MIMIKA – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Mimika menggelar donor darah dalam rangka memperingati hari ulang tahun (HUT) ke-79 PMI di tahun 2024.
Aksi donor darah ini digelar di Markas PMI Mimika, Jalan WR Soepratman, Timika, Papua Tengah, Selasa (17/9/2024).
Momen peringatan HUT ke-79 PMI ini dihadiri oleh Staf Ahli Bupati Mimika, Bidang Ekonomi dan Keuangan Setda Kabupaten Mimika, Inosensius Yoga Pribadi, Ketua PMI Kabupaten Mimika, Johannes Rettob, beserta sejumlah unsur perwakilan pimpinan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Turut hadir, guru-guru pembina beserta perwakilan Palang Merah Remaja (PMR) dari sejumlah SMP dan SMA di Mimika.
Sesuai dengan usianya, aksi donor darah tersebut ditargetkan sebanyak 97 kantong darah untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat di rumah sakit.
Ketua PMI Kabupaten Mimika, Johannes Rettob dalam sambutannya menyampaikan, PMI telah banyak berupaya berkontribusi kepada masyarakat di Mimika sesuai tugas pokok dan fungsi.
Meski ada yang belum tercapai lantaran terkendala banyak hal, Johannes berharap ke depan dapat dibenahi agar PMI dapat terus eksis memberikan pelayanan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Salah satu peran yang melekat di tubuh PMI adalah sebagai bank darah dengan menyediakan stok darah untuk kebutuhan masyarakat.
Namun, karena belum memiliki sistem distribusi UDD (Unit Daily Dose), hingga kini, PMI Kabupaten Mimika hanya dapat bekerja sama dengan instansi-instansi kesehatan untuk hal tersebut.
Johannes melanjutkan, pada beberapa momen tertentu PMI selalu hadir untuk membuka pelayanan donor darah gratis bagi masyarakat yang ingin menyumbang darahnya untuk kebutuhan-kebutuhan instansi kesehatan terhadap masyarakat.
“Saya berharap ke depan, mudah-mudahan palang merah Indonesia sudah bisa punya UDD. Kita juga bisa ada bank darah dan kemudian bisa terus bekerja sama untuk kepentingan-kepentingan sosial yang lain,” kata Johannes.
Selanjutnya, Staf Ahli Bupati Mimika, Bidang Ekonomi dan Keuangan Setda Kabupaten Mimika, Inosensius Yoga Pribadi, mengatakan PMI merupakan garda terdepan dalam berbagai kegiatan kemanusiaan dari penanganan bencana, layanan kesehatan, donor darah, dan berbagai bentuk solidaritas lainnya.
Melalui kegiatan PMI, nilai-nilai kemanusiaan senantiasa tumbuh dan terus hidup serta berkembang menjangkau setiap lapisan masyarakat tanpa memandang suku, agama, maupun status sosial.
“Mari kita jadikan PMI sebagai inspirasi untuk terus bekerja sama bahu-membahu membangun masyarakat yang lebih sehat, kuat, dan penuh rasa kebersamaan serta solidaritas,” ungkapnya.
Menurut Inosensius, peran PMI dalam misi kemanusiaan di Kabupaten Mimika maupun di mana saja menjadi poin penting untuk terus menjadi insan-insan yang memiliki kepedulian terhadap misi kemanusiaan.
Untuk itu, Inosensius menyampaikan terima kasih kepada seluruh relawan, petugas, dan masyarakat yang telah mendukung misi PMI selama ini.
Untuk diketahui, dalam aksi donor darah yang digelar, PMI menggandeng Unit Transfusi Darah (UTD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mimika dan UTD Rumah Sakit Mitra Masyarakat (RSMM).
Hingga aksi donor darah selesai, PMI berhasil mengumpulkan sebanyak 39 kantong darah dari pendonor yang hadir. 23 kantong darah disalurkan ke RSUD Mimika, 16 kantong darah diserahkan ke RSMM.
Update berita terbaru lainnya dengan mengikuti saluran Galeripapua.com WhatsApp Channel. Klik link berikut https://whatsapp.com/channel/0029VafbmilChq6Dj7IL2i46









