Sekolah di Mimika Didorong Bangun Budaya Peduli Lingkungan Sejak Dini

Kevin Kurni

Jumat, 21 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto bersama dalam kegiatan Sosialisasi Sekolah yang Berwawasan Lingkungan yang digelar Dinas Lingkungan Hidup di Ballroom Hotel Horison Diana, Mimika, Jumat (21/8/2026). (Foto: Galeri Papua/Kevin Kurni)

Foto bersama dalam kegiatan Sosialisasi Sekolah yang Berwawasan Lingkungan yang digelar Dinas Lingkungan Hidup di Ballroom Hotel Horison Diana, Mimika, Jumat (21/8/2026). (Foto: Galeri Papua/Kevin Kurni)

MIMIKA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika mendorong sekolah menjadi pusat pembentukan karakter sekaligus menanamkan budaya peduli lingkungan kepada peserta didik sejak dini.

Dorongan itu disampaikan dalam kegiatan Sosialisasi Sekolah yang Berwawasan Lingkungan di Kabupaten Mimika yang digelar Dinas Lingkungan Hidup (DLH) di Ballroom Hotel Horison Diana, Mimika, Jumat (21/8/2026).

Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas dan kompetensi sumber daya manusia di bidang lingkungan hidup, khususnya bagi lembaga pendidikan dalam mengembangkan sekolah yang berwawasan lingkungan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sambutan Bupati Mimika dibacakan Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Santi Sondang, sekaligus membuka kegiatan secara resmi.

Dalam sambutannya, Santi mengatakan lingkungan hidup merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan manusia.

Karena itu, menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, aman, dan lestari bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh masyarakat.

“Sekolah memiliki posisi yang sangat strategis dalam membangun kesadaran dan budaya peduli lingkungan sejak dini,” kata Santi.

Menurutnya, sekolah tidak hanya menjadi tempat memperoleh pengetahuan, tetapi juga ruang untuk membentuk karakter, sikap, kebiasaan, dan tanggung jawab generasi muda terhadap lingkungan serta kehidupan sosial.

Baca Juga :  Sayembara Inovasi, BRIDA Selenggarakan Lomba Bertajuk Mimika Innovation Week 2026

Ia mengatakan penerapan sekolah berwawasan lingkungan dapat dilakukan melalui berbagai langkah nyata, mulai dari menjaga kebersihan sekolah, mengurangi dan mengelola sampah, melakukan penghijauan, menghemat energi dan air, hingga membangun perilaku warga sekolah yang peduli terhadap lingkungan.

Namun, Santi menegaskan sekolah berwawasan lingkungan tidak cukup hanya ditandai dengan kondisi fisik yang bersih dan hijau. Hal yang lebih penting adalah tumbuhnya budaya dan kesadaran lingkungan yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Guru menjadi teladan bagi peserta didik. Peserta didik menjadi agen perubahan di lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat,” ujarnya.

Santi menambahkan, Mimika memiliki kekayaan alam dan keanekaragaman hayati yang besar. Kekayaan tersebut, kata dia, merupakan anugerah yang harus dijaga dan diwariskan kepada generasi berikutnya.

Karena itu, pendidikan lingkungan hidup dinilai penting untuk membentuk generasi Mimika yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter, kepedulian, tanggung jawab, dan kecintaan terhadap lingkungan.

Pemkab Mimika berharap sosialisasi tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Kepala sekolah dan guru didorong menerapkannya melalui kebiasaan sederhana di lingkungan pendidikan.

Baca Juga :  Bupati Mimika Lepas Rombongan Jemaah Ibadah Umroh

Di antaranya, tidak membuang sampah sembarangan, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, memilah dan mengelola sampah, menjaga kebersihan, menghemat air dan energi, serta menanam dan merawat pohon.

