MIMIKA – Puluhan ibu-ibu di Mimika mengikuti Lomba Fashion Show Kebaya dalam rangka memperingati hari Kartini yang jatuh pada 21 April lalu di Lantai 2 Diana Mall Timika, Sabtu (10/5/2025).
Event yang diselenggarakan oleh Victory Modeling Class ini diikuti oleh total 26 orang peserta dari latar belakang yang berbeda.
Dalam pagelarannya, lomba fashion show kebaya dibuka dengan penampilan Solo Runway dari puluhan Kartini muda yang dilanjutkan dengan Run of Show dari anggota Victory Modeling Class.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Setelahnya, momen yang ditunggu-tunggu pun tiba. Para peserta sesuai nomor urut secara bergilir mengatur langkah menyusuri karpet merah yang digelar membentuk huruf H di tengah kerumunan penonton dan dewan juri.
Mereka terlihat anggun dengan mengenakan kebaya dengan warna berbeda-beda sambil berpose di hadapan para dewan juri sebagai pengadil.
Meski tanpa persiapan, seluruh peserta tampak antusias dan percaya diri mempersembahkan yang terbaik di adapan para juri. Tepuk tangan penonton pun riuh mewarnai pelaksanaan lomba kala menyaksikan penampilan peserta.
Founder Victory Modeling Class, Petrichsia Herman dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa event ini dilaksanakan sebagai wadah untuk mengkampanyekan semangat para Kartini masa kini dalam dunia modeling.
Tak hanya itu, kegiatan ini juga dilakukan mendorong semangat para perempuan dan memotivasi anak-anak muda dalam mengasah kemampuannya untuk meraih cita-cita yang diimpikan.
“Jadi memang biasanya itu kan anak-anak, tapi saya lihat ibu-ibu ini kan biasanya hanya mengantarkan, padahal saya lihat sebenarnya semangatnya sama-sama besar antara ibu-ibu dan anak-anak ini. Makanya saya langsung punya ide bagaimana kita juga bikin ibu-ibu agar kita juga bisa memotivasi juga anak-anak muda,” kata Petrichsia.
Menurut Petrichsia, sebagai perempuan, cantik tak hanya dilihat dari fisik serta kemampuan, pekerjaan maupun latar belakang seorang perempuan semata.
Namun, dari karakter serta keterampilan dan kecerdasan seorang peempuan dalam mengimplementasikan kemampuannya dalam kehidupan sehari-hari.

“Jadi kita woman support woman. Saya ingin di sini bahwa kita juga layak tampil, kita juga layak untuk cantik dan kita juga layak untuk dirayakan,” ujar Petrichsia.
Petrichsia mengatakan bahwa ke depan kegiatan tersebut akan terus diselenggarakan. Victory Modeling Class punya misi memberikan ruang seluas-luasnya kepada semua perempuan sebagai kartini masa kini untuk berkarya.
“Harapan kedepannya lebih banyak lagi ibu-ibu yang mengikuti lomba dan juga banyak support dari banyak orang dan instansi-instansi mungkin,” pungkasnya.
Sementara itu, adapun kriteria yang menjadi penilaian dalam lomba ini terdiri dari empat kategori. Yang pertama adalah kesesuaian gaun yang dikenakan dan kepercayaan diri, kesesuaian tema, catwalk dan kreativitas pose dan tatarias.
Kegiatan kemudian diakhiri dengan run of show dari seluruh peserta di hadapan para juri, dilanjutkan dengan foto bersama.
Kegiatan ini didukung oleh Slaber Bakeshop, Diana Mall, Horison Diana Timika, Agatha Beauty Store, Victory Modeling Class, Shirley Florist, Pakapura, Quensist Tsuraya Butik & Studio dan Tahu Bakso Incezz.









