Harga Hewan Kurban di Mimika Jelang Idul Adha 2025

Ahmad

Selasa, 27 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sapi kurban memakan rumput yang diletakkan di dalam kandang milik Ahmad Aswan. (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Sapi kurban memakan rumput yang diletakkan di dalam kandang milik Ahmad Aswan. (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

MIMIKA – Peternak di Kabupaten Mimika memilih untuk mendatangkan ternak sapi dan kambing dari luar untuk memenuhi permintaan hewan kurban di daerah menjelang hari raya Idul Adha 1446 Hijriah.

Seperti yang dilakukan oleh Ahmad Sawin, seorang pria paruh baya yang memiliki usaha jual beli hewan ternak di kilometer 7, Distrik Wania, Mimika, Papua Tengah.

Momen hari raya kurban ini, Ahmad mendatangkan ratusan ekor sapi serta puluhan ekor kambing.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sapi didatangkan dari Maluku sekitar 145 ekor. Namun, ada yang mati sekitar 17 ekor. Jadi, di kandang tinggal 128 ekor,” ungkap Ahmad, saat ditemui wartawan, Selasa (27/5/2025).

Baca Juga :  29 Guru Honorer Kamoro Dirumahkan, APK akan Tuntut Keadilan

Harga sapi yang dijual Ahmad mulai dari Rp40 juta per ekor dengan berat 400 sampai 500 kilogram. Lalu, satu ekor sapi dengan berat 250 kilogram dijual dengan harga Rp28 juta.

Sedangkan, kambing yang dijual oleh Ahmad dapat dibanderol dengan harga Rp6,5 juta per ekor dengan berat 30 kilogram.

Kemudian, kambing dengan berat 20 kilogram akan dijual dengan harga Rp5 juta.

Ahmad melanjutkan, semua hewan kurban miliknya telah diperiksa oleh petugas dari Karantina Papua Tengah serta Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan) Kabupaten Mimika.

Baca Juga :  Rasionalisasi, Anggaran Kios Pangan Keliling di Mimika Dipangkas

Ahmad menyebut saat ini, sudah ada sekitar 80 ekor sapi yang laku terjual pasca didatangkan melalui jalur laut dari Maluku.

Sementara itu, meski berniat memenuhi kebutuhan hewan kurban di Mimika, namun Ahmad memperkirakan bahwa dalam Idul Adha tahun ini kebutuhan pasar sedikit menurun.

Oleh karena itu, pembelian sapi kurban kemungkinan akan berkurang.

“Mungkin ekonomi masyarakat di Mimika lagi kurang bagus itu menurut saya, karena biasanya yang berkurban biasa beli sampai dua, lima ekor tapi sekarang cuman satu ekor,” tutupnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satpol PP Mimika Awasi Sembako dan Batasi Jam Operasional Kafe Selama Ramadan
Harga Komoditas Naik, Inflasi Mimika Januari 2026 Tembus 3,97 Persen
Lapangan Kerja di Mimika Bertambah, Pengangguran Masih Naik Tipis
Penduduk Miskin Mimika Berkurang, Tapi Garis Kemiskinan Terus Naik
Inflasi Mimika Desember 2025 Melandai, Terendah dalam Dua Tahun Terakhir
Sambut Nataru, DKP Mimika Gelar Gerakan Pangan Murah
Polres Mimika Panen Raya Jagung, Dukung Swasembada Pangan
Pemkab Mimika Gelar Pasar Murah 18–19 Desember untuk Stabilkan Harga Sembako Jelang Nataru

Berita Terkait

Rabu, 25 Februari 2026 - 05:08 WIT

Satpol PP Mimika Awasi Sembako dan Batasi Jam Operasional Kafe Selama Ramadan

Selasa, 3 Februari 2026 - 17:31 WIT

Harga Komoditas Naik, Inflasi Mimika Januari 2026 Tembus 3,97 Persen

Minggu, 11 Januari 2026 - 04:05 WIT

Lapangan Kerja di Mimika Bertambah, Pengangguran Masih Naik Tipis

Minggu, 11 Januari 2026 - 03:35 WIT

Penduduk Miskin Mimika Berkurang, Tapi Garis Kemiskinan Terus Naik

Kamis, 8 Januari 2026 - 16:22 WIT

Inflasi Mimika Desember 2025 Melandai, Terendah dalam Dua Tahun Terakhir

Berita Terbaru

Armada kantor Pencarian dan Pertolongan Timika bertolak dari Muara Poumako Timika menuju ke lokasi yang dituju guna melakukan pencarian, Kamis (26/2/2026). (Foto: SAR Timika)

Peristiwa

Wanita Paruh Baya Dilaporkan Hilang Diterkam Buaya di Mimika

Kamis, 26 Feb 2026 - 16:38 WIT

Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Politik, dan Hukum Provinsi Papua Tengah, sekaligus Ketua Tim Penanganan Konflik Kwamki Narama dan Kapiraya, Marthen Ukago. (Foto: Galeri Papua/Kevin Kurni)

Pemerintahan

Pemprov Papua Tengah: Konflik Kapiraya Tak Semata Batas Wilayah

Kamis, 26 Feb 2026 - 05:05 WIT