“Kebiasaan-kebiasaan kecil yang dilakukan secara konsisten akan menjadi budaya yang besar. Dari sekolah kita membangun karakter, dari karakter kita membangun generasi, dan dari generasi yang peduli lingkungan kita membangun Kabupaten Mimika yang sehat, bersih, hijau, dan berkelanjutan,” tuturnya.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Pemkab Mimika menilai diperlukan kolaborasi antara DLH, Dinas Pendidikan, kepala sekolah, guru, peserta didik, orang tua, dan masyarakat.

“Persoalan lingkungan tidak dapat diselesaikan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan komitmen, kolaborasi, konsistensi, dan keteladanan dari kita semua,” kata Santi.

Ia berharap kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komitmen mewujudkan lembaga pendidikan yang tidak hanya unggul dalam prestasi, tetapi juga mampu menjadi contoh dalam menjaga dan melestarikan lingkungan hidup.

Pemkab Mimika juga berharap seluruh rangkaian kegiatan menghasilkan tindak lanjut nyata untuk mendukung kemajuan pendidikan sekaligus menjaga kelestarian lingkungan hidup di Kabupaten Mimika.

Follow WhatsApp Channel galeripapua.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Mimika Akui Sulit Awasi Operasional Perusahaan Kayu
Bupati Mimika Sebut Rp10 Miliar Telah Dihabiskan untuk Penanganan Konflik
Rapat Tertutup Bahas Persoalan Kamtibmas, Mimika Bentuk Tim Terpadu
Kesbangpol Mimika Gelar Sosialisasi Penguatan Karakter Berbasis Pancasila dalam Keluarga
Lima Personel BPBD Mimika Disiapkan Jadi Tim Rescue Profesional
Tingkatkan Kesiapsiagaan, BPBD Mimika Bekali 50 Peserta Mitigasi Bencana
DPMPTSP Mimika Dorong Transformasi Digital Kearsipan via Aplikasi SRIKANDI
Pemkab Mimika Rancang Kota Kapiraya sebagai Pusat Ekonomi Baru di Pesisir

Berita Terkait

Rabu, 9 September 2026 - 18:39 WIT

Pemkab Mimika Akui Sulit Awasi Operasional Perusahaan Kayu

Kamis, 3 September 2026 - 16:53 WIT

Bupati Mimika Sebut Rp10 Miliar Telah Dihabiskan untuk Penanganan Konflik

Rabu, 2 September 2026 - 19:01 WIT

Rapat Tertutup Bahas Persoalan Kamtibmas, Mimika Bentuk Tim Terpadu

Rabu, 2 September 2026 - 15:46 WIT

Kesbangpol Mimika Gelar Sosialisasi Penguatan Karakter Berbasis Pancasila dalam Keluarga

Rabu, 2 September 2026 - 15:22 WIT

Lima Personel BPBD Mimika Disiapkan Jadi Tim Rescue Profesional

Berita Terbaru

Bupati Mimika, Johannes Rettob. (Foto: Johannes Rettob)

Pemerintahan

Pemkab Mimika Akui Sulit Awasi Operasional Perusahaan Kayu

Rabu, 9 Sep 2026 - 18:39 WIT

Personel Inafis Polres Mimika dan Polsek Kuala Kencana melakukan olah TKP penemuan jenazah di Perumahan Pondok Indah Amor SP3, Distrik Kuala Kencana, Mimika, Selasa (8/9/2026). (Foto: Istimewa)

Peristiwa

Seorang Pria Ditemukan Tak Bernyawa di Pondok Indah Amor Mimika

Selasa, 8 Sep 2026 - 15:24 WIT

Kasat Resnarkoba Polres Mimika AKP Habibi Solosa memimpin pemusnahan barang bukti ganja bersama perwakilan Kejaksaan, Pengadilan Negeri, BNNK, dan kuasa hukum tersangka di Mapolres Mimika, Selasa (8/9/2026). (Foto: Galeri Papua/Ahmad)

Hukrim

Polres Mimika Musnahkan 161.37 Gram Ganja

Selasa, 8 Sep 2026 - 15:20 WIT