November 2024, MRP PPT Bakal Pertemukan Moker, Pemkab Mimika dan PTFI

Ahmad

Sabtu, 19 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua MRP Papua Tengah, Agustinus Anggaibak. (Foto: Galeri Papua/Wahyu)

i

Ketua MRP Papua Tengah, Agustinus Anggaibak. (Foto: Galeri Papua/Wahyu)

MIMIKA – Majelis Rakyat Papua (MRP) Provinsi Papua Tengah (MRP) akan menjadwalkan akan mempertemukan para eks Karyawan PT Freeport Indonesia (PTFI), Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika dan Manajemen PTFI di bulan November 2024 mendatang.

Pertemuan ini diagendakan MRP PPT untuk membantu menyelesaikan persoalan yang saat ini tengah dihadapi oleh para eks Karyawan PTFI alias Karyawan Mogok Kerja (Moker) yang tak kunjung usai.

Hal ini menyusul surat yang dilayangkan para Moker kepada MRP PPT empat bulan lalu yang meminta agar MRP menjadi fasilitator atas penyelesaian persoalan tersebut.

“Karena kita sudah memperoleh surat dari karyawan Moker yang sudah ada sekitar 8000 (orang-red) itu sudah menyampaikan surat resmi kepada kami MRP sehingga hari ini saya sampaikan bahwa seharusnya kita sudah selesaikan beberapa bulan yang lalu tapi karena banyak agenda yang padat dan kita tidak bisa selesaikan sehingga kita jadwalkan untuk di bulan besok,” kata Agustinus, Sabtu (19/10/2204).

Baca Juga :  Cegah Abrasi, Pemkab Mimika Bangun Sea Wall di Kampung Atuka

Agustinus mengatakan, terkait penyelesaian hak-hak para Moker sejatinya sudah seharusnya dilakukan oleh anggota MRP periode sebelumnya. Namun, setelah para Moker melayangkan surat ternyata tidak ada tindak lanjut hingga kini.

Karenanya, pada kesempatan ini MRP PPT akan menjadi fasilitator untuk membantu menyelesaikan persoalan tersebut.

“Kami tidak bisa undang pihak Freeport sendiri untuk mendengarkan apa dan mengapa, atau mendengarkan Moker atau pemerintah, tidak! Kami mau semua hadir untuk terbuka,” ungkapnya.

Baca Juga :  Fenomena Berburu Formulir PPDB di Smansa Mimika

Untuk diketahui, berawal pada tahun 2017lalu, PTFI melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) sepihak dan menghentikan jaminan kepesertaan BPJS Kesehatan terhadap 8.300 pegawainya.

Para korban PHK tersebut hingga saat ini menolak di-PHK dan terus berjuang untuk dapat dipekerjakan kembali.

“Nanti masalahnya apa nanti kita sama-sama lihat dari semua pihak itu duduk sama-sama sehingga kita bisa mencari solusi untuk menyelesaikan,” ungkapnya.


Update berita terbaru lainnya dengan mengikuti saluran Galeripapua.com WhatsApp Channel. Klik link berikut https://whatsapp.com/channel/0029VafbmilChq6Dj7IL2i46

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dari Hari HAM ke Pengungsian Massal Nduga: “Hadiah Natal Ini Kami Makan Bom-Bom”
Cipayung Mimika Serukan Persatuan KNPI Melalui Musdalub
Kiprah Papua Ultimate Frisbee Bumikan Olahraga Piring Terbang di Mimika
Sejumlah Kios di Jalan Yos Sudarso Timika Ludes Terbakar
Penyerahan SK PPPK Guru di Mimika Masih Tertunda, Ini Alasannya
2 Jenis BBM Ini Naik Harga, Pertamina: Bukan Karena PPN 12 Persen
Perubahan Iklim, Salju Abadi Kebanggaan Papua Bakal Hilang di 2026?
Patah Panah, Perang Saudara di Mimika Berakhir Damai

Berita Terkait

Rabu, 24 Desember 2025 - 20:26 WIT

Dari Hari HAM ke Pengungsian Massal Nduga: “Hadiah Natal Ini Kami Makan Bom-Bom”

Rabu, 11 Juni 2025 - 17:57 WIT

Cipayung Mimika Serukan Persatuan KNPI Melalui Musdalub

Minggu, 9 Februari 2025 - 22:40 WIT

Kiprah Papua Ultimate Frisbee Bumikan Olahraga Piring Terbang di Mimika

Kamis, 9 Januari 2025 - 12:43 WIT

Sejumlah Kios di Jalan Yos Sudarso Timika Ludes Terbakar

Minggu, 5 Januari 2025 - 03:56 WIT

Penyerahan SK PPPK Guru di Mimika Masih Tertunda, Ini Alasannya

Berita Terbaru

Solidaritas Merauke melakukan aksi spontan pada saat pelaksanaan Sidang Majelis Pekerja Lengkap Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (MPL-PGI) 2026 di Gedung Olahraga (GOR) Hiad Sai, Merauke, Papua Selatan, Jumat (30/1/2026). (Foto: Istimewa/Solidaritas Merauke)

Suara

Solidaritas Merauke Desak Gereja Suarakan Penghentian PSN

Sabtu, 31 Jan 2026 - 14:32 WIT