menemukan jenazah Aris Sanda alias Bapak Tasya, pengemudi kendaraan lajur­an yang menjadi korban kekerasan kelompok bersenjata, dalam kondisi terbakar bersama sebuah mobil di kawasan sekitar Danau Habema, Gunung Boy, Distrik Trikora, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan. (Foto: Koops TNI Habema)

WAMENA – Jenazah Aris Sanda alias Bapak Tasya, pengemudi kendaraan lajur­an yang menjadi korban kekerasan kelompok bersenjata, dievakuasi dari kawasan sekitar Danau Habema, Gunung Boy, Distrik Trikora, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan.

Aris ditemukan dalam kondisi meninggal dunia bersama satu unit kendaraan yang terbakar setelah Koops TNI Habema melakukan pencarian dan penyisiran di sekitar lokasi kejadian, Rabu (16/9/2026).

Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf. M. Wirya Arthadiguna, mengatakan proses evakuasi jenazah dilakukan setelah tim menemukan kendaraan yang sebelumnya digunakan korban untuk melayani angkutan logistik dan penumpang pada jalur Wamena menuju Mbua.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tim kemudian menemukan satu unit kendaraan dalam kondisi terbakar beserta jenazah pengemudinya,” kata Wirya dalam keterangan pers, Rabu (16/9/2026).

Menurut Wirya, proses evakuasi jenazah saat ini dilaksanakan sesuai prosedur yang berlaku. Tim juga mempertimbangkan faktor keamanan personel dan situasi di sekitar lokasi kejadian.

Baca Juga :  PA Catat 251 Perkara Cerai Sepanjang 2023, Ahmad Zubaidi: Gara-gara Bertengkar Hingga Judi

“Saat ini, proses evakuasi jenazah dilaksanakan sesuai prosedur yang berlaku, dengan tetap memperhatikan keamanan personel dan situasi di lapangan,” ujarnya.

Selain mengevakuasi jenazah, aparat masih melakukan pendalaman untuk memastikan kronologi kejadian serta mengumpulkan keterangan dari para saksi.

Insiden tersebut terjadi pada Selasa (15/9/2026) sekitar pukul 06.00 WIT di sekitar pertigaan Danau Habema, Gunung Boy, Distrik Trikora.

Berdasarkan informasi awal Koops TNI Habema, rombongan kendaraan lajur­an yang melintas di jalur Wamena menuju Mbua dihentikan oleh sekelompok orang bersenjata. Para pengemudi dan penumpang kemudian diperiksa.

Setelah pemeriksaan, para penumpang diperintahkan kembali menuju Wamena. Sementara Aris Sanda dibawa menuju arah kawasan Danau Habema.

Koops TNI Habema menyebut Aris kemudian menjadi korban tindakan kekerasan yang mengakibatkan dirinya meninggal dunia.

Baca Juga :  Palang Lapter Kenyam, Mediator Pembebasan Pilot Susi Air Tagih Janji Pemerintah

“Kami menyampaikan belasungkawa dan keprihatinan yang mendalam kepada keluarga korban. Korban diketahui merupakan pengemudi yang selama ini melayani angkutan logistik dan penumpang masyarakat pada jalur Wamena menuju Mbua,” kata Wirya.

Koops TNI Habema menyatakan penanganan terhadap kelompok bersenjata yang disebut terlibat dalam kejadian tersebut akan terus dilakukan, termasuk upaya pengejaran dan dukungan terhadap proses penegakan hukum sesuai ketentuan yang berlaku.

“Kami sangat menyayangkan peristiwa ini. Korban sedang bekerja membawa logistik dan melayani transportasi masyarakat menuju pedalaman. Orang-orang yang bekerja membantu kehidupan masyarakat seharusnya dapat menjalankan tugasnya dengan aman dan tidak menjadi korban kekerasan,” pungkasnya.

Perkembangan mengenai proses evakuasi jenazah, pengamanan wilayah, serta hasil pendalaman di lapangan akan disampaikan kembali setelah informasi yang diperoleh dinyatakan terverifikasi.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mantan Kepala Kampung Ineki Supiori Ditahan, Kerugian Negara Rp906 Juta
Dua Anggota Brimob Raih Penghargaan Usai Tangkap Pelaku Penganiayaan Berat di Mimika
Polsek Bandara Timika Sita 20 Anak Panah Penumpang Asal Intan Jaya
Korban Tewas dalam Mobil di Kuala Kencana Merupakan Anggota TNI, Ada Luka Tembak di Dada
4 Anggota OPM Puncak Jaya Serahkan Senjata, Pilih Kembali ke Masyarakat
12 Hari Dirawat, Demerina Korban Penyanderaan KKB di Mimika Kembali ke Keluarga
Kontak Senjata di Intan Jaya, 4 Anggota Kelompok Bersenjata Dilaporkan Tewas
Anggota KKB Penembak ASN di Yahukimo Ditangkap, Tiga Amunisi Disita

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:09 WIT

Mantan Kepala Kampung Ineki Supiori Ditahan, Kerugian Negara Rp906 Juta

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:59 WIT

Dua Anggota Brimob Raih Penghargaan Usai Tangkap Pelaku Penganiayaan Berat di Mimika

Rabu, 7 Oktober 2026 - 17:01 WIT

Polsek Bandara Timika Sita 20 Anak Panah Penumpang Asal Intan Jaya

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 19:42 WIT

Korban Tewas dalam Mobil di Kuala Kencana Merupakan Anggota TNI, Ada Luka Tembak di Dada

Sabtu, 26 September 2026 - 22:07 WIT

4 Anggota OPM Puncak Jaya Serahkan Senjata, Pilih Kembali ke Masyarakat

Berita Terbaru

Kebakaran hutan terjadi di kawasan pegunungan di Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah. (Foto: Istimewa/Facebook Anak Tambang Papua)

Peristiwa

Kebakaran Hutan Melanda Pegunungan di Tembagapura Mimika

Rabu, 14 Okt 2026 - 22:19 WIT