Pasca Longsor di Tembagapura, Pemkab Mimika Kirim Tim Mitigasi

Jefri Manehat

Selasa, 16 Juli 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pihak kepolisian bersama tim dari PTFI saat berkoordinasi dengan warga setempat pasca longsor. (Foto: Istimewa)

Pihak kepolisian bersama tim dari PTFI saat berkoordinasi dengan warga setempat pasca longsor. (Foto: Istimewa)

MIMIKA – Pemerintah Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah mengirim tim mitigasi pasca longsor di Distrik Tembagapura yang menelan tujuh korban pada Minggu tanggal 14 Juli lalu.

Plt Bupati Mimika, Johannes Rettob, mengatakan tim mitigasi dikirim ke lokasi kejadian untuk melakukan penanganan terhadap bencana yang telah terjadi serta menganalisa kejadian susulan yang kemungkinan terjadi dan menyiapkan perencanaan penanganannya.

Berdasarkan prediksi, dikatakan bahwa terdapat beberapa titik yang dikhawatirka, mengingat intensitas curah hujan di Mimika cukup tinggi. Akan tetapi, longsor hanya terjadi pada satu titik dan menelan korban.

“Sejak kejadian itu, tim mitigasi dari Pemerintah dan PTFI sudah diterjunkan ke lokasi bencana longsor untuk melakukan penanganan, termasuk memberikan sosialisasi dan imbauan bagi masyarakat agar tidak melakukan aktivitas di daerah-daerah rawan berdasarkan pemetaan tim,” ujar John, Senin (15/7/2024).

John mengimbau kepada masyarakat, terutama para pendulang, agar tidak melakukan aktivitas lagi di lokasi tersebut khususnya pada musim hujan dan tidak membuka area baru untuk mendulang demi keselamatan.

Baca Juga :  Bupati Mimika: Pejabat Tak Sesuai Pangkat Diminta Mundur Sukarela

Sebagai informasi, korban yang dinyatakan meninggal dunia dalam musibah longsor tersebut yakni Alex Dang, laki-laki berusia 40 tahun; Eminus Dang, laki-laki usia 30 tahun; Atiu Wamang, laki-laki usia 30 tahun; Demiante Numang, laki-Laki usia 30 tahun; Kogoya Mina, perempuan berusia 30 Tahun; Pekinus Wamang, laki-laki berusia 5 tahun; dan Alince Dang, perempuan berusia 5 tahun.


Update berita terbaru lainnya dengan mengikuti saluran Galeripapua.com WhatsApp Channel. Klik link berikut  https://whatsapp.com/channel/0029VafbmilChq6Dj7IL2i46

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Forum Konsultasi Publik: Bapenda Mimika Bahas Tantangan, Dinamika, dan Strategi Pengelolaan Pendapatan
Disperindag Mimika Minta Warga Rekam Pangkalan Nakal, Bukti Jadi Dasar Penindakan
DPRK Mimika Soroti Realisasi Belanja 82 Persen, Bakal Evaluasi Eksekutif
Pendapatan Mimika Hampir 100 Persen, Belanja Infrastruktur Baru 82 Persen
125 Pelaku Usaha Tampil di Festival UMKM Mimika, Digelar 10-12 Agustus
Sunset Run Mimika Kehabisan Kuota, Nikah Massal Masih Tunggu 30 Pasangan
Prabowo Sebut ‘Londo Ireng’, Organisasi Pers Tuntut Permintaan Maaf
Anggota DPRP Papua Tengah Minta Pusat Evaluasi Pasukan Non-Organik di Intan Jaya

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 17:52 WIT

Forum Konsultasi Publik: Bapenda Mimika Bahas Tantangan, Dinamika, dan Strategi Pengelolaan Pendapatan

Selasa, 28 Juli 2026 - 23:56 WIT

Disperindag Mimika Minta Warga Rekam Pangkalan Nakal, Bukti Jadi Dasar Penindakan

Selasa, 28 Juli 2026 - 19:07 WIT

DPRK Mimika Soroti Realisasi Belanja 82 Persen, Bakal Evaluasi Eksekutif

Selasa, 28 Juli 2026 - 19:00 WIT

Pendapatan Mimika Hampir 100 Persen, Belanja Infrastruktur Baru 82 Persen

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:43 WIT

125 Pelaku Usaha Tampil di Festival UMKM Mimika, Digelar 10-12 Agustus

Berita Terbaru

Anggota Bawaslu Mimika, Diana Dayme menegaskan masyarakat di Distrik Kwamki Narama harus mengawasi jalannya Pemilu disamping menggunakan hak pilih. Pesan itu disampaikan dalam Forum Diskusi Politik

Politik

Bawaslu Mimika: Politik Uang Bikin Sengsara Lima Tahun

Jumat, 31 Jul 2026 - 20:49 WIT