MAKASSAR – Hameriah, istri Muchsin Muchtar (44 tahun), korban penikaman oleh 2 (dua) orang tidak dikenal (OTK) di Kompleks Pasar Tradisional Ilaga, Kabupaten Puncak, pada Minggu, 1 November 2026, sekitar pukul 16.00 WIT, menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi yang mendalam kepada Bupati Puncak atas perhatian, bantuan, dan dukungan yang diberikan kepada keluarganya.
Hameriah menyampaikan bahwa bantuan Bupati Puncak sangat berarti, khususnya dalam proses evakuasi Muchsin Muchtar dari Kabupaten Puncak hingga ke Makassar, Sulawesi Selatan, untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
“Pihak keluarga mengucapkan banyak terima kasih kepada Bupati Puncak yang telah memberikan perhatian, bantuan moril dan materiil, serta membantu proses evakuasi suami saya dari Kabupaten Puncak hingga ke Makassar. Bantuan dan kepedulian Bapak Bupati sangat berarti bagi keluarga kami dalam menghadapi situasi sulit ini,” ujar Hameriah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Selain kepada Bupati Puncak, Hameriah juga menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Puncak, khususnya Dinas PU Kabupaten Puncak, RSUD Ilaga, RSUD Mimika, RS Wahidin Sudirohusodo Makassar, serta seluruh pihak yang telah memberikan bantuan, dukungan, dan perhatian selama proses evakuasi maupun penanganan medis suaminya.
Ia menjelaskan bahwa proses operasi terhadap Muchsin Muchtar telah dilaksanakan pada Selasa, 3 November 2026, di RS Wahidin Sudirohusodo Makassar. Saat ini, yang bersangkutan masih menjalani perawatan dan pemulihan di rumah sakit tersebut.
“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu, baik secara moril maupun materiil. Kami berharap suami saya segera diberikan kesembuhan dan dapat kembali berkumpul bersama keluarga,” ujarnya.
Hameriah berharap perhatian dan kepedulian Bupati Puncak serta seluruh pihak yang telah membantu dapat menjadi dukungan bagi proses pemulihan Muchsin Muchtar hingga kembali sehat dan beraktivitas seperti sediakala.












