Kriminalitas di Mimika Meningkat, Miras dan Narkoba Jadi Pemicu Utama

Ahmad

Rabu, 17 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Mimika, AKBP Billyandha Hildiario Budiman. (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Kapolres Mimika, AKBP Billyandha Hildiario Budiman. (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

MIMIKA — Peredaran minuman keras (miras) ilegal dan narkotika menjadi faktor utama yang memicu tingginya angka kriminalitas di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, sepanjang semester pertama 2026.

Selain itu, tekanan ekonomi masyarakat turut menjadi salah satu penyebab yang memperbesar potensi terjadinya tindak kejahatan di wilayah tersebut.

Kapolres Mimika, AKBP Billyandha Hildiario Budiman, mengatakan pihaknya terus mengintensifkan pengawasan dan penindakan terhadap peredaran miras ilegal yang dinilai memiliki korelasi kuat dengan meningkatnya angka kriminalitas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Nah, kalau masalah kriminalitas meningkat, itu pasti ada korelasinya dengan peredaran miras. Peredaran miras ilegal yang tidak terkontrol,” kata Billyandha kepada wartawan di Mimika, Senin (15/6/2026).

Menurutnya, upaya pengendalian miras juga merupakan tindak lanjut dari arahan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Papua.

“Tadi sudah disampaikan oleh Bapak Kapolda, namanya miras tidak bisa hilang seutuhnya, tapi kita harus bisa kontrol, ya kan,” ujarnya.

Sepanjang semester pertama 2026, Polres Mimika telah menyita lebih dari dua ton miras ilegal, baik minuman tradisional lokal maupun produk pabrikan dari berbagai merek.

Baca Juga :  Pemkab Mimika Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Percepatan Penurunan Stunting 2026

“Nah, ini upaya kita, selama satu semester kita ada penertiban miras ada 2 ton lebih ya, 2 ton lebih dari berbagai merek, mulai dari minuman lokal sampai dengan yang bermerek,” papar Billyandha.

Di sisi lain, peredaran narkotika juga menjadi perhatian serius aparat kepolisian. Billyandha mengungkapkan bahwa Timika kini menjadi salah satu target jaringan peredaran narkoba.

Hal itu terlihat dari hasil pengungkapan kasus yang dilakukan Polres Mimika, dengan barang bukti berupa hampir satu kilogram sabu-sabu, pil terlarang, dan ganja yang ditaksir bernilai Rp2,7 miliar.

“Kemudian kemarin juga kami sudah memusnahkan narkoba jenis sabu, kemudian ada pil dan ganja, itu senilai 2,7 miliar. Sabu hampir 1 kilo, itu baru semester pertama. Memang Timika ini menjadi target. Jadi, di sini terkait faktor ekonomi, nah, itu juga bisa menjadi salah satu, ya pemicu,” tambahnya.

Untuk menekan potensi kriminalitas, Polres Mimika menggandeng pemerintah daerah dengan menghadirkan berbagai kegiatan positif bagi masyarakat, terutama di bidang olahraga.

Baca Juga :  TNI Buru OPM Pelaku Pembunuhan Warga Sipil di Yahukimo

“Tapi kami dari pemerintah, khususnya kepolisian, untuk meminimalisir hal tersebut, kita melaksana—mengadakan kegiatan yang positif. Contoh kayak olahraga, ada badminton, kemudian ada mini soccer. Nah, nanti bulan depan insyaallah setelah turnamen mini soccer terbuka open ini, kita akan laksanakan lomba lari, Timika Run. Nanti finish-nya di Polres. Ini sekadar info saja toh, 10K,” kata Billyandha.

Selain upaya pencegahan, Polres Mimika juga berkomitmen mempercepat penanganan kasus kejahatan konvensional yang kerap meresahkan masyarakat, seperti pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian dengan pemberatan (curat), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor).

Kapolres turut mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melakukan transaksi keuangan dalam jumlah besar di bank. Ia menegaskan bahwa kepolisian menyediakan layanan pengawalan gratis yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat kapan saja.

“Ingat waspada, intinya agar ya mawas diri, ya. Kalau misal nanti di bank butuh pengawalan, silakan hubungi kami kepolisian, kami akan kawal gratis. Gitu. Catat, gratis. Iya. Jam berapa pun,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Razia di Lapas Timika, Aparat Sita Sajam, Ponsel, dan Barang Terlarang Lainnya
Polisi Bongkar Pos Perang dan Sita Sajam di Kwamki Narama Mimika
Sopir yang Sempat Ditahan KKB di Jayawijaya Ditemukan dalam Kondisi Terbakar, TNI Lakukan Evakuasi
1 Korban Sandera KKB Berhasil Dievakuasi ke Timika
Polisi Berhasil Tangkap Pelaku Penikaman Remaja di Mimika
Aktivis HAM Papua: Pelemparan Bom Molotov ke Komnas HAM Bentuk Teror
Sebelum Bom Molotov, Kantor Komnas HAM Papua Pernah Diteror
Polres Mimika Musnahkan 161.37 Gram Ganja

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 18:14 WIT

Razia di Lapas Timika, Aparat Sita Sajam, Ponsel, dan Barang Terlarang Lainnya

Kamis, 17 September 2026 - 12:20 WIT

Polisi Bongkar Pos Perang dan Sita Sajam di Kwamki Narama Mimika

Rabu, 16 September 2026 - 14:40 WIT

Sopir yang Sempat Ditahan KKB di Jayawijaya Ditemukan dalam Kondisi Terbakar, TNI Lakukan Evakuasi

Senin, 14 September 2026 - 15:25 WIT

1 Korban Sandera KKB Berhasil Dievakuasi ke Timika

Minggu, 13 September 2026 - 18:14 WIT

Polisi Berhasil Tangkap Pelaku Penikaman Remaja di Mimika

Berita Terbaru

‎Ketua Persatuan Sepak Bola Berjalan Seluruh Indonesia (Persejasi) Papua Tengah, Habel Taime. (Foto: Galeri Papua/Rachmat Julaini)

Olahraga

Mimika Bawa Nama Tanah Papua ke Liga 1 Walking Football

Kamis, 17 Sep 2026 - 19:22 WIT

Suasana Kegiatan Persiapan Pembentukan Tim Percepatan Penanggulangan Tuberkulosis (TP2TB) yang berlangsung di Ballroom Hotel Horizon Ultima, Mimika, Kamis (17/9/2026). ( Foto: Galeri Papua/Kevin Kurni)

Kesehatan

Pemkab Mimika Siapkan Tim Percepatan Penanggulangan TBC

Kamis, 17 Sep 2026 - 19:14 WIT